Menjelang Formula 1 GP Tiongkok 2014: Hamilton Memburu Hat-trick dan Nakhoda Baru Ferrari

Seandainya tidak mengalami gangguan mesin di seri perdana Formula 1 2014 di Australia, Lewis Hamilton sudah pasti mencatat hat-trick menang tiga kali beruntun di awal musim ini. Maka dari itu, setelah berjaya di Malaysia dan Bahrain, akhir pekan ini Hamilton sudah pasti akan memburu rekor hat-trick tersebut dengan berusaha menapak podium tertinggi di Shanghai International Circuit, Tiongkok.

Rekor hat-trick memang sesuatu yang istimewa bagi Hamilton karena saat menjalani musim terbaiknya di F1 tahun 2008, dia tidak mampu mencatat tiga kali kemenangan beruntun, meski saat itu mampu menjadi juara dunia. Musim ini, pada lomba keempat yang akan menempuh jarak sepanjang 305,066 kilometer di Shanghai, Hamilton berpeluang besar untuk menorehkan hal itu.

Selain ambisi, ada fakta lain yang menunjang kenapa Hamilton sangat diunggulkan untuk mencatat hat-trick di Shanghai. Di GP Tiongkok, pebalap didikan akademi McLaren tersebut tercatat sebagai pemilik rekor kemenangan terbanyak (2 kali) bersama dengan Fernando Alonso. Hamilton pernah menggapai podium tertinggi di Shanghai tahun 2008 dan 2011, sedangkan Alonso berjaya di sirkuit yang top speed-nya 310 kilometer/jam itu tahun 2005 dan 2013 yang lalu.

Tetapi, selain catatan prestasi di atas, Hamilton juga pernah mengalami hal buruk di sirkuit sepanjang 5,451 km tersebut. Tahun 2007, saat menjalani musim debutnya di F1, Hamilton dan timnya saat itu, McLaren, melakukan kesalahan dengan menggunakan ban intermediate di kondisi trek basah. Sialnya, cuaca ketika itu berubah dan kemudian trek menjadi kering. Akibatnya, mobil Hamilton kehilangan grip, keluar jalur, dan gagal finish. Kesalahan tersebut akhirnya harus dibayar mahal oleh Hamilton. Dia kehilangan banyak poin dan gagal mengunci gelar juara dunia tahun 2007.

Bagaimana dengan tim lainnya? Apakah ada peluang untuk menggagalkan ambisi hat-trick Hamilton di Shanghai? Melihat karakter sirkuit yang high-downforce dengan tikungan-tikungan cepat dan dua trek lurus panjang, sepertinya sulit bagi tim lain untuk menyaingi laju Mercedes. Oleh karena itu, yang bisa menghambat Hamilton akhir pekan ini mungkin hanya nasib sial, faktor cuaca yang tidak menentu, dan rekan setimnya sendiri, Nico Rosberg.

Selain Mercedes, tiga tim lain yang menggunakan mesin Mercy (McLaren, Williams, dan Force India) juga berpeluang besar meramaikan posisi top ten di lomba yang bakal menghabiskan 56 lap ini. Tim Williams, yang di tiga balapan awal gagal naik podium, kali ini tampak optimistis mampu mencapai target tersebut. Sedangkan McLaren dan Force India akan kembali berusaha menguntit duo Mercedes dan sangat berpeluang untuk menembus posisi tiga besar.

Satu faktor penting yang bakal membedakan capaian tim-tim bermesin Mercedes adalah faktor ban. Pirelli, selaku pemasok, sudah menyediakan dua jenis ban untuk pekan ini, yaitu medium dan soft. Jika melihat lomba-lomba sebelumnya di Shanghai, pilihan ban masing-masing tim dan pebalap bisa sangat menentukan hasil akhir, apalagi bila faktor cuaca juga ikut berubah-ubah.

Bagaimana dengan Red Bull? Setelah bandingnya atas diskualifikasi Daniel Ricciardo ditolak oleh FIA, tim besutan Christian Horner ini berusaha untuk move-on dan melupakan kasus fuel flow yang menjeratnya di GP Australia yang lalu. Target realistis bagi Sebastian Vettel dan Ricciardo, seperti di tiga seri sebelumnya, adalah naik podium, karena untuk mengalahkan duo Mercedes sepertinya masih sulit dan butuh keberuntungan.

Sementara itu, menjelang gelaran GP Tiongkok ini, tim Ferrari datang ke Shanghai dengan suasana baru pasca mundurnya team principal Stefano Domenicali. Saat ini, jabatan penting di tim Kuda Jingkrak tersebut diemban oleh Marco Mattiacci, 42 tahun, yang sebelumnya menduduki kursi CEO dan Presiden Ferrari untuk kawasan Amerika Utara.

Banyak kalangan yang kaget dengan penunjukkan Mattiacci karena dia bukan sosok yang akrab dengan dunia balap F1. Apakah Mattiacci hanya pemangku jabatan sementara sebelum Ferrari merekrut Flavio Briatore atau Ross Brawn sebagai team principal musim depan? Hanya big boss Ferrari yang tahu. Yang pasti, keunggulan orang Italia yang pernah menjabat sebagai kepala penjualan Ferrari di Asia Pasifik (termasuk di dalamnya Indonesia) ini memang bukan di bidang teknis balapan, tetapi lebih ke arah manajemen tim.

Saat menjabat sebagai CEO dan Presiden Ferrari di kawasan Amerika Utara, Mattiacci memang berhasil meningkatkan angka penjualan Ferrari. Mungkin, para petinggi Ferrari memang ingin tim kebanggaan Italia tersebut dinakhodai oleh sosok yang handal dalam bidang manajemen, karena disinyalir selama ini masalah utama Ferrari ada di bagian manajemen tim yang akhirnya merembet ke masalah teknis.

Selain itu, kehadiran Mattiacci sebagai pengganti Domenicali juga diperkirakan membawa angin segar bagi Fernando Alonso. Rumor yang beredar memang menyebutkan bahwa Alonso sangat mendukung pengunduran diri Domenicali. Bahkan, ada desas-desus yang menyatakan Alonso berandil besar dalam memaksa Domenicali mundur.

Jadi, kalau kasak-kusuk itu benar, bisa dibilang saat ini Alonso menghadapi sisa musimnya dengan motivasi berlipat. Meski kecepatan mobil Ferrari masih tertinggal dari Mercedes, suasana yang mendukung mungkin bisa membuat Alonso membalap dengan nyaman dan memberi sedikit perlawanan terhadap Hamilton dan Rosberg. Dan siapa tahu, dia bisa bikin kejutan dengan naik podium atau seperti musim lalu, membawa kemenangan sepulang dari Shanghai.

Seri balap 2014 Formula 1 UBS Chinese Grand Prix akan dimulai hari Jumat, 18 April 2014, dengan sesi Free Practice 1 (09.00 WIB) dan sesi Free Practice 2 (13.00 WIB). Hari Sabtu, 19 April 2014, diawali dengan sesi Free Practice 3 (10.00 WIB) dan diikuti sesi Qualifying (13.00 WIB). Hari Minggu, 20 April 2014, adalah raceday dengan start lomba mulai pukul 14.00 WIB. Selamat menonton!

Menjelang Formula 1 GP Tiongkok 2014: Hamilton Memburu Hat-trick dan Nakhoda Baru Ferrari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s