Preview Formula 1 British Grand Prix 2015

Sirkus Formula 1 musim 2015 bakal menyambangi Inggris akhir pekan ini. Persaingan antara duo Mercedes di puncak klasemen akan tetap berlanjut di Silverstone. Saat ini, keduanya hanya dipisahkan dengan jarak 10 poin. Setelah dipecundangi di Austria, Lewis Hamilton tentu saja ingin menang di rumah sendiri dan kembali memperlebar gap dengan Nico Rosberg di peringkat kedua.

Di belakang Mercedes, Ferrari yang membawa sejumlah upgrade juga ingin kembali naik podium, sekaligus mencuri kemenangan di Inggris kalau memang memungkinkan. Dua pekan lalu, Sebastian Vettel harus mengakui keunggulan Valtteri Bottas yang mempersembahkan podium pertamanya bagi tim Williams musim ini. Di Silverstone, yang juga merupakan balapan kandang bagi Williams, Bottas pasti ingin kembali mengalahkan Ferrari. Begitu juga dengan Felipe Massa.

Di papan tengah, ada Force India yang melakukan upgrade besar pada mobilnya. Tim milik Vijay Mallya itu akan bersaing dengan Red Bull yang masih bermasalah dengan mesin Renaultnya. Selain itu, juga ada Lotus, yang juga akan menjalani balapan kandang mereka di Silverstone, dan Scuderia Toro Rosso dengan duet pebalap ababilnya, Max Verstappen dan Carlos Sainz, Jr.

Untuk tim-tim papan bawah, mata para F1 mania akan tertuju pada McLaren-Honda. Wajar saja, karena balapan di Silverstone weekend ini juga bakal menjadi balapan kandang bagi tim asal Inggris terbesar yang musim ini baru meraih empat poin tersebut. Apakah Fernando Alonso dan Jenson Button akan kembali terpuruk di hadapan para pendukung setia mereka?

Insiden dengan Kimi Raikkonen dua pekan lalu di Austria memang membuat Alonso kembali merana. Akibat crash tersebut, mobilnya rusak berat dan pebalap asal Spanyol tersebut terpaksa mengganti mesinnya dengan mesin bekas pakai, bukan mesin baru.

Kenapa bukan mesin baru? Seperti yang kita tahu, di Austria dua pekan lalu, Alonso dan Button terkena penalti mundur 25 posisi start dan terpaksa memulai lomba dari pit lane. Hal itu dikarenakan mereka telah melampaui batas penggunaan empat mesin dalam semusim. Padahal, ini baru menginjak seperempat musim, belum pertengahan musim. Alonso dan Button sudah menggunakan mesin kelima mereka.

Kinerja mesin Honda yang gampang jebol memang membuat McLaren terpuruk di awal musim ini. Maka dari itu, agar tidak menambah penalti lagi, McLaren memutuskan untuk menggunakan mesin lama untuk mobil Alonso pada balapan GP Inggris akhir pekan ini. Beruntung bagi Button, di Austria mobilnya hanya mengalami kerusakan sensor dan tidak perlu sampai ganti mesin seperti Alonso.

Di antara empat pemasok mesin di F1 musim ini, performa Honda memang paling lemah bila dibandingkan Mercedes, Ferrari, dan Renault. Meski demikan, pabrikan asal Jepang itu belum akan memanfaatkan “token” untuk merombak mesin seperti yang sudah dilakukan oleh Ferrari. Sebagai gantinya, mereka akan memaksimalkan setting-an mesin agar sesuai dengan aerodinamika sasis mobil McLaren MP4-30.

Akhir pekan ini akan menjadi taruhan apakah penyesuaian yang dilakukan oleh McLaren-Honda menunjukkan hasil. Jika kembali ngadat, mereka akan menuai malu di hadapan para pendukung sendiri di Inggris. Jenson Button sebagai salah satu jagoan tuan rumah tentu saja juga ingin meraih hasil bagus saat membalap di kampung halamannya.

Sementara itu, Alonso yang sempat frustrasi dan mengkritik McLaren-Honda karena membuatnya tampil seperti pebalap amatir, menyatakan rasa optimismenya. Bersama Button, mantan pebalap Ferrari itu yakin lambat-laun duet McLaren dan Honda akan bangkit dan mencapai kejayaan seperti di zaman almarhum Ayrton Senna dulu.

Balapan di Silverstone akhir pekan ini juga memberi peluang bagi Alonso untuk menyumbangkan poin pertamanya bagi McLaren. Hingga delapan seri balap musim ini, Alonso tidak pernah berhasil finish di posisi 10 besar. Sudah lima kali juara dunia 2005 dan 2006 itu gagal finish, dengan empat kali di antaranya mogok dan sekali crash. Mantan pebalap Renault tersebut tentu saja ingin segera mengakhiri mimpi buruknya.

Di lain pihak, Pirelli selaku pemasok akan menyediakan dua tipe ban, yaitu hard (bertanda oranye) dan medium (bertanda putih). Balapan di Sirkuit Silverstone, yang panjangnya 5,891 kilometer, akhir pekan ini akan berlangsung dalam 52 lap atau 306,747 kilometer. Cuaca diperkirakan cerah dan hangat dengan suhu berkisar 23 derajat Celcius pada saat lomba. Meski demikian, tetap ada peluang untuk hujan badai pada sore hari.

2015 Formula 1 British Grand Prix akan dimulai pada hari Jumat, 3 Juli 2015, dengan sesi Free Practice 1 (16.00 WIB) dan Free Practice 2 (20.00 WIB). Hari Sabtu, 4 Juli 2015, akan diawali sesi Free Practice 3 (16.00 WIB) dan dilanjutkan sesi Qualifying (19.00 WIB). Hari Minggu, 5 Juli 2015, adalah Raceday dengan start lomba mulai pukul 19.00 WIB. Live di FOX Sports. Selamat menonton!

Preview Formula 1 British Grand Prix 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s