Review Serie A 2014-2015 Giornata 17: Juventus 1-1 Inter

Juventus kembali memetik hasil kurang memuaskan. Mengawali tahun baru 2015 dengan menjamu musuh bebuyutannya, Internazionale Milano, di Juventus Stadium, tim asuhan Max Allegri tersebut hanya mampu bermain imbang dengan skor 1-1.

Seperti ketika menghadapi Napoli di ajang SuperCoppa Italiana yang lalu, Juve langsung unggul duluan saat laga baru berlangsung lima menit. Carlos Tevez dengan cerdik menceploskan bola hasil umpan brilian Arturo Vidal ke gawang Inter yang dijaga oleh Samir Handanovic.

Setelah gol cepat tersebut, pertandingan tampaknya bakal berjalan mudah bagi sang Nyonya Tua. Meski sudah unggul, Juve tetap menekan pertahanan Inter dengan intensitas tinggi dan mendominasi penguasaan bola. Para Juventini pun tidak sabar menunggu gol selanjutnya dari tim pujaan mereka.

Apalagi, benteng pertahanan Inter tampaknya tidak cukup kuat dalam menghadapi gempuran Juve. Paul Pogba sempat memamerkan skillnya dengan meliuk-liuk mengecoh para bek Nerazzurri yang mengeroyoknya. Sayangnya, tembakan finishing gelandang muda asal Prancis tersebut masih mampu dimentahkan oleh kiper Handanovic yang memang tampil cemerlang.

Selain menggagalkan upaya Pogba, kiper Inter yang dibeli dari Udinese itu juga mampu menyelamatkan gawangnya dari tembakan Vidal. Penampilan gemilang Handanovic tersebut membuat usaha Juve menambah gol di babak pertama ibarat membentur tembok.

Hingga turun minum, skor tidak berubah. Tetap 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. Sementara itu, tim tamu tidak mampu melepaskan satu pun tembakan yang mengarah ke gawang Juve.

Pada babak kedua, Inter mulai bangkit dan melancarkan perlawanan. Terutama setelah Roberto Mancini memasukkan striker yang baru dipinjam dari Arsenal, Lukas Podolski. Kehadiran pemain yang hobi berfoto selfie tersebut membuat serangan La Beneamata sedikit lebih tajam.

Di pihak lain, intensitas permainan Juve di babak kedua mulai menurun. Para Juventini pun mulai terbayang-bayang dengan laga melawan Torino, Sampdoria, dan Napoli beberapa waktu yang lalu. Saat itu, Bianconeri yang mampu unggul satu gol di babak pertama, akhirnya hanya meraih hasil imbang setelah kebobolan di 45 menit kedua.

Apa yang dikhawatirkan para fans Juve pun kemudian menjadi kenyataan. Pada menit ke-64, Mauro Icardi, yang sepertinya memang ditakdirkan untuk menjebol gawang Juve, berhasil menaklukkan Gigi Buffon dan membuat kedudukan menjadi imbang.

Striker berkebangsaan Argentina itu memanfaatkan umpan Fredy Guarin di dalam kotak penalti Juve. Setelah itu, icardi mempermalukan Leonardo Bonucci yang mengawalnya, lalu menghujamkan tendangan silang mendatar untuk merobek keperawanan sang Nyonya Tua.

Setelah skor menjadi 1-1, tensi pertandingan pun meningkat. Wasit Luca Banti harus mengeluarkan beberapa kartu kuning untuk memperingatkan para pemain kedua tim yang tampak semakin panas. Klimaksnya, saat laga menyisakan beberapa menit, Mateo Kovacic harus menerima kartu merah setelah melakukan telek brutal terhadap Stephan Lichtsteiner. Inter pun terpaksa harus bertahan dengan mengandalkan sepuluh pemain saja.

Keunggulan jumlah personel tidak mampu dimanfaatkan oleh Juve karena waktu yang sudah menipis. Di masa injury time, kerja sama apik antara Pogba dan Tevez tidak mampu membobol gawang Handanovic. Hingga wasit meniup peluit tanda laga berakhir, kedudukan tetap imbang dengan skor 1-1.

Selama 90 menit, Juve sejatinya unggul dalam penguasaan bola sekitar 52 persen dan melesatkan tembakan sebanyak 11 kali (lima di antaranya on target dan satu menjadi gol). Sementara itu, meski mampu menghasilkan 13 tembakan, hanya dua dari upaya Inter tersebut yang mengarah tepat ke gawang Buffon dan satu yang menjadi gol.

Dengan hasil imbang di Derby d’Italia ini, Juve hanya mampu memetik satu kemenangan (itu pun melawan tim gurem Cagliari) dalam enam laga terakhirnya. Sebuah hasil yang patut diwaspadai oleh pelatih Allegri jika dia ingin kisah cintanya bersama La Vecchia Signora bertahan lama.

Memang, saat ini Claudio Marchisio dkk masih berdiri di puncak klasemen Serie A. Tetapi, keunggulan mereka sudah berkurang menjadi hanya satu poin dari AS Roma. Jika kembali terpeleset saat melawat ke “neraka” Napoli akhir pekan ini, bisa jadi posisi capolista milik Nyonya Tua bakal dikudeta oleh Serigala Ibu Kota.

***

Ratings

Juventus (4-3-1-2): 6.5
Buffon 6.5; Lichtsteiner 5.5, Bonucci 5, Chiellini 6.5, Evra 5.5; Marchisio 6.5, Pirlo 6.5, Pogba 7; Vidal 7/Pereyra 6 (77’); Tevez 6.5, Llorente 6/Morata 6 (63’)
Coach: Allegri 6.5.

Inter (4-3-2-1): 6.5
Handanovic 7.5; Campagnaro 5, Ranocchia 6, Juan Jesus 6, D’Ambrosio 6; Guarin 7, Medel 5.5, Kuzmanovic 5/Podolski 6.5 (54’); Kovacic 5.5, Hernanes 5.5/Osvaldo 6 (85’); Icardi 6.5/M’Vila 6 (89’).
Coach: Mancini 7.

Referee: Banti 5.5.

Man of the Match: Samir Handanovic.

Review Serie A 2014-2015 Giornata 17: Juventus 1-1 Inter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s