Review Serie A 2014-2015 Giornata 1: Chievo 0-1 Juventus

Akhir pekan yang lalu, Max Allegri berhasil melewati ujian pertama bersama Juventus. Eks pelatih Milan tersebut membawa pulang tiga poin dari kandang Chievo pada Giornata 1 Serie A 2014-2015. Allegri, yang semula diperkirakan bakal menerapkan pola empat bek, ternyata menggunakan formasi tiga bek seperti di era Conte. Keputusan itu terbukti tepat, karena sejak menit pertama melawan Chievo, Juventus tampak leluasa menguasai jalannya permainan.

Alhasil, tidak butuh waktu lama bagi Nyonya Tua untuk membobol gawang Keledai Terbang. Pada menit keenam, bola hasil sepak pojok Carlos Tevez berhasil ditanduk oleh Martin Caceres dan menjebol jala kiper binaan Inter, Francesco Bardi. Meski gol tersebut akhirnya dinyatakan sebagai gol bunuh diri (karena membentur bek kiri Chievo yang juga binaan Inter, Cristiano Biraghi), keunggulan tetap berada di tangan Juventus sampai turun minum.

Setelah babak pertama usai dan berlanjut pada babak kedua, tetap tidak ada tambahan gol meski Juve menguasai permainan dan terus-menerus membombardir gawang Bardi. Tercatat, bola sepakan penggawa Juve sekali membentur tiang dan dua kali menerpa mistar gawang sepanjang laga. Hanya faktor kekurangberuntungan yang membuat skor tidak berubah menjadi 3-0 atau 4-0 untuk kemenangan Nyonya Tua.

Meski terus terkepung hampir sepanjang laga, bukan berarti anak-anak asuh Eugenio Corini tak mampu menciptakan peluang. Gawang Juventus, yang jarang sekali terancam pada laga tersebut, sempat nyaris dijebol oleh mantan sahabat Mauro Icardi, Maxi Lopez, pada menit ke-77. Untung saja ada San Gigi Buffon yang kembali menjadi santo pelindung bagi Bianconeri.

Peran kiper veteran seperti Buffon memang terbukti masih krusial bagi Juve. Bagaimana tidak, tembakan kaki kanan Maxi dari jarak dekat di dalam kotak penalti, yang bisa dikatakan 99% bakal menjadi gol, berhasil diblok oleh Buffon. Keperawanan Nyonya Tua pun terselamatkan pada laga perdana Serie A musim ini. Semua itu berkat kepiawaian Superman Buffon.

Chievo, yang bermain dengan formasi 4-3-2-1, memang bermain cukup rapat dalam menjaga pertahanan. Dengan mengandalkan banyak pemain pinjaman dari Inter, seperti Bardi, Biraghi, dan Schelotto, serta eks Milan semacam Valter Birsa, Maxi Lopez, dan Alberto Paloschi, pelatih Corini tampaknya menargetkan hasil seri melawan Juventus. Hanya saja, misi tersebut gagal tercapai karena rival sekota Hellas Verona ini kebobolan gol cepat di awal laga.

Juve sendiri yang kali ini bermain tanpa otak permainan Andrea Pirlo tampak tidak terlalu terpengaruh dengan ketidakhadiran sang Maestro. Claudio Marchisio yang menempati posisinya sebagai regista bisa mengemban tugas dengan baik. Memang, umpan-umpan Principino tidak setajam sang Arsitek Pirlo. Tapi, permainan Juve menjadi lebih cepat karena Marchisio tidak terlalu lama menahan bola dan sesegera mungkin mengalirkan operan-operan ke depan.

Sementara itu, Arturo Vidal dan Paul Pogba yang mendampingi Marchisio di tengah juga bermain cukup apik. Vidal, seperti biasanya, kembali menjadi Kapten Hook. Tercatat, lima kali dia melakukan tekel, terbanyak di antara pemain lainnya. Setingkat di bawahnya adalah Pogba yang melakukan empat kali tekel.

Vidal juga tiga kali hampir menjebol gawang Chievo. Sayang sekali, tidak ada yang menjadi gol. Dua kali sepakan kaki kirinya dari dalam kotak penalti berhasil diblok pada menit ke-16. Lalu, sundulannya pada menit ke-17, memanfaatkan sepak pojok dari Tevez, menerpa tiang gawang.

Paul Pogba sendiri juga hampir menambah gol bagi Juventus pada masa injury time. Memanfaatkan umpan dari Fernando Llorente, dia melakukan tembakan jarak jauh kaki kanan. Sayang, kali ini si Pogboom tidak tepat sasaran alias melenceng ke arah kanan.

Selain Vidal dan Pogba, Stephan Lichtsteiner dan debutan Kingsley Coman juga bermain baik. The Swiss Express tanpa kenal lelah menyisir sayap kanan Juve dan merepotkan sisi kiri Chievo sepanjang laga. Sementara itu, Coman, pemain Prancis yang wajahnya mirip aktor Wesley Snipes di masa muda, tampak tidak canggung bekerja sama dengan Tevez di depan.

King Coman, di usianya yang masih 18 tahun, pada laga resmi perdananya bersama Juve, sudah menunjukkan tanda-tanda kebintangannya. Dia bermain layaknya veteran yang berpengalaman. Tercatat, empat kali dia melakukan tembakan yang mengancam gawang Chievo, setara dengan Tevez. Dribble-nya yahud dan dia mampu menjadi jembatan penghubung antara lini tengah dan lini depan. Maka dari itu, sudah sepantasnya Coman dianugerahi sebagai man of the match.

Sampai laga berakhir, versi situs WhoScored, Juve mencatatkan keunggulan ball possession 72% berbanding 28% atas Chievo. Total tembakan, Juve juga unggul 21 kali (3 on target) berbanding 7 kali (2 on target) atas Chievo.

Dari statistik di atas, terlihat kelemahan Juve adalah finishing touch-nya. Menguasai bola sampai 72% dan melakukan 21 kali percobaan untuk menjebol gawang Chievo, tapi hanya tiga yang tepat sasaran dan cuma satu yang menghasilkan gol. Itu pun gol bunuh diri. Ini menjadi PR yang harus segera dibenahi oleh pelatih Max Allegri. Juventus harus lebih tajam dan tidak boleh membuang banyak peluang pada laga-laga selanjutnya jika ingin menggapai scudetto keempat secara beruntun.

***

Rapor

Chievo: Bardi 6.5; Frey 6.5, Dainelli 7, Cesar 7, Biraghi 6; Izco 6, Mangani 6/Radovanovic 6.5 (46)/Cofie 6.5 (69), Hetemaj 7; Schelotto 6/Paloschi 6 (46), Birsa 7; Maxi Lopez 6. Pelatih: Corini 6.5.

Juventus: Buffon 7; Caceres 7, Bonucci 6.5, Ogbonna 6.5; Lichtsteiner 7.5, Vidal 7.5/Pereyra 6 (86), Marchisio 7, Pogba 7.5, Asamoah 7; Coman 7.5/Llorente 6 (68); Tevez 7. Pelatih: Allegri 7.

Man of the Match: Kingsley Coman.

Serie A 2014-2015 Giornata 1: Chievo 0-1 Juventus

Review Serie A 2014-2015 Giornata 1: Chievo 0-1 Juventus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s