Review Serie A 2014-2015 Giornata 10: Empoli 0-2 Juventus

Setelah menelan kekalahan memalukan dari Genoa tengah pekan lalu, dini hari tadi WIB (2/11) Juventus berhasil bangkit dengan menggebuk Empoli pada lanjutan Liga Italia giornata kesepuluh. Kemenangan tersebut merupakan kado manis bagi sang Nyonya Tua yang berulang tahun ke-117, kemarin (1/11).

Tiga poin yang berhasil dibawa pulang dari kandang Empoli juga membuat si Kuda Zebra Juve kembali menjauh dari kejaran Serigala Roma. Pada pertandingan sebelumnya, Francesco Totti dkk harus pulang dengan tangan hampa setelah dipermak 0-2 oleh Napoli. Stadion San Paolo tampaknya masih menjadi tempat yang angker bagi il Giallorossi karena mereka selalu keok jika berlaga di sana dalam tiga tahun terakhir, baik itu di kompetisi Serie A maupun di ajang Coppa Italia.

Laga antara Empoli melawan Juve pada awalnya berjalan cukup ketat. Meski kualitas skuat mereka bak bumi dan langit jika dibandingkan dengan Juventus, tim asuhan Maurizio Sarri tersebut mampu bertahan dengan cukup baik. Andrea Pirlo dkk pun sempat frustrasi dibuatnya. Mereka kesulitan membongkar benteng pertahanan Empoli yang dipimpin oleh Daniele Rugani.

Sebastian Giovinco, yang kemarin dipasang sebagai starter, berkali-kali melakukan percobaan untuk menjebol gawang Empoli yang dijaga oleh Davide Bassi, dan berkali-kali pula striker berdimensi hobbit itu menemui jalan buntu. Hal yang sama dialami oleh Arturo Vidal, Giorgio Chiellini, dan Angelo Ogbonna. Usaha mereka tidak ada yang sukses untuk menggetarkan jala gawang Empoli di babak pertama. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Kegagalan seperti ketika menghadapi Genoa tiga hari sebelumnya langsung terbayang di benak para Juventini. Selama ini, Claudio Marchisio dkk memang selalu kesulitan jika menghadapi tim yang menerapkan strategi parkir bus. Jika tidak ada perubahan di babak kedua, Juve bisa kembali kehilangan poin sepulang dari Empoli.

Pasca turun minum, Juve langsung menggebrak dan meningkatkan intensitas serangan. Meski demikian, belum ada gol yang tercipta. Dua tembakan yang dilakukan oleh Marchisio dan Chiellini pada menit ke-56 dan ke-59 tidak menemui sasaran.

Keadaan mulai berubah saat memasuki menit ke-61. Juve mendapatkan hadiah tendangan bebas, berawal dari gerakan Giovinco yang dihadang oleh Lorenzo Tonelli di dekat kotak penalti Empoli. Sang Maestro Pirlo yang selama ini dikenal sebagai rajanya free-kick tidak membuang kesempatan emas tersebut. Tembakan melengkungnya tak mampu dibendung kiper Bassi dan secara mulus menembus gawang Empoli.

Unggul 1-0 tidak membuat posisi Juve aman. Pada menit ke-65, tembakan Manuel Pucciarelli dari dalam kotak penalti yang seharusnya menjadi gol berhasil diselamatkan oleh Gigi Buffon. Sebuah aksi yang gemilang dari si Superman. Di usianya yang semakin uzur, seperti halnya Pirlo, San Gigi membuktikan bahwa dirinya masih layak disebut sebagai santo pelindung bagi Juventus.

Ancaman dari Empoli tersebut, tampaknya, membuat Max Allegri mulai khawatir. Pada menit ke-68, dia memasukkan Carlos Tevez untuk menggantikan Giovinco. Sebuah keputusan yang tepat dari mantan pelatih Milan itu, karena tidak lama berselang, Tevez memberi assist kepada Alvaro Morata untuk gol kedua Juve.

Pada menit ke-72, Morata menerima umpan dari Carlitos di dalam kotak penalti Empoli. Mantan striker Real Madrid itu langsung melepas tembakan melengkung yang menghujam sudut atas gawang Bassi. Sebuah gol yang indah, sekaligus pertanda bahwa sudah saatnya Morata-lah yang diberi kesempatan sebagai striker utama Juve, bukan rekan senegaranya, Fernando Llorente, yang musim ini tampil melempem seperti singa tua lemah syahwat.

Skor 2-0 untuk keunggulan tim tamu bertahan sampai wasit meniup peluit akhir. Tercatat, Juve menguasai ball possession sampai 57 persen. Total tembakan yang dilepaskan Morata dkk mencapai 18 kali dengan tujuh di antaranya on target dan dua menjadi gol. Sementara itu, Empoli sebenarnya tidak jelek-jelek amat. Tim tuan rumah mampu melesatkan 12 tembakan, tapi hanya empat yang on target dan tidak ada yang mampu menembus gawang Buffon.

Dengan kemenangan tersebut, Juventus (25 poin) masih tetap memimpin klasemen sementara Serie A dengan selisih tiga angka dari AS Roma (22 poin) yang mentok di peringkat kedua. Salutate la capolista!

***

Ratings

Empoli (4-1-2-1-2): 6
Bassi 5.5; Laurini 5.5/Hysaj 5.5 (58’), Tonelli 5, Rugani 6, Mario Rui 6; Valdifiori 5; Vecino 6, Croce 5.5; Zielinski 6/Tavano 6 (74’); Pucciarelli 5.5, Maccarone 5/Mchedlidze 5.5 (80’).
Coach: Sarri 6.

Juventus (3-5-2): 7
Buffon 7; Ogbonna 6/Lichtsteiner 6 (45’), Bonucci 6, Chiellini 6; Pereyra 5.5, Marchisio 6, Pirlo 7, Vidal 6.5, Asamoah 6.5/Padoin 6 (81’); Giovinco 6/Tevez 7 (68’), Morata 7.5.
Coach: Allegri 6.5.

Referee: Valeri 6.5.

Man of the Match: Alvaro Morata.

Review Serie A 2014-2015 Giornata 10: Empoli 0-2 Juventus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s