Prediksi Premier League 2014-2015: Saatnya Chelsea Kudeta City?

Geliat kompetisi sepakbola paling glamour sedunia kembali dimulai. Musim 2014-2015 ini menjadi edisi ke-23 sejak kasta teratas Liga Inggris menggunakan format Premier League. Laga perdananya dihelat tanggal 16 Agustus 2014 dan bakal berakhir pada 24 Mei 2015.

Musim lalu, kompetisi sepakbola yang disebut-sebut paling banyak penggemarnya ini berlangsung seru sampai laga terakhir. Musim ini, melihat persiapan dan aktivitas klub-klub papan atas pada bursa transfer pemain, persaingan di Premier League diperkirakan bakal semakin ketat dan panas. Mungkin lebih ketat daripada rok mini Julia Perez dan lebih panas daripada goyang gergaji Dewi Perssik.

Tim-tim mana saja yang paling berpeluang menjadi juara dan tim-tim mana saja yang bakal terdegradasi ke Football League Championship? Berikut ini adalah prediksinya.

Juara
Manchester City adalah juara bertahan Premier League musim lalu. Meski demikian, kiprah the Citizens di bursa transfer tidak seagresif musim-musim sebelumnya. Kebijakan Financial Fair Play yang diterapkan oleh UEFA membuat klub milik Sheikh Mansour ini harus menahan nafsunya untuk memborong pemain bintang seperti Falcao.

Hingga bursa transfer ditutup, Tidak ada striker top yang didatangkan oleh tim asuhan Manuel Pellegrini tersebut. City hanya mengandalkan tukang gedor lawas, semacam Stevan Jovetic, Kun Aguero, dan Edin Dzeko. Sedangkan, Alvaro Negredo yang sedang cedera dipinjamkan ke Valencia.

Kurang ganasnya performa City terlihat saat mereka turun di ajang pramusim, International Champions Cup, di Amerika Serikat. Di sana, Joe Hart dkk gagal menjadi juara. Sedangkan, rival sekotanya, Manchester United, yang musim lalu terpuruk, malah berhasil menjadi yang terbaik dengan mengalahkan Liverpool di partai puncak.

Sepulang dari Amerika Serikat, penampilan City juga belum membaik. Buktinya, di ajang Community Shield, mereka dibantai oleh Arsenal. Padahal, musim lalu, tim asuhan Arsene Wenger itu menjadi bulan-bulanan Yaya Toure dkk di Premier League.

Masih meragukannya performa City tersebut membuat Chelsea yang diasuh oleh Jose Mourinho diunggulkan menjadi yang terbaik di Premier League. Bloomberg Sports menempatkan John Terry dkk sebagai tim yang paling berpeluang untuk merajai Liga Inggris 2014-2015 (bersama dengan the Citizens) dengan peluang 38 persen.

Musim ini, the Blues Chelsea memang melakukan pembenahan di segala lini, mulai dari sektor kiper sampai striker. Thibaut Courtois ditarik pulang setelah tampil gemilang bersama Atletico Madrid. Rekan setim Courtois, striker Diego Costa, juga diboyong untuk mengatasi masalah yang menerpa mereka musim lalu. Biang kemandulan, Fernando Torres, sudah diasingkan ke AC Milan.

Jose Mourinho pun sesumbar Chelsea mampu bersaing untuk menggapai gelar juara musim ini. Skuat the Blues saat ini memang belum sempurna. Tapi, bisa dikatakan, termasuk yang terbaik jika dibandingkan dengan tim-tim Premier League lainnya. Secara teknis, tidak ada tim yang menyaingi kedalaman skuat milik taipan Roman Abramovich tersebut.

Solidnya skuat Chelsea bisa dilihat dari pemain-pemain baru yang berhasil mereka rekrut. Selain Thibaut Courtois, Diego Costa, dan Didier Drogba, Mou juga berhasil menggaet gelandang yang sudah dia idam-idamkan cukup lama, Cesc Fabregas, dari Barcelona. Eks kapten Arsenal tersebut bakal menjadi pengganti yang sempurna bagi Frank Lampard yang saat ini berkostum biru langit, Manchester City, juara bertahan yang tampaknya bakal dikudeta oleh Chelsea.

Zona Champions League
Jika Chelsea dan Manchester City adalah dua tim yang tampaknya paling siap untuk menjadi juara, maka Arsenal, Manchester United, dan Liverpool bakal berjibaku untuk mengamankan tempat di zona Champions League alias posisi empat besar. Arsenal, yang tahun ini telah mengakhiri puasa trofinya selama hampir satu dekade dengan merebut FA Cup dan Community Shield, juga berpeluang menyodok ke puncak klasemen, bersaing dengan the Blues dan the Citizens. Rekrutan anyar Alexis Sanchez dan Aaron Ramsey yang sudah sembuh dari cedera bakal menjadi kartu truf Arsene Wenger musim ini.

Manchester United, yang musim lalu terjerumus ke dalam lembah nestapa bersama David Moyes, tampaknya, bakal kembali bangkit di tangan pelatih bertangan besi, Louis Van Gaal. Hasil besutan the Iron Tulip sudah terlihat di ajang International Champions Cup (ICC) 2014. Wayne Rooney dkk sukses menjadi juara. Memang, ICC hanya ajang pramusim. Tapi, hal tersebut setidaknya sudah menunjukkan sinyal positif bahwa Setan Merah siap bersaing musim ini.

Dengan hasil buruk yang dicapai di awal musim ini, langsung menjadi juara mungkin masih sulit (bukan berarti tidak mungkin). Tapi, kalau hanya untuk sekadar lolos ke Champions League musim depan, seharusnya Manchester United mampu melakukannya. Apalagi, klub milik keluarga Glazer ini menjadi klub yang paling membabibuta di bursa transfer dengan memborong sejumlah pemain bintang, seperti Luke Shaw, Ander Herrera, Daley Blind, Marcos Rojo, Angel Di Maria, dan Radamel Falcao.

Liverpool, yang musim lalu nyaris mengakhiri puasa gelar Premier League selama 24 tahun (sebelum Steven Gerrard terpeleset saat menghadapi Chelsea), sepertinya bakal menurun. Musim ini, performa the Reds terancam kurang menggigit sepeninggal Luis Suarez ke Barcelona. Memang, Brendan Rodgers sudah merekrut Rickie Lambert dari Southampton dan Mario Balotelli dari Milan. Tapi, striker gaek dan striker bengal pembuat onar itu jelas tidak memiliki kualitas gigitan yang setara dengan Suarez. Untuk menembus empat besar, Daniel Sturridge dkk kemungkinan bakal bersaing ketat dengan Manchester United dan Arsenal.

Zona Europa League
Seperti halnya musim lalu, ada dua tim yang paling siap menjadi kuda hitam musim ini. Yang pertama adalah Tottenham Hotspur dengan pelatih barunya, Mauricio Pochettino, yang musim lalu sukses mengerek Southampton bersaing di papan tengah. Yang kedua adalah Everton yang berhasil merekrut secara permanen Samuel Eto’o dan Romelu Lukaku dari Chelsea. The Toffees sudah siap mengulang prestasi menduduki posisi lima besar. Selain dengan Spurs, tim asuhan Roberto Martinez ini mungkin bakal bersaing ketat dengan rival sekotanya, Liverpool, untuk lolos ke Europa League musim selanjutnya.

Papan Tengah
Musim lalu, Southampton sempat bersaing memperebutkan zona Europa League. Musim ini, sepeninggal pelatih Mauricio Pochettino dan sejumlah pemain pilar yang bedol desa ke Liverpool, tim asuhan Ronald Koeman itu mungkin bakal mengalami penurunan prestasi. Meski demikian, posisi 10 besar seharusnya masih bisa dicapai.

Tim-tim lain yang bakal bersaing dengan mereka di papan tengah adalah Newcastle United, Stoke City, Swansea City, Hull City, Sunderland, dan tim promosi, QPR.

Zona Degradasi
Ada enam tim yang paling berpeluang menghuni zona degradasi. Selain QPR, yang dibesut oleh pelatih kawakan, Harry Redknapp, dua tim promosi lain tampaknya bakal sulit bertahan di Premier League. Leicester City dan Burnley tidak memiliki skuat yang memadai untuk bertahan di kasta teratas Liga Inggris, seperti halnya QPR.

Selain dua tim asal Championship tersebut, empat tim lama Premier League sepertinya bakal berjibaku di papan bawah, yakni Aston Villa, West Ham, West Bromwich Albion, dan Crystal Palace yang baru saja ditinggal pelatih Tony Pulis.

“Top Scorer”
Meski Luis Suarez telah hijrah ke La Liga, Premier League bakal tetap menggigit karena kedatangan tukang gedor asal Spanyol, Diego Costa. Striker Chelsea ini tampaknya memang paling siap menyabet gelar top scorer. Dia selalu mencetak gol di ajang pramusim bersama the Blues. Mesin gol lain yang bakal bersaing dengan Costa, antara lain Wayne Rooney, Robin Van Persie, Daniel Sturridge, serta pendatang baru, Alexis Sanchez dan Radamel Falcao. Jika Brendan Rodgers mampu menjinakkan keliarannya, jangan lupakan juga nama Mario Balotelli.

“Player of the Year”
Musim lalu, selain memuncaki daftar pencetak gol terbanyak, Luis Suarez juga dianugerahi gelar “Player of the Year” oleh PFA (Asosiasi Pemain Sepakbola Profesional). Musim ini, selain striker-striker calon top scorer di atas, ada beberapa gelandang serang yang siap bersinar menjadi aktor utama kesuksesan timnya, antara lain Cesc Fabregas, Aaron Ramsey, Angel Di Maria, dan Stevan Jovetic.

Manajer Paling Rawan Pecat
Premier League dikenal sebagai liga yang tidak aman bagi para manajer. Musim lalu, David Moyes harus dicampakkan di tengah jalan karena prestasi the Red Devils sangat jeblok. Pelatih pemenang Champions League, seperti Roberto Di Matteo, pun pernah didepak oleh Chelsea saat kompetisi baru berjalan beberapa bulan. Musim ini, yang paling rawan dipecat lebih dulu adalah para manajer yang menukangi tim-tim yang diprediksi menempati papan bawah, antara lain “Big” Sam Allardyce (West Ham), Paul Lambert (Aston Villa), Alan Irvine (West Brom), dan Alan Pardew, jika Newcastle gagal menembus posisi tujuh besar.

Saatnya Chelsea Juara?

(Artikel ini dimuat di Opini BeritaSatu.Com | Selasa, 02 September 2014 | 12:41 http://www.beritasatu.com/blog/olahraga/3622-prediksi-premier-league-20142015-saatnya-chelsea-kudeta-city.html)

Prediksi Premier League 2014-2015: Saatnya Chelsea Kudeta City?

One thought on “Prediksi Premier League 2014-2015: Saatnya Chelsea Kudeta City?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s