Preview Formula 1 Gran Premio de Espana 2015

Setelah jeda tiga pekan, sirkus balap Formula 1 bakal kembali ke rumahnya di Eropa, akhir pekan ini. Grand Prix Spanyol akan menjadi seri pembuka setelah empat lomba sebelumnya dihabiskan di Australia dan Asia. Seperti musim-musim sebelumnya, waktu istirahat yang cukup panjang biasanya digunakan oleh tim-tim F1 untuk melakukan upgrade. Di Barcelona ini, kita akan melihat sampai sejauh mana perkembangan mobil-mobil mereka.

Mercedes tetap akan menjadi unggulan utama. Dengan menggondol kemenangan tiga kali dari empat seri perdana musim ini, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg jelas dijagokan untuk kembali berjaya di Catalunya. Namun, Ferrari yang sempat mencuri kemenangan di Malaysia juga bisa kembali merusak prediksi tersebut.

Setelah terpuruk musim lalu, tahun ini Ferrari memang sudah bisa mendekati Mercedes. Power mesin buatan Italia itu sudah mampu menyaingi pabrikan Jerman tersebut. Dalam hal kecepatan di trek lurus, tim dari Maranello itu kini tidak tertinggal jauh dari the Silver Arrows. Hal itu diakui oleh non-eksekutif chairman Mercedes yang juga legenda Ferrari, Niki Lauda. Saat ini, Mercy hanya unggul atas tim Kuda Jingkrak dari segi aerodinamika yang memberi keuntungan downforce pada mobil mereka saat melibas tikungan.

Ferrari sendiri meminimalkan ketertinggalan aerodinamika dengan memaksimalkan manajemen ban. Hal itu sudah terbukti di Sepang saat Sebastian Vettel bisa mengalahkan Hamilton dan Rosberg berkat strategi pit stop yang brilian. Di Bahrain tiga pekan lalu, pemakaian ban yang tepat juga membuat Kimi Raikkonen mampu naik podium untuk pertama kali pada periode keduanya bersama Ferrari.

Sementara itu, tim juara dunia empat kali, Red Bull Racing, yang cukup terpuruk di awal musim ini, berharap jeda tiga pekan bisa dimanfaatkan oleh Renault untuk mengembangkan mesin. Dibandingkan Mercedes dan Ferrari, pabrikan asal Prancis itu memang cukup tertinggal. Di Spanyol weekend ini, dengan mempelajari kesalahan dari empat lomba sebelumnya, Renault menjanjikan upgrade mesin yang bisa meningkatkan performa Red Bull, dan tim satelitnya, Toro Rosso.

Di lain pihak, Williams, yang menjadi unggulan kedua saat pramusim, berharap bisa mengejar ketertinggalan mereka dari Mercedes dan Ferrari dengan menerapkan manajemen ban yang baik. Secara top speed di trek lurus, karena sama-sama menggunakan mesin Mercy, Felipe Massa dan Valtteri Bottas sebenarnya tidak tertinggal jauh dari the Silver Arrows. Untuk memantapkan strategi baru, Williams bakal memaksimalkan sesi free practice dengan menurunkan development driver mereka, Susie Wolff. Itu akan menjadi penampilan perdana pebalap wanita tersebut musim ini.

Selain empat tim di atas, satu tim lagi yang layak dicermati adalah McLaren-Honda. Pada empat seri awal, kolaborasi Inggris-Jepang yang dulu pernah berjaya di jaman Ayrton Senna itu belum menunjukkan hasil yang menggembirakan. Fernando Alonso dan Jenson Button silih berganti mengalami masalah. Alhasil, posisi tertinggi yang bisa mereka capai adalah finish ke-11. Akibatnya, menjelang lomba kelima ini, McLaren masih mandul, alias belum menuai poin satu pun.

Meski saat ini terpuruk, McLaren sebenarnya tetap yakin CLBK mereka dengan Honda menjanjikan masa depan yang cerah. Untuk bangkit kembali menjadi tim yang disegani, Team Principal Ron Dennis sudah melakukan berbagai langkah, di antaranya merekrut sejumlah mekanik yang berpengalaman. Direktur Balap Eric Boullier juga menyatakan timnya saat ini sedang bergairah untuk mengejar ketertinggalan. Mereka tak akan berhenti hingga McLaren kembali menjadi juara. Kebangkitan Alonso dan Button hanya tinggal menunggu waktu.

Adapun, hasil balapan GP Spanyol ini biasanya menjadi tanda tim mana yang bakal berjaya di sepanjang musim. Karakter sirkuit yang komplet membuat Barcelona menjadi tempat melakukan ujicoba saat pramusim. Mobil yang menang di sini biasanya juga bakal menjadi juara pada akhir musim. Maka dari itu, setiap tim akan berlomba-lomba untuk mengukur kekuatan mereka di Catalunya.

Sirkuit Barcelona juga dikenal cukup boros ban karena terdiri dari tikungan-tikungan cepat dan aspalnya juga kasar. Untuk itu, Pirelli selaku pemasok, bakal menyiapkan dua tipe ban, yaitu medium (warna putih) dan hard (warna oranye). Berkaca dari musim-musim sebelumnya, selama lomba biasanya para pebalap akan menerapkan strategi pit stop dua kali untuk mengganti ban.

Cuaca akhir pekan ini diramalkan cerah, kering, dan hangat. Temperatur pada saat lomba bakal mencapai 26 derajat Celsius. Para pebalap akah melahap sirkuit sepanjang 4,655 kilometer itu sebanyak 66 lap atau sekitar 307,104 kilometer.

Formula 1 Gran Premio de Espana Pirelli 2015 akan dimulai pada hari Jumat, 8 Mei 2015, dengan sesi Free Practice 1 (15.00 WIB) dan Free Practice 2 (19.00 WIB). Hari Sabtu, 9 Mei 2015, akan diawali sesi Free Practice 3 (16.00 WIB) dan dilanjutkan sesi Qualifying (19.00 WIB). Hari Minggu, 10 Mei 2015, adalah Raceday dengan start lomba mulai pukul 19.00 WIB. Live di FOX Sports. Selamat menonton!

Preview Formula 1 Gran Premio de Espana 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s