Review Formula 1 Bahrain Grand Prix 2015

Ferrari kembali membuktikan diri layak menjadi pesaing utama Mercedes musim ini. Hal tersebut terlihat dalam balapan di Sirkuit Sakhir, hari Minggu malam kemarin WIB (19/04). Meski gagal “mencuri” kemenangan dari tim Silver Arrows seperti di Malaysia, tim Kuda Jingkrak berhasil naik podium di Bahrain, alias empat kali beruntun pada awal musim ini.

Bedanya, jika di tiga balapan sebelumnya selalu Sebastian Vettel yang berjaya, di Bahrain kemarin giliran pebalap ganteng idola para cewek ababil, Kimi Raikkonen, yang naik podium. The Iceman, yang start dari posisi keempat, berhasil finish di posisi kedua di belakang Lewis Hamilton. Sementara itu, Vettel yang sejatinya start dari posisi kedua, harus puas finish di posisi kelima setelah mengalami kerusakan hidung mobil beberapa lap menjelang lomba berakhir.

Podium di GP Bahrain kemarin sekaligus menjadi podium pertama bagi Kimi setelah kembali bersama Ferrari. Musim lalu, pebalap asal Finlandia itu selalu gagal finish tiga besar. Mentok-mentoknya, juara dunia tahun 2007 itu hanya finish keempat, yaitu di GP Belgia. Tak pelak, pada akhir musim, Raikkonen hanya mampu bertengger di posisi ke-15 klasemen pebalap.

Musim ini, dari tiga balapan yang sebelum GP Bahrain, Kimi gagal menyelesaikan lomba di Australia dan maksimal hanya finish keempat, seperti di Malaysia dan Shanghai pekan lalu. Alhasil, podium kemarin juga menjadi podium yang pertama bagi Raikkonen sejak GP Korea tahun 2013. Kala itu, mantan penggawa McLaren tersebut masih membalap untuk tim Lotus.

Melihat hasil sesi latihan dan kualifikasi di GP Bahrain, Ferrari sebenarnya berpeluang “mencuri” kemenangan dari Mercedes seperti di Malaysia. Temperatur padang pasir di Sakhir yang panas membuat ban cepat habis. Dan, tim asal Italia itu musim ini dikenal sangat baik dalam menghemat pemakaian ban. Namun, kerusakan sayap depan mobil yang dialami oleh Vettel membuyarkan harapan tersebut.

Dibandingkan Kimi, Vettel sebenarya lebih berpeluang untuk mengalahkan Hamilton karena mantan pebalap Red Bull itu start dari posisi kedua. Ditambah lagi, Hamilton mengalami kerusakan rem pada saat-saat terakhir sebelum finish. Jika Vettel tidak melakukan kesalahan dan melebar keluar dari trek saat ditekan oleh Nico Rosberg, pebalap Jerman tersebut memiliki kesempatan untuk memenangi GP Bahrain.

Dua mobil Mercedes kemarin memang mengalami masalah pada rem. Hal itulah yang menyebabkan Rosberg akhirnya bisa disalip oleh Kimi satu lap menjelang finish. Sebelumnya, pada awal lomba, Rosberg juga melakukan kesalahan saat start dan membuatnya disalip Raikkonen di Tikungan 1. Dengan hilangnya posisi kedua di Bahrain tersebut, Nico (66 poin) semakin tertinggal dari Hamilton (93 poin) yang saat ini memimpin klasemen sementara pebalap.

Sementara itu, tim Williams, yang pada awal musim digadang-gadang sebagai pesaing utama Mercedes, kembali bermasalah di Bahrain. Saat melakukan lap pemanasan sebelum lomba,mobil Felipe Massa tiba-tiba mogok karena mengalami masalah kelistrikan. Akibatnya, mantan pebalap Ferrari yang sejatinya start dari posisi keenam itu harus memulai lomba dari pitlane. Untungnya, dengan perjuangan keras, rekan setim Valtteri Bottas tersebut masih mampu finish di posisi kesepuluh dan mempersembahkan satu poin untuk Williams.

Di lain pihak, McLaren-Honda, meski tampil tidak jelek-jelek amat, harus menunda impiannya untuk meraih angka musim ini. Hal ini dikarenakan Jenson Button tidak bisa ikut berlomba. Mobil suami Jessica Michibata itu mengalami kerusakan ERS. Akhirnya, Fernando Alonso harus berjuang sendirian dari barisan belakang dan hanya bisa finish di posisi kesebelas.

Nasib yang lebih baik dari McLaren dialami oleh Red Bull. Tim yang sedang berselisih dengan pemasok mesin Renault itu berhasil menempatkan dua pebalapnya menembus sepuluh besar. Daniel Ricciardo mengakhiri lomba di posisi keenam, meski setelah melewati garis finish mesin mobilnya meledak, dan Daniil Kvyat di posisi kesembilan.

Setelah serangkaian lomba di Australia dan Asia, selanjutnya sirkus F1 akan pulang ke Eropa dan break selama tiga pekan. GP Spanyol bakal menjadi seri pembuka di benua Biru pada tanggal 8-10 Mei 2015. Apakah Mercedes kembali berjaya? Ataukah Ferrari berhasil mengejar ketertinggalannya? Mampukah McLaren meraih poin perdananya? Semua jawabannya ada di Catalunya!

Review Formula 1 Bahrain Grand Prix 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s