Review Champions League 2015-2016 Group D Matchday 1: Manchester City 1-2 Juventus

Wajar saja Manchester City diunggulkan untuk mengalahkan Juventus saat kedua tim bersua di Etihad Stadium, hari Rabu (16/09) dinihari WIB kemarin. Performa Kun Aguero dkk yang ganas di Premier League dengan menyapu bersih lima kemenangan tanpa pernah kebobolan menjadi penyebabnya. Sementara itu, Juve sedang terpuruk di papan bawah Serie A tanpa pernah menang dalam tiga laga perdana.

Namun, kenyataan yang terjadi malah sebaliknya. The Citizens dipermak 1-2 oleh sang Nyonya Tua di hadapan para pendukung mereka sendiri. Meski sempat tertinggal lewat gol bunuh diri Giorgio Chiellini, Juve mampu bangkit dan menghantam City berkat dua gol cantik M & M, Mario Mandzukic dan Alvaro Morata.

Bagi Juve, musim ini memang sebuah anomali. Setelah menjalani start terburuk sepanjang masa di Serie A, Bianconeri memulai kampanye mereka di Liga Champions dengan hasil yang bisa dibilang terbaik dalam satu dekade terakhir. Biasanya, yang terjadi adalah kebalikannya. Berjaya di Italia, tapi melempem di Eropa.

Pertandingan sebenarnya berjalan lambat sejak awal babak pertama. Juventus dan City seakan saling menunggu dan tidak berani melancarkan serangan. Tim tamu baru mulai mengancam pertahanan tuan rumah pada menit ke-12. Juan Cuadrado yang menyisir dari sayap kanan melepaskan umpan ke depan gawang Joe Hart yang langsung disambut oleh sundulan Paul Pogba. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena di situ juga ada Morata yang dianggap offside.

City sendiri yang sebenarnya lebih dominan dalam penguasaan bola tak mampu menembus ketatnya pertahanan Juve. Akhirnya, Yaya Toure dkk hanya melepaskan tembakan-tembakan jarak jauh lewat Aleksandar Kolarov dan Fernandinho yang nyatanya tidak mampu mengancam gawang Buffon. Hingga babak pertama usai, skor kacamata 0-0 tetap tidak berubah.

Pada babak kedua, pertandingan berjalan lebih terbuka. Kedua tim tampak lebih berani untuk melakukan serangan. Pada menit ke-57, City mendapat sepak pojok yang diambil oleh David Silva. Sejurus kemudian, bola yang melayang di atas kotak penalti Juve berusaha disundul oleh Vincent Kompany yang melakukan duel udara dengan Giorgio Chiellini. Namun, bola malah menembus gawang Buffon setelah terkena kepala Chiellini yang dijadikan tumpuan oleh Kompany.

Merasa dilanggar oleh Kompany, Chiellini melakukan protes ke wasit. Tapi, sang pengadil tetap pada pendiriannya untuk mengesahkan gol tersebut sebagai gol bunuh diri Chiellini. Skor pun berubah 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah.

Beberapa menit kemudian, Juve yang sedang tertekan karena tertinggal satu gol langsung dicerca serangan oleh Manchester City. Untungnya, Buffon tampil luar biasa dalam menjaga gawang. Terhitung, ada dua peluang emas dari Raheem Sterling dan David Silva yang mampu dihalau oleh kiper juara dunia 2006 tersebut.

Setelah dengan sabar menunggu kelengahan City, Juve akhirnya mampu menyamakan skor pada menit ke-70. Pogba dari sisi kiri dengan cerdik mengirim umpan lambung ke depan gawang Joe Hart yang langsung disontek oleh Mandzukic yang meloloskan diri dari jepitan Kompany dan Mangala. Kedudukan pun menjadi sama kuat 1-1.

Kebobolan untuk pertama kalinya musim ini membuat City mulai panik. Ditambah lagi, Kompany juga cedera dan harus digantikan oleh Nicolas Otamendi lima menit berselang. Tak berapa lama kemudian, bencana pun datang. Meski dihadang oleh para bek City di depan kotak penalti, Morata masih mampu melepas tembakan melengkung yang menembus gawang Joe Hart dengan indahnya. Skor pun berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan tim tamu.

Di tengah keputusasaan, City memasukkan Kun Aguero yang sebenarnya belum fit karena masih cedera. Namun, striker andalan Argentina itu tak mampu berbuat apa-apa untuk menyelamatkan timnya dari kekalahan pertama mereka musim ini. Hingga wasit meniup peluit akhir, skor tetap tidak berubah untuk kemenangan Juventus.

Selama 90 menit, City sebenarnya lebih dominan dalam penguasaan bola hingga 59 persen. Hanya saja, dari 13 tembakan yang mereka lepaskan, cuma lima yang on target dan satu yang menjadi gol. Kehebatan Buffon menjadi salah satu penyebab kemandulan Wilfried Bony dkk. Sementara itu, meski hanya melesatkan 10 tembakan dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang, Juve secara efektif mampu mengonversinya menjadi dua gol.

***

Ratings

Manchester City (4-2-3-1): 5
Hart 6; Sagna 6, Kompany 6.5/Otamendi 5.5 (75′), Mangala 5, Kolarov 6; Fernandinho 6, Toure 6.5; Sterling 6/De Bruyne 6 (71′), Silva 6, Nasri 4.5/Aguero 6 (83′); Bony 5.
Coach: Pellegrini 5.

Juventus (4-3-3): 7.5
Buffon 8; Lichtsteiner 6.5, Bonucci 6.5, Chiellini 6.5, Evra 6.5; Sturaro 5.5, Hernanes 6.5, Pogba 7; Cuadrado 6.5, Mandzukic 7/Dybala 6 (78′), Morata 7/Barzagli 6 (85’).
Coach: Allegri 7.

Referee: Skomina 5.

Man of the Match: Gianluigi Buffon.

Review Champions League 2015-2016 Group D Matchday 1: Manchester City 1-2 Juventus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s