Review Serie A 2014-2015 Giornata 21: Udinese 0-0 Juventus

Derby Zebra di Liga Italia Serie A yang berlangsung pada giornata ke-21 kemarin malam WIB (01/01) berakhir dengan skor kacamata. Juventus, si Zebra Besar, yang bertandang sebagai tim tamu, tak kuasa menjebol pertahanan kokoh tim tuan rumah, si Zebra Kecil, Udinese.

Sejak awal laga, pertandingan berjalan membosankan. Skema identik 3-5-2 yang diterapkan oleh pelatih Andrea Stramaccioni dan Max Allegri membuat permainan kedua tim saling menetralkan satu sama lain. Meski dominan dalam penguasaan bola, Juve tidak mampu melepaskan serangan yang berbahaya. Bola hanya berputar dari kaki ke kaki dengan lambat. Sementara itu, Udinese lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik.

Tercatat, serangan yang dilancarkan oleh Bruno Fernandes sempat mengancam Juventus. Untungnya, gawang Gigi Buffon tidak sampai kebobolan karena finishing touch gelandang Udinese tersebut kurang sempurna. Sang Nyonya Tua sendiri tampak frustrasi karena tidak mampu menjebol gawang pasukan Friulliani di babak pertama. Upaya yang dilakukan oleh duet Carlos Tevez dan Fernando Llorente gagal menemui sasaran. Hingga turun minum, Juve dan Udinese sama-sama mandul tanpa gol.

Pada babak kedua, usaha Juve untuk memecah kebuntuan juga belum membuahkan hasil. Penampilan gemilang yang ditunjukkan oleh Allan menjadi salah satu penyebabnya. Gelandang asal Brasil itu sukses membuat trio lini tengah Juve, terutama Paul Pogba, tidak berkutik dengen tekel-tekel mautnya. Andrea Pirlo juga tampil di bawah standar. Sang Maestro tidak mampu mengeluarkan umpan-umpan magisnya untuk menembus pertahanan Udinese.

Strategi yang tidak berubah juga membuat permainan Juve dan Udinese di babak kedua monoton. Stramaccioni teteup kekeuh dengan pola 3-5-2 dan hanya melakukan satu kali pergantian pemain. Begitu juga dengan Allegri yang sepertinya tidak berusaha membuat La Vecchia Signora tampil agresif. Mantan pelatih yang dicampakkan oleh AC Milan itu hanya memasukkan Simone Padoin dan Alvaro Morata untuk menggantikan Patrice Evra dan Fernando Llorente yang tampil loyo.

Meski demikian, Juve bukannya tanpa peluang emas. Pada menit ke-86, Tevez yang menerima umpan dari Pogba tinggal berhadapan dengan kiper Karnezis. Sayangnya, tendangan jarak dekat striker asal Argentina itu malah melambung tinggi. Kegagalan Carlitos tersebut membuat Udinese terselamatkan dari kekalahan.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor tetap 0-0. Meski sangat dominan dalam penguasaan bola (sampai 66 persen), Juve hanya mampu melepaskan dua shot on target dari 13 kali tembakan. Sementara itu, meski cuma menguasai bola 34 persen, tim tuan rumah Udinese bermain cukup efektif. Antonio Di Natale dkk sempat melepaskan tembakan hingga 11 kali dan dua di antaranya on target.

Dengan hasil seri ini, Juventus tetap memimpin klasemen dengan keunggulan tujuh poin dari AS Roma. Serigala Ibu Kota membuang kesempatan untuk mendekati sang Nyonya Tua karena ditahan imbang 1-1 oleh tim gurem Empoli di kandang sendiri sehari sebelumnya.

***

Ratings

Udinese (3-5-2): 7
Karnezis 6; Heurtaux 6, Danilo 6.5, Piris 7; Widmer 6.5, Allan 7.5, Bruno Fernandes 6.5, Guilherme 6, Gabriel Silva 5/Pasquale 6 (66′); Di Natale 6.5, Thereau 6.5.
Coach: Stramaccioni 7.

Juventus (3-5-2): 6
Buffon 6.5; Caceres 5.5, Bonucci 6, Chiellini 6; Lichtsteiner 5.5, Pereyra 6.5, Pirlo 5.5, Pogba 5.5, Evra 5/Padoin 6 (74′); Tevez 5.5, Llorente 5/Morata 6 (67′).
Coach: Allegri 6.

Referee: Gervasoni 5.5.

Man of the Match: Allan.

Review Serie A 2014-2015 Giornata 21: Udinese 0-0 Juventus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s