Review Serie A 2014-2015 Giornata 5: Atalanta 0-3 Juventus

Pemuncak klasemen sementara, Juventus, kembali melanjutkan keperkasaannya di Serie A musim ini. Tim besutan Max Allegri itu sukses menggelontor tuan rumah Atalanta dengan tiga gol tanpa balas pada giornata kelima dini hari tadi (WIB).

Selain mempertahankan capolista dari gusuran Roma yang menghantam Hellas Verona 2-0 pada laga sebelumnya, dengan kemenangan atas Atalanta tersebut, Allegri juga berhasil mencetak rekor sapu bersih enam laga resmi perdana bersama Juve tanpa pernah kebobolan. Sebuah catatan yang sangat impresif jika melihat mantan pelatih Milan itu sempat diragukan oleh banyak Juventini pada awal musim ini.

Juve yang selama ini memang superior mampu mempertahankan dominasinya dengan selalu menang dalam sembilan laga terakhir jika berhadapan dengan Atalanta. Tiga gol Nyonya Tua kemarin disumbangkan oleh Carlos Tevez (menit ke-35 dan 59) dan si berondong yang baru digaet dari Madrid, Alvaro Morata (menit ke-83).

Sejak babak pertama dimulai, Juve langsung menguasai permainan. Tevez menjadi aktor utama yang mengobrak-abrik pertahanan Atalanta. Tercatat, el Apache melakukan tiga kali tembakan yang semuanya mengarah ke gawang lawan. Salah satunya, menghasilkan gol pada menit ke-35 berkat assist dari Stephan Lichtsteiner yang menusuk dari sisi kanan.

Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Juve tidak berubah. Saat itu, Atalanta hanya mampu melesatkan lima tembakan yang semuanya melenceng dari gawang Buffon. Sementara itu, Fernando Llorente dkk mampu membombardir tim asal kota Bergamo itu dengan 10 tembakan.

Sadar akan ketertinggalan timnya, pada awal babak kedua, pelatih Atalanta, Stefano Colantuono, memasukkan Salvatore Molina untuk menggantikan mantan pemain Juve yang mukanya mirip Olga Syahputra, Marcelo Estigarribia. Perubahan itu cukup menambah daya gedor dan sempat menciptakan peluang emas bagi German Denis dkk.

Melalui salah satu aksi Molina, keperawanan gawang Gianluigi Buffon hampir saja terenggut. Pada menit ke-58, Giorgio Chiellini menjegal Molina yang melakukan penetrasi ke dalam kotak terlarang Juve. Tanpa ampun, wasit Daniele Orsato pun mengganjar Chiello dengan kartu kuning dan menghadiahi Atalanta dengan tendangan penalti.

Tapi, untunglah, eksekusi German Denis yang terlalu lemah mampu dibaca dan ditepis dengan sempurna oleh santo pelindung para Juventini, San Gigi Buffon. Kesucian gawang Juve pun tetap terjaga.

Tidak berselang lama, para pemain Atalanta, yang tampaknya belum bisa menerima kenyataan dan belum bisa move on dari kegagalan Denis mengeksekusi penalti, langsung dikejutkan oleh sontekan Carlitos. Assist Patrice Evra dapat dituntaskan dengan ciamik oleh Tevez untuk menambah keunggulan Juve menjadi dua-kosong.

Setelah merasa aman dengan keunggulan dua gol, Allegri baru berani memasukkan Alvaro Morata dan Roberto Pereyra untuk menggantikan Fernando Llorente dan Arturo Vidal. Tenaga Llorente dan, terutama, Vidal memang sangat dibutuhkan kala Juve melawat ke Atletico Madrid tengah pekan nanti.

Keputusan Allegri untuk mengganti Llorente dengan Morata pada menit ke-67 juga terbukti tepat. Menjelang akhir babak kedua, striker didikan Real Madrid itu mampu mencetak gol pertamanya bagi Juve. Gol tersebut sekaligus menjadi alarm bagi Llorente yang penampilannya melempem akhir-akhir ini.

Ya, jika Morata yang baru sembuh dari cedera bisa terus moncer, bukan tidak mungkin dia bakal segera menggeser posisi Llorente sebagai tandem Tevez di lini depan. Bahkan, kemungkinan terburuknya, Juve bisa saja melego Llorente jika ada tawaran menggiurkan pada bulan Januari 2015 nanti. Klub-klub Inggris semacam Arsenal yang memiliki hobi merekrut pemain-pemain overrated mungkin bisa menjadi calon pembeli yang potensial.

Sampai laga berakhir, Juve tercatat menguasai bola hingga 60 persen dengan total tembakan 16 kali (tujuh di antaranya tepat sasaran dan tiga menjadi gol). Sementara itu, Atalanta hanya mampu menguasai permainan 40 persen dan melakukan 10 kali percobaan yang mengancam gawang Buffon (hanya satu yang on target dan tidak menghasilkan gol).

Setelah menjalani awal musim yang bisa dibilang sempurna ini, bukan berarti Allegri bisa bernapas lega. Ujian sesungguhnya bagi pelatih yang pernah dicampakkan oleh Milan itu baru akan datang pada tengah pekan dan akhir pekan nanti. Patut ditunggu apakah gawang Buffon masih tetap perawan setelah menghadapi brutalnya Atletico Madrid dan ganasnya Serigala Roma.

***

Rapor

Atalanta
Sportiello 5; Zappacosta 5.5, Biava 6, Benalouane 5.5, Drame 5.5; Estigarribia 5.5/Molina 6 (49’), Carmona 5.5, Baselli 6/Cigarini 5.5 (65’), Gomez 5/Bianchi 5.5 (75’); Boakye 5.5, Denis 4.5. Pelatih: Colantuono 5.5.

Juventus
Buffon 7.5; Ogbonna 7, Bonucci 6.5, Chiellini 5.5; Lichtsteiner 6, Vidal 6/Pereyra 6.5 (70’), Marchisio 6, Pogba 6.5, Evra 6.5; Tevez 8/Coman 6 (86’), Llorente 6/Morata 7 (67’). Pelatih: Allegri 7.

Wasit: Orsato 7.

Man of the Match: Carlos Tevez.

Review Serie A 2014-2015 Giornata 5: Atalanta 0-3 Juventus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s