Review Formula 1 GP Britania Raya 2014: Rosberg Mogok, Hamilton Menyodok

Sebelum British GP 2014 dimulai, Lewis Hamilton memang berambisi untuk menapak podium tertinggi. Maklum, sudah enam tahun lamanya, terakhir kali musim 2008, Hamilton puasa kemenangan di kandang sendiri. Apalagi, setelah GP Austria yang lalu, posisi Hamilton tertinggal 29 poin dari pemuncak klasemen sementara sekaligus rekan setimnya, Nico Rosberg. Jadi, tidak ada pilihan lain bagi pebalap kebanggaan Inggris tersebut selain meraup poin maksimal di Silverstone agar peluangnya untuk menjadi juara dunia Formula 1 tahun ini tetap terjaga.

Tetapi, sial bagi Hamilton. Sehari sebelum lomba dimulai, dia melakukan blunder di sesi kualifikasi dan hanya mampu meraih posisi start keenam. Sementara itu, pesaing utamanya, Rosberg, berhasil meraih pole position.

Pada sesi kualifikasi hari Sabtu yang lalu, cuaca memang berubah-ubah seperti emosi para abege yang masih labil. Panas dan hujan datang silih berganti. Tentu saja ini menyulitkan para pebalap untuk menentukan setting-an mobil dan tipe ban yang harus dipakai. Hal itulah yang akhirnya membuat Hamilton salah strategi dan gagal mencatat waktu tercepat di sesi Q3.

Pada sesi sebelumnya, Hamilton sebenarnya mampu menduduki posisi ketiga di Q1 dan menjadi yang tercepat di Q2. Namun, saat memasuki sesi Q3 dan hujan mulai reda di saat-saat terakhir, Hamilton malah memilih tidak memperbaiki catatan waktunya. Sementara itu, para pebalap lain, termasuk Rosberg, memilih mengganti ban dan menggeber mobilnya. Alhasil, catatan waktu Hamilton pun terlampaui dan akhirnya hanya menduduki posisi keenam.

Setelah sesi kualifikasi, Rosberg menyatakan sangat senang dan optimistis bisa memenangkan lomba. Pole position yang dia raih menjadi modal utama, karena memang sangat sulit untuk melakukan aksi overtaking alias salip-menyalip di Sirkuit Silverstone. Rosberg (pemenang tahun lalu) pun yakin bisa meraih kemenangan back-to-back pertama di GP Inggris sejak terakhir kali David Coulthard melakukannya pada tahun 1999 dan 2000.

Ketika lomba dimulai hari Minggu kemarin, balapan tidak berlangsung mulus sejak lap pertama. Sesaat setelah start, kecelakaan hebat melanda pebalap Ferrari, Kimi Raikkonen. Red flag pun dikibarkan dan balapan harus di-restart. Para petugas membutuhkan waktu cukup lama untuk membersihkan lintasan dari serpihan-serpihan mobil Ferrari yang hancur. Selain itu, tembok pembatas yang diterjang Raikkonen harus diperbaiki. Setelah hampir sejam, balapan pun dimulai kembali di belakang safety car.

Setelah restart, Rosberg memimpin di depan dan jauh meninggalkan para pesaingnya. Sementara itu, Hamilton berhasil menyodok, dari semula di posisi keenam ke P4, dibelakang duo McLaren, Jenson Button dan Kevin Magnussen. Di lap ketiga, Magnussen melebar, dan dia pun disalip oleh Hamilton. Di lap berikutnya, giliran Button yang dilibas oleh mantan pebalap McLaren tersebut. Hamilton pun akhirnya berhasil membayangi Rosberg.

Sampai lap ke-17, duo Mercedes nyaman menguasai lomba. Mereka unggul sampai setengah menit di depan pebalap Williams, Valtteri Bottas. Para fans F1 pun tampaknya bakal kembali disuguhi duel Rosberg dan Hamilton sampai lap terakhir. Tapi, ternyata, derby Mercy tersebut berakhir antiklimaks. Rosberg mengalami masalah pada girboks-nya. Di lap ke-29, Rosberg pun mogok. Hamilton melaju sendirian di depan tanpa pesaing, dan akhirnya memenangkan balapan di kandang sendiri.

Hasil ini membuat keunggulan Rosberg di posisi puncak atas Hamilton berkurang sangat banyak. Pebalap Jerman ini memang masih memimpin klasemen sementara. Tapi, jaraknya dengan Hamilton saat ini hanya tersisa empat poin (165-161), dari semula 29 poin. Persaingan pun kembali terbuka lebar. Hamilton yang sempat gagal finish dua kali musim ini (di Australia dan Kanada), kini memiliki peluang yang sama besar dengan Rosberg untuk menjadi juara dunia.

Memang, baru sembilan race berlangsung dan sisa lomba musim ini masih tersisa banyak. Tetapi, peluang terbesar untuk menjadi juara dunia memang hanya dimiliki oleh Rosberg dan Hamilton. Andalan Red Bull, Daniel Ricciardo, yang saat ini berada di posisi ketiga klasemen sementara, tertinggal cukup jauh dari duo Mercedes tersebut. Rekan setim Sebastian Vettel itu sekarang baru mengumpulkan 98 poin.

Selain Hamilton yang menjadi pemenang, bintang sebenarnya di balapan kemarin adalah Valtteri Bottas. Start dari posisi ke-14, pebalap Williams ini berhasil menyelinap ke posisi kedua di belakang Hamilton. Ini adalah podium kedua beruntun yang dia raih setelah GP Austria dua pekan lalu. Dengan prestasinya tersebut, dan semakin uzurnya Kimi Raikkonen, tampaknya, Bottas sudah siap menjadi penerus kejayaan Finlandia di ajang F1. Kita nantikan saja aksinya di race-race selanjutnya.

Kredit juga layak diberikan kepada pebalap Ferrari, Fernando Alonso. Tidak seperti rekannya, Kimi, yang mengalami crash dan harus mengakhiri lomba di lap pertama, Alonso mampu finish di posisi keenam. Sebuah hasil yang lumayan, mengingat hasil kualifikasinya yang sangat buruk. Alonso (dan Kimi) gugur di Q1 dan hanya mampu mencatatkan waktu tercepat ke-19 (dari 22 pebalap) di sesi qualifying.

Sementara itu, Sebastian Vettel, meski mampu meraih posisi kelima setelah aksi salip-menyalip yang mendebarkan dengan Alonso, kembali dipecundangi oleh rekan setimnya, Ricciardo, yang berhasil naik podium (posisi ketiga). Padahal, Vettel start dari posisi kedua dan Ricciardo dari posisi kedelapan. Jika terus-menerus seperti ini hasilnya, mungkin Red Bull tidak akan khawatir jika suatu saat nanti Vettel pergi, karena sudah ada Ricciardo yang siap menggantikannya.

Dua pekan lagi, sirkus F1 kembali ke Eropa daratan dan menyambangi Sirkuit Hockenheim. Ini adalah home race bagi Vettel, si juara dunia empat kali yang musim ini masih puasa kemenangan. Apakah jagoan Red Bull itu bisa meraih victory perdananya tahun ini di kandang sendiri?

Seperti halnya Vettel, GP Jerman juga merupakan balapan kandang bagi Mercedes dan Rosberg. Ini adalah kesempatan emas bagi anak Keke Rosberg itu untuk berjaya di depan pendukungnya dan memperlebar jarak di puncak klasemen. Selain itu, tentu saja dia tidak mau dipermalukan oleh Hamilton di rumah sendiri. Menarik untuk ditunggu. Sampai bertemu di Hockenheim!

Review Formula 1 GP Britania Raya 2014: Rosberg Mogok, Hamilton Menyodok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s