Review EURO 2016 Qualifiers Group H Matchday 6: Kroasia 1-1 Italia

Italia kembali gagal menaklukkan Kroasia. Laga grup H Kualifikasi EURO 2016 di Stadion Poljud, Split, yang berlangsung tanpa penonton itu berkesudahan imbang dengan skor 1-1. Gli Azzurri yang sudah 73 tahun tidak mampu mengalahkan eks negara pecahan Yugoslavia itu pun harus menunggu lebih lama lagi untuk meraih kemenangan.

Meski tidak ada penonton karena Kroasia tengah menjalani hukuman dari UEFA, pertandingan yang berlangsung pada hari Sabtu (13/06) dini hari WIB kemarin tetap diwarnai kontroversi. Salah satunya adalah munculnya gambar swastika alias logo NAZI di atas lapangan rumput yang dituding sebagai bentuk psywar oleh pihak Italia. FIGC pun langsung mengajukan protes kepada UEFA yang kemudian disusul dengan permintaan maaf dari kubu Kroasia.

Pada saat laga berjalan, sejumlah kejadian kontroversial juga terjadi. Terutama disebabkan oleh keputusan wasit Atkinson yang menganulir gol onside Italia dan mengesahkan gol offside Kroasia. Gli Azzurri pun merasa dirugikan oleh hal tersebut karena seharusnya bisa membawa pulang tiga poin dari Split.

Sejak laga dimulai, kedua tim tampak langsung tancap gas. Pada menit ke-6, penetrasi Darijo Srna dari sisi kanan lapangan terpaksa dihentikan oleh Davide Astori di dalam kotak terlarang. Tak ayal, wasit langsung menunjuk titik putih dan menjatuhkan penalti bagi Italia.

Beruntung, tendangan Mario Mandzukic yang bertindak sebagai algojo bisa dimentahkan oleh kiper sekaligus kapten Gianluigi Buffon. Seperti halnya bagi Juventus, San Gigi tampaknya masih layak diandalkan sebagai Santo Pelindung bagi Italia.

Pada menit ke-10, Stephan El Shaarawy yang mendapat umpan dari Graziano Pelle berhasil menjebol gawang Danijel Subasic. Namun, wasit langsung menganulir gol tersebut karena menganggap striker AC Milan itu dalam posisi offside. Dari tayangan ulang di televisi, terlihat El Sha dalam posisi onside. Di sinilah awal drama itu terjadi…

Saat para pemain Italia sibuk melakukan protes kepada wasit dan hakim garis, tiba-tiba Kroasia, tanpa mengindahkan fair play, melakukan serangan balik cepat. Ivan Rakitic yang melakukan tusukan dari sisi kanan berhasil mengirimkan umpan ke depan gawang Buffon yang langsung disambar oleh Mandzukic.

Dari tayangan ulang di televisi, terlihat striker Atletico Madrid tersebut dalam posisi offside. Namun, wasit lagi-lagi membuat keputusan yang merugikan Italia dengan mengesahkan gol tersebut. Tak lupa, Buffon juga diberi hadiah kartu kuning karena dianggap melakukan protes yang berlebihan. Skor pun berubah 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Tertinggal satu gol, Italia tidak menyerah dan terus berusaha menyamakan kedudukan. Usaha tim yang ter-dzolimi ini akhirnya menuai hasil pada menit ke-36. Umpan tendangan bebas Andrea Pirlo ke dalam kotak penalti Kroasia menyentuh tangan Mandzukic. Kali ini, wasit bertindak tepat dengan langsung menunjuk titik putih.

Antonio Candreva yang maju sebagai eksekutor tak membuang kesempatan itu. Dengan tenang, winger asal Lazio itu mengecoh kiper Subasic dengan gerakan ala Panenka. Skor pun menjadi sama kuat 1-1 dan bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, pertandingan berjalan relatif imbang. Namun, tidak banyak peluang yang tercipta karena bola lebih banyak berkutat di lini tengah. Meski terus berusaha menggedor pertahanan Italia, upaya Kroasia untuk meraih keunggulan akhirnya pupus saat kapten tim Darijo Srna terkena kartu kuning kedua dan harus keluar dari lapangan pada penghujung babak kedua.

Hingga 90 menit usai, skor tetap 1-1. Italia sebenarnya lebih mendominasi ball possession sebanyak 59 persen. Namun, dari delapan tembakan yang dilepaskan Claudio Marchisio dkk, hanya empat yang on target dan satu yang menjadi gol. Itu pun lewat penalti. Sementara itu, dari 10 tembakan Kroasia, hanya tiga yang mengarah ke sasaran dan satu yang menembus gawang lawan. Itu pun dicetak dalam posisi yang sebenarnya offside.

Dengan hasil imbang ini, Kroasia masih kukuh di puncak klasemen grup H dengan 14 poin dari enam laga. Italia yang tertinggal dua angka menguntit tepat di belakangnya. Jika kedudukan ini tidak berubah hingga matchday ke-10, kedua tim tersebut bakal sama-sama lolos ke Prancis tahun depan.

***

Ratings

Kroasia (4-2-3-1): 6.5
Subasic 6.5; Srna 6.5, Vida 6.5, Schildenfeld 6.5, Pranjic 6.5/Vrsaljko 6 (73′); Brozovic 6.5, Rakitic 7; Olic/Rebic 6 (46′) 6, Kovacic 6.5/Leovac 6 (90′), Perisic 6.5; Mandzukic 6.5.
Coach: Kovac 6.5.

Italia (4-3-3): 6.5
Buffon 7/Sirigu 6 (46′); De Silvestri 6/De Sciglio 6 (27′), Bonucci 6, Astori 5, Darmian 6; Parolo 6, Pirlo 6.5, Marchisio 6.5; Candreva 7, Pelle 6, El Shaarawy 6/Ranocchia 6 (80′).
Coach: Conte 6.5.

Referee: Atkinson 4.

Man of the Match: Antonio Candreva.

Review EURO 2016 Qualifiers Group H Matchday 6: Kroasia 1-1 Italia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s