Review Champions League 2014-2015 Group A Matchday 4: Juventus 3-2 Olympiacos

Juventus berhasil lolos dari lubang jarum setelah menghempaskan Olympiacos pada matchday keempat grup A Liga Champions dini hari tadi WIB (5/11). Kemenangan dengan skor 3-2 tersebut membuat peluang Juve untuk lolos ke babak 16 besar kembali terbuka lebar.

Laga melawan Olympiacos memang bagaikan partai final bagi Juventus. Sebelum matchday keempat, jawara Italia tersebut hanya mengumpulkan tiga poin dari tiga pertandingan. Sementara itu, Atletico Madrid dan Olympiacos sudah meraup enam angka. Seandainya Gigi Buffon dkk kembali menelan kekalahan, bisa dipastikan peluang untuk lolos ke fase knock-out menjadi sangat tipis.

Sadar bahwa posisi mereka terjepit dan butuh poin maksimal, Juve langsung menggebrak Olympiacos sejak laga dimulai. Pelatih Max Allegri semalam tidak lagi menggunakan pola tiga bek peninggalan Antonio Conte. Banyaknya pemain bertahan yang tergeletak cedera (Andrea Barzagli, Martin Caceres, dan Angelo Ogbonna) membuat Juve hanya memiliki dua opsi, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini. Kondisi ini memaksa mantan pelatih yang dicampakkan Milan tersebut menerapkan pola empat bek.

Dengan menggunakan skema 4-3-1-2 alias 4-4-2 diamond, permainan Juve sebenarnya menjadi lebih direct dan cepat, tidak lagi bertele-tele dan lambat. Hanya saja, lini pertahanan menjadi lebih mudah ditembus. Untungnya, Nyonya Tua yang sempat tertinggal 1-2, akhirnya terselamatkan berkat gol kemenangan yang dicetak oleh Paul Pogba.

Optimisme tuan rumah sempat membuncah saat babak pertama berlangsung 21 menit. Juve berhasil unggul lebih dahulu berkat gol tendangan bebas cantik yang dicetak oleh siapa lagi jika bukan sang Maestro Andrea Pirlo. Bola yang dieksekusi pemain yang sudah mencetak 45 gol free-kick sepanjang karirnya itu meluncur mulus menembus pojok kiri atas gawang Olympiacos yang dikawal kiper Roberto Jimenez.

Tetapi, kegembiraan para Juventini tidak berlangsung lama. Sekitar tiga menit kemudian, Alberto Botia membuat tenggorokan para fans La Vecchia Signora tercekat. Dari dalam kotak penalti, bek Olympiacos itu menanduk bola hasil sepak pojok Alejandro Dominguez. Kedudukan pun berubah menjadi sama kuat 1-1.

Setelah skor menjadi imbang, Juve kembali meningkatkan gedorannya. Sepanjang sisa babak pertama, Leonardo Bonucci, Paul Pogba, Carlos Tevez, dan Alvaro Morata bergantian melakukan tembakan ke arah gawang Roberto. Meski demikian, semuanya meleset. Hingga turun minum, tuan rumah tidak bisa meraih keunggulannya kembali.

Pada awal babak kedua, selama sepuluh menit pertama, Juve tidak berhasil menciptakan peluang yang berbahaya. Hal tersebut membuat Allegri mengambil keputusan untuk menarik keluar Morata yang kemarin tampil kurang memuaskan. Sebagai gantinya, pada menit ke-58, pelatih yang pernah hampir di-taekwondo oleh Zlatan Ibrahimovic kala melatih Milan itu memasukkan striker Spanyol lainnya, Fernando Llorente.

Sekitar tiga menit setelah Llorente masuk ke lapangan, para Juventini kembali terperangah akibat gol yang diciptakan oleh Delvin N’Dinga. Gelandang Olympiacos itu menjebol gawang Buffon, lagi-lagi lewat sundulan, berkat assist dari kapten tim Giannis Maniatis. Kedudukan pun berbalik menjadi 2-1 untuk keunggulan tim tamu.

Bayang-bayang kelam langsung menggelayuti pikiran para Juventini. Episode pahit musim lalu, di mana Claudio Marchisio dkk terlempar ke Liga Malam Jumat, kembali berputar di benak para pencinta Nyonya Tua. Tetapi, rasa galau itu ternyata tidak berlangsung lama.

Empat menit kemudian, tepatnya pada menit ke-65, Llorente, yang musim ini tampil loyo bak singa impoten, sekonyong-konyong menjadi dewa penyelamat. Tandukannya dari dalam kotak penalti gagal diantisipasi oleh Roberto. Sebelum masuk ke gawang, bola sempat memantul di kaki penjaga gawang Olympiacos tersebut. Kiper asal Spanyol itu pun dianggap melakukan gol bunuh diri.

Tidak lama setelah itu, saat para Juventini masih dilanda euphoria dan belum sempat melakukan update status di Twitter, giliran Pogba yang menghajar Olympiacos dengan tembakan dari depan kotak penalti. Bola hasil sepakan pemain yang dibuang oleh Manchester United tersebut menembus pojok kanan bawah gawang Roberto. Skor pun berubah menjadi 3-2 untuk keunggulan tuan rumah hanya dalam tempo lima menit.

Pada detik-detik terakhir injury time, Juve sebenarnya berpeluang besar menambah gol setelah Tevez dijatuhkan di dalam kotak terlarang. Sayangnya, eksekusi penalti yang dilakukan oleh Arturo Vidal berhasil diblok oleh kiper Roberto. Selain gagal mencetak gol dari titik putih, penampilan King Arturo semalam memang di bawah standar. Bahkan, bisa dibilang, yang terjelek di antara para pemain Juve yang menjadi starter.

Hingga wasit Martin Atkinson asal Inggris (entah ada hubungan saudara atau tidak dengan Rowan “Mr. Bean” Atkinson) meniup peluit tanda pertandingan berakhir, skor 3-2 tidak berubah. Juve tercatat mendominasi ball possession sebanyak 61 persen dengan total tembakan 17 kali (6 on target). Sementara itu, Olympiacos sebenarnya bermain lebih efektif. Meski menguasai bola hanya 39 persen, tim tamu mampu merepotkan Buffon dengan 11 kali tembakan (5 on target) dan dua di antaranya menjadi gol.

Dengan kemenangan ini, Juve berhasil menggeser posisi Olympiacos di peringkat kedua klasemen sementara. Kedua tim sebenarnya sama-sama mengumpulkan enam poin. Tetapi, tim Zebra lebih unggul dalam selisih gol. Adapun, hingga matchday keempat, Atletico Madrid, yang semalam menghabisi Malmoe, masih kokoh sebagai pemuncak grup A Liga Champions dengan sembilan poin.

***

Ratings

Juventus (4-3-1-2): 6.5
Buffon 6; Lichtsteiner 6, Bonucci 6, Chiellini 5.5, Asamoah 6/Pereyra 6 (83′); Vidal 5, Pirlo 7, Marchisio 6/Padoin 6 (71′); Pogba 7; Tevez 6, Morata 5.5/Llorente 7 (58′).
Coach: Allegri 6.5.

Olympiacos (4-3-2-1): 6
Roberto 6.5; Elabdellaoui 6, Botia 6, Abidal 6, Masuaku 6.5; Maniatis 6.5/Diamantakos 6 (83′), N’Dinga 6/Kasami 6 (78′), Milivojevic 5.5; Afellay 5.5, Dominguez 5.5/Fuster 5.5 (72′); Mitroglou 5.5.
Coach: Michel 6.

Referee: Atkinson 7.

Man of the Match: Andrea Pirlo.

Review Champions League 2014-2015 Group A Matchday 4: Juventus 3-2 Olympiacos

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s