Preview Superclasico de las Americas 2014: Brasil vs. Argentina

Dua musuh bebuyutan dari Amerika Selatan, Brasil dan Argentina, bakal bentrok dalam laga persahabatan bertajuk Superclasico de las Americas di Beijing, Tiongkok. Duel di Stadion Sarang Burung Sabtu malam besok (11/10) itu digelar untuk merayakan seabad rivalitas dua raksasa sepak bola dunia tersebut.

Sejarah pertemuan tim nasional Brasil dan Argentina memang terbentang panjang. Mereka pertama kali bentrok pada tanggal 20 September 1914, sekitar seratus tahun yang lalu. Dalam 95 kali pertemuan sebelum ini, tim Tango unggul tipis, menang 36 kali dibanding dengan tim Samba yang baru menang 35 kali. Sisanya, berakhir imbang. Laga besok malam adalah pertandingan ke-96.

Untuk pertama kalinya juga, duel klasik antara Brasil dan Argentina tersebut bakal digelar di Asia Timur. Stadion Olimpiade Beijing mendapat kehormatan untuk menjadi host Superclasico tahun ini. Sebelumnya, Argentina sudah pernah mengalahkan Brasil di Asia, tepatnya saat mereka bertemu di Timur Tengah (di Doha, Qatar) pada tahun 2010 lewat gol injury time Lionel Messi.

Bagi Dunga, bentrok melawan Argentina ini adalah laga ketiganya setelah kembali ditunjuk menangani Kaka dkk. Dua laga persahabatan pertama berhasil dilalui dengan mulus, yaitu saat menghajar Kolombia (6/9) dan Ekuador (10/9) dengan skor masing-masing 1-0. Kali ini, lawannya bakal lebih berat, Argentina, yang merupakan finalis Piala Dunia 2014.

Menjelang laga melawan tim asuhan Tata Martino tersebut, Dunga membuat kejutan dengan memanggil dua pemain senior yang dianggap sudah habis, Kaka dan Robinho. Kebetulan, keduanya adalah mantan penggawa tim papan (maaf) tengah Italia, AC Milan, yang saat ini sudah pulang kampung dan bermain di liga lokal negerinya.

Keputusan Dunga tersebut tentu saja memantik reaksi keras. Kaka dan Robinho diragukan bisa mengangkat derajat Brasil yang jatuh di titik nadir setelah dipermak Jerman 1-7 di semifinal Piala Dunia. Pemanggilan keduanya dianggap sebagai kemunduran bagi sepak bola Samba yang saat ini sudah terpuruk reputasinya.

Meski kebijakannya tersebut mendapat banyak kritikan, Dunga tidak peduli. Demikian juga dengan Kaka. Bahkan, mantan pemain yang gagal di Real Madrid ini mengganggap dirinya masih sangat layak bermain untuk seleccao. Dia merasa kondisinya fit dan selalu tampil baik selama membela Sao Paulo di Liga Brasil.

Sementara itu, bagi Tata Martino, laga melawan Brasil ini bakal menjadi ujian keduanya bersama tim Tango. Bulan lalu, dia sukses membalaskan dendam Alejandro Sabella dengan menggelontor juara dunia Jerman 4-2 di kandang Der Panzer. Hanya saja, laga itu hanyalah friendly match dan tim besutan Jogi Loew tidak tampil full team karena banyak pemain mereka yang cedera.

Meski demikian, Tata layak percaya diri, karena saat menggilas Jerman, Argentina tampil tanpa Lionel Messi yang kondisinya kurang fit. Tim Tango di bawah kendali eks pelatih Barcelona itu mampu melepaskan diri dari ketergantungan terhadap Messi alias messidependencia yang selama ini menjadi kelemahan Javier Mascherano dkk di era Sabella.

Dalam duel superclasico melawan Brasil besok, jika tak ada aral melintang, Messi bakal tampil. Itu bakal menjadi penampilan perdana si Kutu bersama Martino di tim Tango. Selain itu, Tata juga bakal bertemu dengan Neymar yang pernah diasuhnya saat menangani Barca.

Performa Neymar di La Liga yang meningkat di awal musim ini juga mendapat perhatian Tata. Menurut dia, mantan striker Santos itu sudah mampu beradaptasi dengan baik pada musim keduanya di Eropa. Jika besok Neymar bisa tampil sebaik saat membela Barcelona, barisan pertahanan Argentina bakal kerepotan menjaganya.

Berbeda dengan Dunga dan Tata yang tampaknya cukup serius, Messi dan Neymar sepertinya menyikapi laga bertajuk Superclasico ini dengan cukup santai. Mereka bahkan terbang bersama dalam satu pesawat menuju Beijing. Selama membela Barcelona, keduanya memang dikenal rukun dan kompak. Tidak ada, atau setidaknya, sampai saat ini, belum ada aroma persaingan yang tercium dari dua superstar tersebut.

***

Perkiraan Susunan Pemain

Brasil
Jefferson; Danilo, Miranda, David Luiz, Filipe Luis; Luiz Gustavo, Elias, Willian, Oscar; Neymar, Diego Tardelli.
Pelatih: Dunga.
Bench: Rafael, Marcelo Grohe, Juan, Gil, Mario Fernandes, Dodo, Romulo, Souza, Everton Ribeiro, Coutinho, Kaka, Robinho.

Argentina
Romero; Zabaleta, Federico Fernandez, Demichelis, Marcos Rojo; Pereyra, Mascherano, Pastore, Di Maria; Messi, Aguero.
Pelatih: Gerardo “Tata” Martino.
Bench: Nahuel Guzman, Musacchio, Vergini, Otamendi, Biglia, Lamela, Enzo Perez, Gaitan, Higuain.

Stadion: Bird’s Nest Olympic Stadium, Beijing.
Kick-off: Sabtu, 11 Oktober 2014, 19.05 WIB.
Live: KompasTV dan beIN SPORTS 2.

Prediksi: Brasil 1-3 Argentina.

Preview Superclasico de las Americas 2014: Brasil vs. Argentina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s