Preview La Liga Musim 2015-2016

Kompetisi Primera Division Spanyol sudah dimulai Sabtu (22/8). Jika membicarakan tentang La Liga, tentu saja tidak bisa lepas dari dua klub raksasa yang bernama Real Madrid dan Barcelona. Bagaimana tidak, dalam satu dekade terakhir, hanya Atletico Madrid yang mampu mematahkan hegemoni dua seteru klasik tersebut.

Musim ini, Barca dan Real diperkirakan bakal tetap dominan. Namun, ada beberapa pertanda pada awal musim ini yang bisa saja membuat keduanya kembali gagal seperti ketika mereka dipecundangi oleh Atleti pada tahun 2014 yang lalu.

Meski berstatus sebagai treble winners, pada pramusim, penampilan Barcelona bisa dibilang tidak terlalu meyakinkan. Tim besutan Luis Enrique itu gagal total pada ajang International Champions Cup di Amerika Serikat. Lalu, pada UEFA Super Cup, meski berhasil menang 5-4 atas Sevilla, gawang Marc-Andre Ter Stegen kebobolan banyak gol dan Lionel Messi dkk harus melawati babak perpanjangan waktu sebelum Pedro muncul dari bangku cadangan sebagai dewa penyelamat.

Tanda-tanda penurunan Barca yang terkini adalah saat mereka dipermalukan Athletic Club empat gol tanpa balas pada leg pertama SuperCopa De Espana. Lalu, pada leg kedua di Camp Nou, Luis Suarez dkk tak kuasa menundukkan tim asal Basque tersebut dan hanya mampu bermain imbang 1-1 lewat gol Messi. Tak ayal, La Blaugrana pun gagal mewujudkan ambisi sextuple alias meraih enam gelar sekaligus seperti yang pernah mereka torehkan di musim pertama Pep Guardiola pada tahun 2009. Yang bikin miris, dalam tiga laga terakhir, gawang Barcelona kebobolan sembilan gol.

Selain penurunan performa, Barca juga dipusingkan dengan embargo transfer dari FIFA. Dua rekrutan anyar, Aleix Vidal dan Arda Turan, baru boleh dimainkan pada bulan Januari 2016. Pedro juga sudah hengkang ke Chelsea, dan Neymar terserang virus gondong pada awal musim ini. Mau tak mau, Barcelona harus mengandalkan tenaga para pemain mudanya, seperti Sergi Roberto, Rafinha, dan Munir El Haddadi, dalam enam bulan ke depan.

Sementara itu, entrenador baru Real Madrid, Rafael Benitez, cukup optimistis bisa menghentikan dominasi Barcelona. Menurut pelatih gendut yang disarankan untuk diet oleh Jose Mourinho itu, tim-tim semacam Valencia dan Sevilla juga bisa mengejutkan seperti halnya Atletico Madrid pada musim 2013/2014. Jadi, persaingan untuk menjadi juara La Liga tidak hanya berkutat pada Barca dan Real.

Madrid sendiri memang sangat berhasrat untuk bangkit setelah musim lalu gagal total. Meski sudah kehilangan santo pelindung, Iker Casillas, yang hengkang ke Porto, dan (hingga tulisan ini dibuat) belum berhasil menggaet David De Gea dari Manchester United, Benitez masih memiliki Keylor Navas dan Kiko Casilla di bawah mistar. Selain itu, Los Blancos juga berhasil merekrut Danilo dan Mateo Kovacic serta menggaet kembali Casemiro dan Lucas Vazquez.

Salah satu kelemahan Real adalah ketergantungan pada sosok Cristiano Ronaldo yang masih sangat besar. Jika CR7 absen atau cedera, Madrid tidak lagi memiliki mesin gol yang bisa diandalkan. Apalagi jika Karim Benzema jadi hengkang ke Arsenal. Maka dari itu, banyak pengamat yang masih meragukan kemampuan Sergio Ramos dkk dalam mendongkel hegemoni Barcelona musim ini.

Setelah Madrid, tim yang berpotensi menjadi batu sandungan bagi Barcelona adalah Atletico. Klub yang sekota dengan Real itu cukup jor-joran musim ini dengan menggaet beberapa pemain bintang. Setelah melepas Mario Mandzukic ke Juventus, mereka mendatangkan Jackson Martinez, Yannick Ferreira Carrasco, dan Luciano Vietto. Selain itu, Diego Simeone berhasil menarik kembali Filipe Luis yang gagal di Chelsea.

Keunggulan utama Atleti adalah kerja sama tim yang sangat kompak dan semakin tajamnya lini depan mereka dengan kehadiran Jackson dari Porto. Apalagi, jika mampu mempertahankan Antoine Griezmann agar tidak hengkang ke klub-klub kaya, mesin gol Los Rojiblancos bakal semakin mengerikan. Kelemahan Diego Godin dkk mungkin adalah kreativitas di lini tengah yang berkurang setelah Arda Turan digaet Barcelona dan belum adanya pengganti bek tengah Miranda yang pindah ke Inter.

Selain Atletico, Valencia yang bangun dari tidurnya setelah dibeli oleh taipan asal Singapura, Peter Lim, juga tidak bisa diremehkan. Musim lalu, tim besutan Nuno Espirito Santo itu berhasil menembus empat besar. Musim ini, dengan sederet pemain baru seperti Alvaro Negredo, Rodrigo Moreno, Andre Gomes, Santi Mina, dan Zakaria Bakkali, El Che berpeluang menyodok ke tiga besar, atau bahkan bersaing memperebutkan gelar bersama Barcelona, Madrid, dan Atletico.

Empat tim unggulan di atas memang diperkirakan bakal menembus zona Liga Champions, tapi juga ada Sevilla. Meski secara finansial tidak sekuat the big four, klub ini tidak bisa dicoret begitu saja. Sevilla adalah pemegang trofi Liga Europa dua musim beruntun dan musim ini berhasil lolos langsung ke fase grup Liga Champions dengan status sebagai jawara Europa League.

Meski sudah kehilangan Aleix Vidal dan Carlos Bacca, direktur olahraga Sevilla yang cukup brilian, Monchi, mampu mengantisipasinya dengan merekrut para pemain pengganti dengan kualitas sepadan, seperti Ciro Immobile, Steven N’Zonzi, Evgen Konoplyanka, Adil Rami, Gael Kakuta, dan Michael Krohn-Dehli. Dengan kecakapan pelatih Unai Emery merangkai taktik, tampaknya tak sulit bagi mereka untuk menempati posisi lima besar, atau bahkan menembus top four pada akhir musim nanti.

Setelah Sevilla, dua tim lain yang diperkirakan mampu menjadi kuda hitam adalah Athletic Bilbao dan Villarreal. Bilbao baru saja membuat kejutan dengan mempermalukan Barcelona di Piala Super Spanyol. Tentu saja, mereka semakin termotivasi untuk berprestasi lebih tinggi lagi. Musim ini, target realistis bagi tim besutan Ernesto Valverde tersebut adalah menembus zona Liga Europa. Pesaing mereka yang terdekat tampaknya adalah Kapal Selam Kuning, Villarreal.

Demikianlah perkiraan awal La Liga musim ini. Barcelona dan Real Madrid memang akan selalu menjadi favorit. Namun, kehadiran tim-tim yang berpotensi mengganggu hegemoni dua raksasa tersebut, seperti Atletico, Valencia, Sevilla, Bilbao, dan Villarreal, tetap membuat liga ini cukup seru untuk dinikmati.

(Tulisan ini dimuat di Opini BeritaSatu.Com | Selasa, 25 Agustus 2015 | 11:30 | http://www.beritasatu.com/blog/olahraga/4331-preview-la-liga-musim-20152016.html)

Preview La Liga Musim 2015-2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s