Review Formula 1 United States Grand Prix 2015

Lewis Hamilton akhirnya mengunci gelar juara dunianya yang ketiga di Sirkuit Austin, Texas, pada gelaran GP Amerika Serikat, hari Senin (26/10) dini hari WIB kemarin. Dengan prestasi tersebut, pebalap Mercedes itu menyamai capaian legenda Formula 1, sekaligus idolanya, almarhum Ayrton Senna, yang meraih titel pada tahun 1988, 1990, dan 1991.

Bagi Hamilton, gelar juara dunianya tahun ini melengkapi koleksinya yang sudah pernah dia raih tahun lalu dan tahun 2008. Menilik usianya yang baru 30 tahun, tidak tertutup peluang untuk menambah gelar lagi di tahun-tahun mendatang. Yang terdekat adalah menyamai rekor Alain Prost dan Sebastian Vettel (4 kali juara dunia) dan memecahkan rekor Juan Manuel Fangio (5 kali juara dunia). Sedangkan, untuk menyamai atau memecahkan rekor Michael Schumacher (7 kali juara dunia), mungkin butuh usaha ekstrakeras dari Hamilton. Meski hal itu bukan hal yang mustahil untuk dilakukan.

Jalannya lomba US GP kemarin sebenarnya berlangsung tidak mulus-mulus. Pada tikungan pertama, terjadi insiden ketika Hamilton menyerempet mobil Nico Rosberg untuk merebut posisi terdepan. Alhasil, seusai lomba, Rosberg yang akhirnya finish di posisi kedua, tampaknya tak bisa menerima aksi rekan setimnya tersebut.

Sebelum naik podium, Hamilton memberikan topi kepada Rosberg. Namun, pebalap asal Jerman itu malah melemparkan kembali topi tersebut. Mungkin karena sadar sedang disorot kamera televisi, Hamilton tidak merespon ke-KZL-an rekannya tersebut. Di atas podium, muka Rosberg juga tampak masam saat Hamilton merayakan kemenangannya.

Sementara itu, Vettel yang berupaya menunda pesta juara dunia Hamilton akhir gagal karena hanya mampu finish di posisi ketiga. Dengan kemenangan di Austin kemarin, kini Hamilton memimpin 76 poin atas Vettel. Gap tersebut tak mungkin terkejar lagi karena hanya tersisa tiga lomba saja tahun ini. Angka maksimal yang bisa dikumpulkan Vettel hanya 75 poin. Itupun dengan catatan dia selalu menang dan Hamilton selalu gagal finish top ten di tiga seri terakhir.

Maka dari itu, target bagi Vettel di akhir musim ini adalah merebut posisi kedua. Melihat mobil Ferrari yang cukup kompetitif, Vettel berpeluang untuk mengalahkan pesaing utamanya, yaitu Rosberg. Lomba weekend ini akan menjadi salah satu penentunya sebelum GP Brasil dan GP Abu Dhabi. Sampai jumpa di Meksiko!

Review Formula 1 United States Grand Prix 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s