Menjelang Formula 1 GP Jerman 2014: Saatnya Rosberg Menang di Kandang

Musim balap Formula 1 tahun 2014 akan memasuki seri kesepuluh akhir pekan ini di Sirkuit Hockenheim, Jerman. Pebalap Mercedes, Nico Rosberg, bakal memiliki motivasi ekstra karena dia belum pernah menang balapan di kandang sendiri. Selain itu, posisinya di puncak klasemen sementara juga semakin terdesak menyusul kegagalannya menyelesaikan lomba GP Inggris dua pekan lalu. Kini, keunggulan Rosberg hanya tinggal empat poin dari rekan setimnya, Lewis Hamilton.

Perasaan Rosberg juga sedang bahagia karena dia baru saja melepas masa lajangnya dengan menikahi Vivian Sibold. Selain itu, dia juga baru saja diganjar kontrak baru multi-year senilai 55 juta euro oleh Mercedes. Kegembiraan Rosberg juga semakin lengkap setelah tim sepak bola Jerman menjadi juara Piala Dunia 2014 akhir pekan lalu di Brasil. Maka dari itu, tidak ada kata lain bagi Rosberg selain menang di kandang sendiri akhir pekan ini.

Penantang utama yang berpotensi menjegal ambisi Rosberg, tentu saja, adalah rekan setimnya sendiri, Hamilton, yang dua pekan lalu baru saja berjaya di rumahnya dalam gelaran GP Inggris. Tim Mercedes juga optimistis bisa finish 1-2 di GP Jerman dan berharap dua jagoannya bisa menampilkan persaingan yang seru akhir pekan ini. Asal tidak mengalami gangguan mesin, sepertinya memang sulit bagi tim-tim lain untuk mengalahkan Silver Arrows di balapan kandangnya.

Dari sembilan seri balap F1 yang sudah berlangsung musim ini, penampilan Mercedes memang jauh di depan tim-tim lainnya. Hanya sekali mereka gagal menang (di Kanada) dan sekali gagal pole position (di Austria). Meski demikian, ada tiga balapan di mana salah satu pebalap mereka gagal finish, yaitu seri pertama di Australia (Hamilton), seri ketujuh di Kanada (Hamilton), dan seri kesembilan di Inggris (Rosberg). Penyebabnya berbeda-beda. Ada yang masalah rem, ada juga masalah girboks seperti yang terjadi dua pekan lalu.

Akhir pekan ini, tampil di kandang sendiri, Mercedes berharap masalah-masalah itu tidak menerpa mereka lagi. Direktur Teknis Mercedes, Paddy Lowe, menyatakan sudah menemukan solusi masalah girboks yang dialami Rosberg di Silverstone. Dia yakin problem serupa tak akan terulang di Hockenheim. Selain itu, Mercedes juga membawa beberapa upgrade yang akan meningkatkan performa dan ketahanan mobil Mercy perak tunggangan Rosberg dan Hamilton tersebut.

Selain masalah girboks, sebenarnya juga ada problem lain yang berpotensi membuat galau Mercedes, yaitu sistem front-and-rear interconnected (FRIC) suspension yang dinyatakan illegal oleh FIA. Hanya saja, sampai saat ini belum ada keputusan apakah tim yang menggunakannya bakal terkena sanksi atau tidak.

Banyak pengamat meyakini Mercedes bisa berjaya musim ini, salah satunya, karena sistem FRIC tersebut. Sistem FRIC yang pertama kali dipakai pada 2008 sangat membantu aerodinamika mobil karena menghubungkan suspensi bagian belakang dengan bagian depan.

FIA sendiri sampai saat ini masih ragu apakah bakal menerapkan regulasi baru mengenai FRIC mulai musim ini atau mulai musim depan. Sudah banyak tim yang menggunakan FRIC di mobilnya, dan itu merupakan sistem terpadu yang memang sulit dihilangkan dalam waktu dekat.

Jika semua tim sepakat larangan tersebut mulai diterapkan tahun 2015, maka FRIC masih boleh digunakan sampai akhir musim ini. Hanya saja, tidak semua tim sepakat. McLaren, misalnya, yang menyatakan bakal melepas FRIC dari mobil mereka akhir pekan ini. Alhasil, tim yang menggunakan FRIC seperti Mercedes memiliki risiko diprotes tim-tim lain yang tak memakainya, dan bisa saja terkena hukuman dari pengawas lomba karena menggunakan komponen illegal.

Selain Hamilton, pebalap lain yang berambisi menjegal Rosberg di Hockenheim adalah Sebastian Vettel, Nico Hulkenberg, dan Adrian Sutil. Tidak heran, karena GP Jerman juga merupakan balapan kandang bagi mereka bertiga. Hanya saja, peluang Vettel dan Hulk tentu lebih besar daripada Sutil yang mobil Sauber-nya amburadul.

Juara dunia empat kali, Vettel, berambisi memecahkan telur dan menggapai kemenangan perdana musim ini di rumah sendiri. Sementara itu, Hulk datang ke Hockenheim dengan membawa catatan mentereng, menjadi salah satu dari dua pebalap (selain Fernando Alonso) yang selalu meraup poin musim ini.

Sementara itu, Alonso, dengan modal hanya menembus top four sekali dalam lima balapan terakhir, berusaha membalap sebaik-baiknya dan mencoba untuk naik podium kedua kalinya musim ini (setelah yang pertama di Shanghai). Begitu juga dengan rekan setimnya di Ferrari, Kimi Raikkonen, yang berusaha menghapus nasib buruk setelah mengalami crash di lap pertama dua pekan lalu.

Selain para pebalap di atas, ada satu nama yang menjadi rising star di dua lomba terakhir, yaitu Valtteri Bottas. Setelah finish ketiga di Austria, Bottas berhasil menggapai posisi kedua di Inggris, prestasi terbaiknya di F1 sejauh ini.

Di Hockenheim, Bottas, yang menggeber mobil Williams yang bermesin Mercy, berpeluang untuk kembali naik podium dan mengganggu dominasi duo Silver Arrows. Dan, jangan kaget, seandainya situasi mendukung, pemuda Finlandia ini bisa saja memenangi lomba. Prestasi kompatriot Kimi ini memang terus menanjak. Setelah posisi ketiga di Austria, lalu kedua di Inggris, bisa jadi, posisi kesatu berhasil digapainya di Jerman.

Balapan akhir pekan ini akan berlangsung dalam 67 lap. Suhu diperkirakan sekitar 28 sampai 31 derajat Celcius. Pada hari Minggu, saat lomba berlangsung, prakiraan cuaca kemungkinan bakal mendung dan hujan gerimis. Jika terjadi balapan basah, tentunya akan membuat lomba lebih seru karena bisa mengacaukan strategi yang sudah disusun tim-tim unggulan.

Seri balap Formula 1 Grosser Preis Santander Von Deutschland 2014 akan dimulai hari Jumat, 18 Juli 2014, dengan sesi Free Practice 1 (15.00 WIB) dan sesi Free Practice 2 (19.00 WIB). Hari Sabtu, 19 Juli 2014, diawali dengan sesi Free Practice 3 (16.00 WIB) dan diikuti sesi Qualifying (19.00 WIB). Hari Minggu, 20 Juli 2014, adalah raceday dengan start lomba mulai pukul 19.00 WIB. Selamat menonton!

Saatnya Nico Rosberg Menang di Kandang

Menjelang Formula 1 GP Jerman 2014: Saatnya Rosberg Menang di Kandang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s