Review Serie A 2014-2015 Giornata 13: Juventus 2-1 Torino

Tuan rumah Juventus hampir saja ditahan imbang oleh rival sekotanya, Torino, pada giornata ke-13 Liga Italia Serie A, sebelum akhirnya menang secara dramatis dini hari tadi WIB (01/12). Adalah sang Maestro Andrea Pirlo yang menyelamatkan La Vecchia Signora lewat gol indahnya pada menit terakhir injury time.

Sejak laga dimulai, Juve sebenarnya langsung menggebrak Torino. Fernando Llorente dua kali melancarkan tembakan yang sayangnya belum berhasil menjebol gawang Jean-Francois Gillet. Patrice Evra juga dengan agresif menusuk pertahanan tim tamu lewat sayap kiri. Sementara itu, il Toro hanya mengandalkan serangan balik lewat Fabio Quagliarella dan Bruno Peres dari sisi kanan.

Petaka bagi Torino terjadi pada menit ke-13. Ketika itu, Omar El Kaddouri menghalau bola freekick Andrea Pirlo dengan menggunakan tangan di dalam kotak terlarang. Wasit Daniele Orsato pun langsung mengganjar tim tamu dengan tendangan penalti yang lalu dieksekusi oleh Arturo Vidal. Skor pun berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah pada menit ke-15.

Tertinggal satu gol membuat Torino tersentak. Mereka bermain lebih agresif dan menyerang pertahanan Juve seperti banteng yang terluka. Hingga akhirnya, pada menit ke-22, usaha il Toro untuk menyamakan kedudukan menjadi kenyataan.

Adalah Bruno Peres yang membuat para Juventini terdiam dengan aksi solo run-nya yang menggiring bola dari daerah pertahanan sendiri dan melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti Juve. Setelah memperdayai empat pemain Bianconeri, pemain Brasil tersebut akhirnya menaklukkan kiper Marco Storari dengan tembakan ke tiang jauh yang akhirnya memantul dan masuk menembus keperawanan gawang sang Nyonya Tua.

Berhasil menyamakan kedudukan tidak membuat Torino menerapkan strategi parkir bus. Mereka malah semakin berani keluar dan mengancam gawang Juve. Dua kali Amauri berusaha menjebol mantan klubnya tersebut, tapi usahanya gagal. Begitu juga dengan sepakan jarak jauh Giuseppe Vives pada menit ke-34 yang belum berhasil mengubah keadaan.

Merasa ditekan oleh Torino, Juve pun mulai bangkit dan melancarkan serangan. Tercatat, Carlos Tevez, Claudio Marchisio, Stephan Lichtsteiner, dan Arturo Vidal secara bergantian membombardir gawang Gillet. Hanya saja, penyelesaian akhir mereka yang buruk membuat skor tetap 1-1 hingga turun minum.

Pada awal babak kedua, Juve hampir dipermalukan oleh kolaborasi dari dua mantannya, Quagliarella dan Amauri. Namun, keberuntungan masih berpihak pada tuan rumah. Tembakan Quagliarella pada menit ke-52 yang tak terjangkau oleh Storari malah menerpa tiang dan selamatlah gawang sang Nyonya Tua.

Pada menit-menit selanjutnya, Torino kembali merepotkan pertahanan Juve lewat umpan-umpan yang dilepaskan oleh Bruno Peres. Sayap kanan il Toro itu memang layak menjadi man of the match dalam laga dini hari tadi. Meski demikian belum ada usahanya yang berhasil menjadi gol.

Juve sendiri terlihat kehabisan akal untuk menembus pertahanan Torino. Beberapa kali upaya yang dilakukan oleh Tevez, Vidal, dan Leo Bonucci tidak menemui hasil. Kalau tidak melenceng, ya dapat dimentahkan oleh Kamil Glik dkk.

Rasa geram yang menyelimuti tuan rumah semakin bertambah pada menit ke-76. Vidal terperangkap offside dan golnya pun dianulir oleh wasit. Dua menit kemudian, giliran Lichtsteiner yang mendapat kartu kuning kedua dan diusir keluar lapangan. Juve pun terpaksa meladeni Torino dengan 10 pemain saja.

Hingga memasuki injury time, skor 1-1 tidak berubah. Para Juventini sudah pasrah tim kesayangannya bakal kehilangan dua poin yang sangat berharga dengan hasil seri ini. Hingga akhirnya, sang Arsitek Andrea Pirlo berhasil mengubah keadaan pada menit terakhir.

Menerima umpan dari Vidal, Pirlo langsung melesatkan tembakan keras dari jarak sekitar 20 meter. Dengan indahnya, bola pun langsung meluncur masuk ke pojok kiri bawah gawang Torino. Sesaat setelah gol tersebut, wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir. Hegemoni Juve atas Torino pun tetap terjaga berkat sang Maestro Pirlo.

Meski menguasai bola hingga 61 persen, permainan Juve bisa dibilang tidak efektif. Dari 16 kali tembakan yang dilepaskan, hanya tiga yang on target dan dua menjadi gol. Di pihak lain, Torino yang tidak dominan dalam penguasaan bola, mampu menghasilkan 16 kali tembakan (5 on target) dan satu menjadi gol.

Kekalahan dalam Derby della Mole tersebut membuat Torino semakin terjerembab di peringkat ke-15 dengan 12 poin. Sementara itu, Juve tetap bertahan sebagai capolista dengan 34 poin. AS Roma, yang tadi menggelontor Inter dengan skor 4-2, masih tertinggal tiga angka di posisi kedua.

***

Ratings

Juventus (4-3-1-2): 6
Storari 6; Lichtsteiner 4.5, Bonucci 7, Chiellini 6.5, Evra 5.5; Marchisio 5.5/Pereyra 6 (64’), Pirlo 7, Pogba 5; Vidal 6.5; Llorente 5/Morata 6 (58’), Tevez 6/Ogbonna 6 (83’).
Coach: Allegri 6.5.

Torino (3-5-2): 6
Gillet 6; Maksimovic 6.5, Glik 6, Moretti 6.5; Bruno Peres 7.5, Vives 6/Benassi 5 (53’), Gazzi 6.5, El Kaddouri 5.5/Sanchez Mino 6 (90’), Darmian 6.5; Amauri 6, Quagliarella 6/Larrondo 6 (73’).
Coach: Ventura 6.

Referee: Orsato 7.5.

Man of the Match: Bruno Peres.

Review Serie A 2014-2015 Giornata 13: Juventus 2-1 Torino

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s