Preview Formula E Putrajaya ePrix 2014

Sirkuit Putrajaya di Malaysia akan menjadi host seri kedua Formula E akhir pekan ini. Setelah break selama 70 hari, para pebalap akan kembali menggeber mobil listrik mereka sebanyak 31 putaran di lintasan sepanjang 2,56 kilometer.

Pada seri pertama di Beijing, pebalap Audi Sport, Lucas Di Grassi berhasil finish pertama. Mantan driver Formula 1 itu bisa menang berkat crash yang terjadi di lap terakhir antara Nick Heidfeld dan Nico Prost yang saat itu tengah memimpin lomba.

Selama sesi pramusim, tim Audi Sport memang menunjukkan kecepatan yang cukup lumayan. Mereka menjadi pesaing tim E.DAMS-Renault yang saat ini masih menjadi yang tercepat di Formula E. E.DAMS sendiri diperkuat oleh eks F1, Sebastien Buemi, dan Nico Prost yang nyaris menang pada seri perdana di Beijing.

Selain Audi, tim-tim lain yang berpotensi mengalahkan E.DAMS di Putrajaya adalah Venturi, Mahindra, dan Andretti. Pada seri perdana yang lalu, mobil Venturi yang digeber oleh Heidfeld mampu bersaing ketat dengan E.DAMS-nya Prost sebelum mereka berdua tabrakan di tikungan terakhir.

Mahindra yang diperkuat oleh dua pebalap buangan dari F1, Karun Chandok dan Bruno Senna, juga menunjukkan kecepatan yang cukup baik, terutama saat sesi kualifikasi. Pada seri perdana di Beijing, Chandok mampu finsih di posisi kelima, sedangkan Senna gagal menorehkan poin karena masalah teknis.

Tim Andretti yang mengandalkan Franck Montagny dan Charles Pic juga tidak bisa diremehkan. Montagny berhasil finish kedua dan Pic kelima pada race pertama di Beijing. Berkat poin yang mereka berdua sumbangkan, saat ini Andretti memimpin klasemen sementara konstruktor Formula E. Hanya saja, pada race kali ini, Pic bakal digantikan oleh Matthew Brabham, cucu dari juara dunia F1 tiga kali, Sir Jack Brabham.

Jadi, persaingan kelima tim di atas dijamin bakal seru. Meski demikian, lima tim yang lainnya (Aguri, Dragon, China, Trulli, dan Virgin) juga tidak bisa dikesampingkan karena performa masing-masing tim di Formula E hanya beda-beda tipis, berbeda dengan Formula 1 yang bak bumi dan langit.

Seri kedua di Malaysia akhir pekan ini juga menjanjikan aksi salip-menyalip karena Sirkuit Putrajaya terdiri dari beberapa tikungan cepat, hairpin, dan trek lurus panjang. Bisa dibilang, Putrajaya adalah overtaking circuit terbaik dibandingkan sirkuit-sirkuit Formula E lainnya.

FIA Formula E Championship Putrajaya ePrix 2014 bakal berlangsung pada hari Sabtu, 22 November 2014. Sesi free practice dimulai pukul 06.45 WIB, sesi qualifying pukul 08.45 WIB, dan race pukul 12.30 WIB. Live di Fox Sports 3. Selamat menonton!

Preview Formula E Putrajaya ePrix 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s