Preview EURO 2016 Qualifiers Group H Matchday 3: Malta vs. Italia

Setelah mengandaskan Azerbaijan lewat “hat-trick” Giorgio Chiellini pada matchday kedua, Italia bakal melanjutkan perjalanannya menuju EURO 2016 dengan bertandang ke kandang Malta. Seharusnya ini menjadi pertandingan yang mudah bagi Gigi Buffon dkk.

Meski kedua negara ini bertetangga, kekuatan Malta dan Italia dalam sepak bola ibarat bumi dan langit. Italia adalah juara dunia empat kali, sedangkan Malta hanya tim gurem di Eropa. Meski demikian, kejutan bisa saja terjadi. Saat melawan Azerbaijan kemarin, Italia hampir saja gagal menang sebelum tandukan Chiellini menyelamatkan tim besutan Antonio Conte tersebut.

Seperti halnya Azerbaijan, Malta pasti akan menerapkan strategi parkir bus saat menghadapi Italia. Strategi tersebut memang terbukti jitu dan membuat Ciro Immobile dkk kesulitan melakukan penetrasi. Conte pun mengakui bahwa dia selalu kesulitan jika harus menghadapi tim yang bertahan dengan 10 orang pemain.

Untuk memporak-porandakan parkir bus Malta, ada kemungkinan Conte bakal memasang Sebastian Giovinco di lini tengah dalam formasi 3-5-2. Dengan kelincahannya dalam menggiring bola, pemain mungil tersebut diharapkan bisa menembus ketatnya pertahanan tim yang diasuh oleh Pietro Ghedin itu. Striker yang hanya menjadi cadangan di Juventus tersebut memang biasanya bersinar saat menghadapi tim-tim gurem.

Sementara itu, Andrea Pirlo yang tidak jadi pensiun dan tampil sebagai starter saat melawan Azerbaijan, ada kemungkinan bakal diistirahatkan. Untuk mengisi posnya, Conte bisa memasang Marco Verratti yang kemarin hanya memanaskan bangku cadangan.

Di lini depan, Immobile yang biasanya berduet dengan Simone Zaza, mungkin bakal dipasangkan dengan Graziano Pelle. Melawan tim antah-berantah seperti Malta memang merupakan saat yang tepat untuk mencoba ketajaman striker Southampton tersebut. Seandainya tidak diturunkan sebagai starter, mungkin Pelle bakal mendapatkan waktu bermain sebagai pemain pengganti.

Di pihak lain, Malta bakal menjamu Italia dengan modal tidak pernah menang dalam laga kompetitif sejak mengalahkan Armenia 1-0 pada bulan Juni 2013. Saat itu, mereka membuat kejutan dengan mengandaskan Henrikh Mkhitaryan dkk dalam World Cup 2014 Qualifiers.

Pelatih Malta, Pietro Ghedin, sebenarnya bukan sosok yang asing bagi Gli Azzurri. Dia adalah orang Italia dan pernah menjadi staf pelatih tim nasional pada tiga turnamen besar sejak tahun 1998 sampai 2002. Saat ini, dia berharap bisa membuat kejutan dengan mengalahkan tim dari tanah airnya sendiri.

***

Perkiraan Susunan Pemain

Malta (3-5-1-1)
1 Hogg; 2 Z. Muscat, 5 Agius, 17 Camilleri; 19 Grioli, 4 P. Fenech, 11 R. Muscat, 6 R. Fenech, 7 Failla; 13 Schembri; 9 Mifsud.
Pelatih: Ghedin.
Bench: 12 Haber, 3 Bezzina, 8 Briffa, 10 Cohen, 14 Pisani, 15 Mintoff, 16 T. Vella, 18 Kristensen, 20 Farrugia, 21 Baldacchino, 22 Scicluna, 23 N. Vella.
Injured: Caruana.

Italia (3-5-2)
1 Buffon; 13 Ranocchia, 19 Bonucci, 3 Chiellini; 6 Candreva, 15 Florenzi, 9 Verratti, 8 Marchisio, 23 Pasqual; 17 Pelle, 11 Immobile.
Pelatih: Conte.
Bench: 12 Sirigu, 16 Perin; 4 Ogbonna; 2 De Sciglio, 20 Darmian, 21 Pirlo, 14 Aquilani, 18 Parolo, 5 Poli; 22 Destro, 10 Giovinco, 7 Zaza.
Injured: Osvaldo, Thiago Motta, Bonaventura.

Wasit: Ovidiu Hategan (Rumania).
Stadion: Ta’ Qali National Stadium, Malta.
Kick-off: Selasa, 14 Oktober 2014, pukul 01.45 WIB.
Live: GlobalTV dan MNC Sports 2.

Prediksi: Malta 0-3 Italia.

Preview EURO 2016 Qualifiers Group H Matchday 3: Malta vs. Italia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s