Preview Liga Italia Serie A 2012/2013

Sejak pramusim, Liga Italia sudah memanas. Sayangnya, bukan dipanaskan oleh hal yang baik, tapi oleh skandal. Ya, calcioscommesse alias skandal judi bola telah membuat sepak bola Italia yang sudah muram semakin runyam. Kondisi suram ini ditambah lagi dengan dijualnya dua bintang Serie A, Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva, oleh AC Milan ke klub kaya baru asal Prancis, Paris Saint-Germain. Lengkap sudah kegalauan Liga Italia musim 2012/2013 ini.

Scudetto

Seandainya tidak ada skandal calcioscommesse yang turut menyeret pelatih Antonio Conte, mungkin Juventus akan melenggang dengan mulus. Setelah tampil superior tanpa terkalahkan musim lalu, kekuatan sang juara bertahan semakin lengkap dengan direkrutnya sejumlah bintang baru seperti Mauricio Isla, Kwadwo Asamoah, dan kembalinya si anak hilang, Sebastian Giovinco. Ditambah lagi dengan bergabungnya Lucio, bintang tua yang sudah bertobat dan kembali ke jalan yang benar bersama Nyonya Tua.

Maka dari itu, tidak diragukan lagi, Juve adalah kandidat utama peraih scudetto musim ini. Satu-satunya pesaing yang bisa menggagalkan ambisi sang Nyonya untuk meraih gelar ke-31 adalah FIGC. Setelah mengganggu persiapan Gigi Buffon dkk dengan menjatuhkan sanksi 10 bulan kepada Antonio Conte, entah aksi apalagi yang bakal dilancarkan oleh FIGC terkait skandal calcioscommesse.

Zona Champions League

Selain Juventus, bakal ada 4 tim lain yang akan memperebutkan 3 spot jatah Liga Italia ke Champions League musim depan, yaitu Milan, Inter, Napoli, dan Roma.

Kekuatan Milan musim ini memang tereduksi banyak dengan ditendangnya Ibra dan Thiago Silva ke Paris untuk menutupi kondisi keuangan klub yang kembang-kempis. Selain itu, hampir semua pemain tua kaya pengalaman, seperti Alessandro Nesta, Clarence Seedorf, dkk tidak lagi meramaikan Milanello. Dan yang terbaru, satu-satunya pemain kelas dunia yang tersisa, Antonio Cassano, juga ditukar dengan Giampaolo Pazzini dari Inter. Apakah Milan bakal terpuruk kali ini? Jangan terburu-buru mencoret tim asuhan Max Allegri ini dari persaingan. Untuk sekedar menempati posisi tiga besar, sepertinya mereka masih mampu.

Salah satu pesaing berat Milan untuk menembus zona Eropa adalah Napoli. Dengan hengkangnya Ezequiel Lavezzi ke Paris, jelas membuat lini depan Napoli tidak setajam dulu. Tidak ada lagi pemain yang bakal melayani Edinson Cavani, itu pun kalau dia tidak ikut dijual juga ke Chelsea. Sebenarnya, Napoli sudah mempunyai pengganti Lavezzi, yaitu Lorenzo Insigne. Masalahnya, bocah ini masih muda dan belum berpengalaman di Serie A. Pelatih Walter Mazzarri kelihatannya juga masih meragukan Insigne dan lebih memercayai Goran Pandev sebagai pendamping Cavani.

Selain Milan dan Napoli, Inter diprediksi banyak pengamat bakal bangkit dari lembah nista. Setelah gagal menembus zona Champions League, tim yang salah satu hobinya menerima limpahan gelar ini melakukan reformasi dan peremajaan skuad. Sejumlah bintang tua yang tidak layak pakai disingkirkan. Segerombolan bintang muda didatangkan untuk bekerja sama dengan pelatih yang masih tampak seperti anak kuliahan, Andrea Stramaccioni. Dengan pemain-pemain baru seperti Samir Handanovic, Matias Silvestre, Alvaro Pereira, Walter Gargano, Rodrigo Palacio, dan Antonio Cassano, seharusnya Inter bisa bersaing ketat dengan Milan dan Napoli menembus tiga besar.

Tim terakhir yang bakal meramaikan perlombaan menuju tiga besar adalah AS Roma. Kembalinya pelatih tua yang gemar bermain atraktif tapi prestasi tertingginya hanya juara Serie B, Zdenek Zeman, tampaknya akan membuat serigala ibu kota kembali bertaring. Hasil ujicoba pada laga-laga pramusim cukup menjanjikan. Dan dengan tetap setianya Daniele De Rossi, seteru abadi Lazio ini seharusnya bisa menempel rapat Milan, Inter, dan Napoli.

Zona Europa League

Jatah menuju Europa League akan menjadi milik siapapun di antara Juventus, Milan, Inter, Napoli, atau Roma jika mereka gagal menembus tiga besar. Tapi, seandainya ada di antara 5 tim tersebut yang jatuh lebih dalam, Udinese, Lazio, dan Fiorentina siap mengambil tempat mereka.

Setelah kehilangan Samir Handanovic, Kwadwo Asamoah, dan Mauricio Isla, banyak yang meramalkan Udinese bakal kesulitan mengulangi prestasinya menembus tiga besar seperti musim lalu. Tapi, jangan pernah meragukan kehebatan Francesco Guidolin meracik pemain-pemain tak dikenal menjadi kekuatan hebat. Jika di akhir musim nanti masih mampu nangkring di zona Champions League, warga kota Udine harus mempertimbangkan untuk memberi gelar pahlawan untuk Guidolin.

Lazio adalah klub top Italia yang paling sunyi di awal musim ini. Tidak ada penambahan pemain baru yang menarik perhatian. Satu-satunya perubahan yang layak ditunggu adalah kiprah pelatih baru asal Bosnia, Vladimir Petkovic. Pelatih yang musim lalu membesut klub FC Sion ini dikenal memiliki gaya permainan agresif. Tapi, kita semua tahu, Serie A selama ini kurang bersahabat dengan pelatih asing. Musim lalu, jagoan tiki-taka, Luis Enrique, sudah menjadi korbannya.

Setelah sukses membawa Catania menempati papan tengah Serie A, nama Vincenzo Montella langsung masuk daftar sebagai pelatih muda paling berbakat di Italia. Fiorentina pun terpincut olehnya. Sejumlah pemain dengan nama yang cukup beken seperti Borja Valero, Alberto Aquilani, dan David Pizarro berhasil direkrut untuk membentuk skuad yang kompetitif. Jika Stevan Jovetic berhasil dipertahankan dari rayuan Juventus, Fiorentina bisa menjadi kuda hitam yang siap menembus zona Eropa.

Zona Degradasi

Mengawali kompetisi dengan minus 6 poin akibat skandal calcioscommesse membuat Siena menjadi kandidat utama penghuni zona degradasi musim ini. Memang, musim lalu ada Atalanta yang juga terkena sanksi minus 6 poin dan berhasil bertahan di Serie A. Tapi, tampaknya hal itu sulit diikuti oleh Siena. Apalagi sudah tidak ada Mattia Destro yang hijrah ke Roma.

Selain Siena, Pescara adalah calon kuat klub yang bakal tereliminasi dari Serie A. Kepergian Zdenek Zeman ke Roma membuat juara Serie B musim lalu tersebut sulit selamat dari persaingan Serie A yang keras. Dijualnya Marco Verratti ke PSG dan habisnya masa peminjaman Lorenzo Insigne serta Ciro Immobile membuat masa depan tim ini semakin suram.

Spot terakhir menuju Serie B mungkin akan ditempati oleh salah satu dari tim-tim langganan papan bawah seperti Cagliari, Chievo, Catania, Genoa, Bologna, Parma, Atalanta, Palermo, serta dua klub yang baru promosi, Torino dan Sampdoria.

Top Scorer

Ada tiga nama yang berpeluang besar menggantikan Zlatan Ibrahimovic sebagai top skor, yaitu Edinson Cavani, Diego Milito, dan Antonio Di Natale. Jika harus memilih satu nama, Cavani adalah kandidat utama, dengan catatan dia tidak jadi hengkang ke luar Italia.

Selamat menikmati musim baru Liga Italia Serie A.

Preview Liga Italia Serie A 2012/2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s