Review Seri Balap Formula 1 GP China 2010: Where’s Schumi?

Mana Schumacher? Itulah pertanyaan yang dilontarkan oleh banyak F1 mania saat Chinese GP berlangsung di sirkuit Shanghai, hari minggu (18/04/2010) yang lalu. Ya, sang legenda itu seperti lenyap ditelan mobil-mobil pembalap juniornya. Tidak ada lagi sisa-sisa kehebatan sang rainmaster. Padahal, minggu kemarin, balapan berlangsung dalam kondisi hujan alias wet-race, yang biasanya menjadi “makanan empuk” bagi mantan pembalap Ferrari tersebut.

Sudah empat seri balap F1 berlangsung tahun ini. Namun, bisa dibilang, kondisi Schumi sangat memprihatinkan dan tidak sesuai ekspektasi berbagai kalangan, baik penggemarnya maupun pembencinya. Empat kali balapan, empat kali itu pula dia dipecundangi oleh rekan setimnya di Mercedes GP, sesama pembalap Jerman yang jauh lebih muda, Nico Rosberg.

Bila saat ini Schumi hanya mampu mengumpulkan 10 poin, Nico Rosberg sudah meraup 50 poin dan menduduki posisi runner-up di klasemen pembalap. Jelas, ini bukan berita baik buat para fans Schumacher. Berbagai pertanyaan pun dilontarkan? Apa yang menyebabkan Schumi tampil begitu loyo bak rookie yang baru terjun di F1?

Well, banyak alasannya. Salah satunya, dia sudah 3 tahun tidak membalap. Tentu saja ini sangat berpengaruh. Ingat, regulasi dan kondisi F1 tahun ini agak berbeda dengan saat Schumi membalap dulu. Misalnya, masalah ban. Di Shanghai kemarin, tampak jelas kalau Schumi belum bisa menyesuaikan diri dengan ban yang dipakainya.

Schumi mengaku tidak mampu menggunakan ban basah inter¬mediate secara maksimal. “Ban intermediate sekarang agak beda dengan yang saya kenal dulu. Sekarang kita harus hati-hati menggunakannya, kalau ingin ban itu awet lebih lama. Yang sulit adalah memprediksi seberapa lama hujan akan turun. Kapan harus kembali pasang ban kering, seberapa cepat kita bisa memaksakan (ban basah)? Semua itu adalah pengalaman baru bagi saya,” tuturnya.

Nah, itu baru salah satu contoh masalah. Masih banyak problem lain yang dihadapi oleh juara dunia tujuh kali tersebut. Selain ban, Schumi diduga terganggu dengan sasis mobilnya. Oleh karena itu, pihak Mercedes GP akan membe¬rinya sasis W01 baru untuk lomba kelima, di Barcelona, Spanyol. Norbert Haug, bos Mercedes-Benz Motorsport, memutuskan untuk melakukan hal itu. Dia agak curiga kalau sasis yang dipakai Schumi sekarang agak cacat.

Yup. Itu tadi beberapa hal yang mungkin bisa menjawab kenapa Michael Schumacher tidak tampil segarang dulu. Meski termasuk golongan ABS (Asal Bukan Schumacher), saya sangat mengharapkan dia mampu, setidaknya, merepotkan para juniornya. Performa seperti di Shanghai kemarin jelas bukan performa seorang Schumacher yang saya harapkan.

Schumi, saat akan disalip oleh Lewis Hamilton di Shanghai, minggu kemarin.
Review Seri Balap Formula 1 GP China 2010: Where’s Schumi?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s