Membedah Hasil Undian Fase Grup Piala Dunia 2014

Pembagian grup peserta putaran final Piala Dunia 2014 sudah dihelat di Bahia, Brasil pada 6 Desember 2013. Hasilnya, tim tuan rumah Brasil dan 31 tim nasional lainnya yang berhasil lolos dari babak kualifikasi terbagi dalam 8 grup seperti berikut ini:

Grup A: Brasil, Kroasia, Meksiko, Kamerun
Grup B: Spanyol, Belanda, Cile, Australia
Grup C: Kolombia, Yunani, Pantai Gading, Jepang
Grup D: Uruguay, Kosta Rika, Inggris, Italia
Grup E: Swiss, Ekuador, Prancis, Honduras
Grup F: Argentina, Bosnia-Herzegovina, Iran, Nigeria
Grup G: Jerman, Portugal, Ghana, Amerika Serikat
Grup H: Belgia, Aljazair, Rusia, Korea Selatan

Melihat konfigurasi di atas, tak pelak ada beberapa grup yang pantas disebut sebagai grup neraka alias group of death karena dihuni tim-tim yang mempunyai tradisi kuat di Piala Dunia. Grup-grup neraka tersebut adalah grup B, D, dan G. Sedangkan grup A, C, E, F, dan grup H, relatif tidak terlalu ketat persaingannya.

Tim tuan rumah, seperti biasanya menempati grup A. Kali ini, tim Samba Brasil kebagian grup yang relatif ringan karena hanya bersaing dengan Kroasia, Meksiko, dan Kamerun. Meskipun Meksiko memiliki catatan selalu menyulitkan Brasil di masa lalu, termasuk di final Olimpiade 2012, akhir-akhir ini penampilan tim Sombrero tersebut menurun dan sempat terancam gagal ke Piala Dunia sebelum akhirnya lolos lewat play-off setelah mengandaskan wakil Oceania, Selandia Baru. Pesaing terberat Meksiko untuk lolos ke 16 besar bersama Brasil tentu saja adalah Kroasia, meskipun Kamerun juga berpotensi membuat kejutan.

Grup B, inilah grup neraka pertama sekaligus grup paling maut di Piala Dunia 2014. Dihuni oleh dua finalis Piala Dunia edisi sebelumnya, Spanyol dan Belanda, Grup B menjanjikan persaingan yang sangat ketat karena di situ juga bercokol tim Amerika Latin yang sedang menanjak, Cile, dan salah satu wakil dari konfederasi AFC, Australia.

Cile, yang dilatih oleh Jorge Sampaoli, adalah ancaman utama bagi Spanyol dan Belanda untuk melaju ke babak knock-out. Jadi, jangan kaget jika pada akhirnya nanti salah satu di antara juara bertahan atau finalis Piala Dunia 2010 yang lalu kandas di fase grup.

Grup C, meskipun tidak dihuni oleh tim-tim juara dunia, grup ini menjanjikan kompetisi yang seru. Secara teknis, Kolombia menjadi tim unggulan. Tetapi kekuatan Yunani, Pantai Gading, dan Jepang, juga tidak bisa diremehkan. Kolombia tentu saja tidak ingin mengulang memori buruk tersisih di fase grup Piala Dunia 1994, padahal waktu itu Kolombia sangat diunggulkan untuk lolos ke babak selanjutnya. Jepang dan Pantai Gading adalah dua tim yang bisa membuat Kolombia kembali mengalami mimpi buruk tersebut.

Grup D, inilah yang dilabeli sebagai group of death oleh para pengamat sepakbola. Dihuni oleh tiga juara dunia, Italia, Uruguay, dan Inggris, grup ini bisa dibilang secara tradisi paling maut dibandingkan grup-grup yang lain. Kosta Rika, yang diperkirakan menjadi tim pupuk bawang dan menjadi sasaran tembak ketiga tim tersebut, juga tidak bisa diremehkan. Sering kali terjadi dalam grup maut, tim nonunggulan semacam Kosta Rika yang akhirnya lolos dari lubang jarum, sementara tim unggulannya malah kandas.

Grup E, inilah grup paling ringan dari semua grup yang ada. Didier Deschamps tersenyum bahagia seusai acara drawing. Tim yang diasuhnya, Prancis, ternyata tidak tergabung dalam grup maut. Unggulan di grup ini adalah Swiss, tim terlemah dari delapan tim unggulan yang ada. Sedangkan Ekuador dan Honduras bisa dibilang adalah tim terlemah dari zona Conmebol dan Concacaf.

Secara kasat mata, seharusnya Prancis mudah melenggang ke fase berikutnya. Tetapi, bukan tidak mungkin “Les Blues” tampil mengecewakan, seperti pada Piala Dunia 2010 yang lalu.

Di Grup F, seperti saat Piala Dunia 2010, kali ini Argentina juga tergabung dalam grup ringan bersama debutan Bosnia-Herzegovina, Iran, dan Nigeria sang juara Afrika. Meskipun berstatus sebagai “rookie” dalam Piala Dunia kali ini, Bosnia-Herzegovina berpeluang menjadi kuda hitam seperti halnya Kroasia pada Piala Dunia 1998. Materi pemain yang mereka miliki cukup bagus dan menjanjikan kejutan. Tampaknya Bosnia-Herzegovina akan berebut satu tiket dengan Nigeria sebagai pendamping Argentina.

Grup G adalah grup maut selanjutnya karena di situ ada juara dunia tiga kali, Jerman, dan Portugal yang diperkuat oleh Cristiano Ronaldo. Sedangkan Ghana dan Amerika Serikat juga bukan tim kacangan dan seperti saat Piala Dunia 2010 yang lalu, sudah siap lolos ke babak 16 besar. Dengan penampilan Portugal yang masih angin-anginan dan Ronaldo-sentris, bukan tidak mungkin jika tim dari semenanjung Iberia ini terjegal oleh Ghana atau Sam’s Army, Amerika Serikat.

Grup terakhir, grup H, adalah grup yang tidak dihuni oleh tim juara dunia. Tetapi, seperti halnya grup C, persaingan untuk memperebutkan dua tiket ke babak 16 besar bakal sangat seru. Belgia dan Rusia secara teknis diunggulkan, tetapi Aljazair dan terutama Korea Selatan sudah siap menikam dua tim unggulan tersebut. Ingat, Belgia dan Rusia sudah lama tidak lolos ke Piala Dunia, sedangkan Korea Selatan pada Piala Dunia 2010 yang lalu berhasil melaju ke babak 16 besar. Jika tidak hati-hati, dua tim Eropa tersebut bisa terjegal oleh para pejuang Taeguk.

(Dimuat di “Opini” BeritaSatu, Selasa, 10 Desember 2013 | 09:53  http://www.beritasatu.com/blog/olahraga/3049-membedah-hasil-undian-fase-grup-piala-dunia-2014.html)

Membedah Hasil Undian Fase Grup Piala Dunia 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s