Menjelang Formula 1 GP Amerika Serikat 2014: Selamat Tinggal, Marussia dan Caterham!

Setelah break selama tiga pekan, gelaran sirkus balap mobil Formula 1 akan dimulai lagi di Circuit of the Americas, Austin, Texas. Menjadi salah satu dari tiga seri tersisa membuat GP Amerika Serikat musim ini sangat menentukan bagi pererebutan gelar juara dunia antara duo Mercedes, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg.

Setelah menang di Sochi dalam ajang perdana GP Rusia, Hamilton, sang pemimpin klasemen sementara, menatap race weekend ini dengan optimistis. Apalagi, pebalap Inggris itu mempunyai catatan prestasi yang baik sepanjang sejarah GP Amerika Serikat. Pada tahun 2007, pacar Nicole Scherzinger itu berhasil menang di Indianapolis. Lalu, saat GP AS diadakan untuk pertama kalinya di Austin pada tahun 2012, mantan pebalap McLaren itu juga berhasil menapak podium tertinggi.

Sementara itu, Rosberg, yang saat ini tertinggal 17 poin di belakang Hamilton, cenderung berhati-hati dan tidak mau gegabah dalam menyongsong GP AS akhir pekan ini. Kesalahan yang dia lakukan di Sochi sudah memberi banyak pelajaran bahwa error sekecil apapun bisa berdampak besar dengan menipisnya peluang untuk menjadi juara dunia.

Dengan tiga seri tersisa dan balapan terakhir di Abu Dhabi menjanjikan poin ganda, peluang Rosberg sebenarnya masih sangat besar untuk menyusul Hamilton dan menggapai gelar juara dunianya yang pertama. Syaratnya, anak legenda F1 Keke Rosberg ini memang harus mampu finish terdepan di Austin dan tidak boleh lagi membuat kesalahan seperti di Rusia.

Dengan karakter sirkuit yang cepat dan dihiasi trek lurus panjang, Austin memang sangat cocok untuk mobil-mobil bermesin Mercedes. Maka dari itu, jika tak ada aral melintang, seharusnya duo Mercy bisa kembali finish 1-2. Hamilton juga berpeluang besar memecahkan rekor dengan mencetak kemenangan lima kali beruntun musim ini.

Meski demikian, ada beberapa tim yang berpotensi mengganggu pesta Silver Arrows di Texas. Di antaranya adalah Williams yang sama-sama mengandalkan mesin Mercedes. Valtteri Bottas, yang sudah lima kali naik podium, berambisi untuk menang di GP AS. Apalagi, dia punya kenangan indah di Austin. Musim lalu, pebalap Finlandia ini meraih poin perdananya di F1 di Circuit of the Americas.

Selain Williams, sesama pengguna mesin Mercedes lainnya, McLaren, juga tidak bisa dikesampingkan. Setelah berkali-kali terpuruk, Jenson Button dan Kevin Magnussen berhasil meraih hasil terbaik mereka musim ini di Sochi tiga pekan lalu. Jika mampu mengulangi performanya di Rusia, McLaren berpeluang naik podium di Austin.

Di pihak lain, sang juara dunia empat kali sekaligus pemenang GP AS tahun lalu, Sebastian Vettel, harus memulai balapan dari pit lane akhir pekan ini. Pebalap yang tahun depan pindah ke Ferrari itu tidak boleh mengikuti sesi kualifikasi karena telah menghabiskan jatah penggantian suku cadang mesin.

Regulasi F1 memang menyebutkan, setiap pebalap hanya boleh menggunakan maksimal lima unit suku cadang mesin sepanjang musim, di antaranya: internal combustion engine (ICE), motor generator unit-kinetic (MGU-K), motor generator unit-heat (MGU-H), penyimpan energi, turbocharger, dan kontrol elektronik. Penggantian salah satu dari enam komponen tersebut akan disanksi mundur 10 posisi start. Sedangkan, jika semua komponen diganti, seperti yang dilakukan oleh Vettel, hukumannya adalah start dari pit lane. Itulah konsekuensi yang harus diterima oleh pebalap yang boros mesin di awal musim.

Karena start dari pit lane, maka sesi qualifying yang dijalani Vettel tidak akan dicatat waktunya. Dengan demikian, pebalap Red Bull ini akan melahap sesi kualifikasi seperti halnya sesi free practice. Hal ini sebenarnya membawa keuntungan tersendiri karena Vettel bisa menghemat pemakaian mesin meski dia harus start dari posisi buncit.

Absennya dua tim, Marussia dan Caterham, juga memberi peluang lebih besar bagi Vettel untuk merangsek ke depan dalam race akhir pekan ini. Jumlah pebalap tim-tim papan bawah yang biasanya mengganjal di belakang bakal semakin berkurang. Jadi, masih ada peluang bagi jagoan asal Jerman ini untuk menyodok ke posisi top ten, bahkan, naik podium jika nasib baik menyertainya.

Sementara itu, terkait dengan mundurnya Marussia dan Caterham, sesi qualifying GP AS pekan ini bakal mengalami perubahan. Karena jumlah peserta tinggal 18 orang, bukan lagi 22 driver seperti sebelumnya, maka empat pebalap akan tereliminasi pada sesi Q1, dan empat selanjutnya pada sesi Q2. Biasanya, dengan jumlah 22 pebalap, enam driver akan terdepak di sesi Q1, dan enam berikutnya di sesi Q2.

Masalah finansial yang terus mendera, akhirnya, memang membuat Marussia dan Caterham kolaps. Jika tak ada dewa penyelamat, mungkin, para F1 mania harus mengucapkan selamat tinggal selamanya pada dua tim tersebut. Saat ini, hanya tesisa sembilan tim yang meramaikan sirkus F1.

Balapan akhir pekan ini di Texas bakal berlangsung dengan suhu sekitar 25 derajat Celcius. Cuaca pada saat free practice dan qualifying diperkirakan cerah, tetapi bakal berawan saat raceday pada hari Minggu. Para pebalap direncanakan bakal melahap sirkuit sepanjang 5,516 kilometer itu dengan arah berlawanan jarum jam sebanyak 56 lap. Total jarak yang mereka tempuh sekitar 308,896 kilometer.

Strategi pemakaian ban bakal menjadi salah satu hal penting untuk meraih kemenangan di GP AS. Pirelli, selaku pemasok, akan menyediakan dua tipe ban, yaitu medium (bertanda putih) dan soft (bertanda kuning). Dalam dua balapan sebelumnya, setiap pebalap rata-rata menerapkan satu kali pit stop untuk mengganti ban di Austin. Hanya saja, saat itu, Pirelli menyediakan dua jenis ban yang berbeda, medium dan hard.

2014 Formula 1 United States Grand Prix akan dimulai pada hari Jumat, 31 Oktober 2014, dengan sesi Free Practice 1 (22.00 WIB). Hari Sabtu, 1 November 2014, akan diawali dengan sesi Free Practice 2 (02.00 WIB) dan Free Practice 3 (22.00 WIB). Hari Minggu, 2 November 2014, adalah sesi Qualifying (01.00 WIB). Dan, hari Senin, 3 November 2014, adalah Raceday dengan start lomba pukul 03.00 WIB. Live di FOX Sports. Selamat menonton!

Menjelang Formula 1 GP Amerika Serikat 2014: Selamat Tinggal, Marussia dan Caterham!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s