Review Serie A 2015-2016 Giornata 15: Lazio 0-2 Juventus

Di awal musim ini, Juventus sempat terpuruk dengan hanya meraih lima poin dalam enam pekan perdana. Saat itu, Bianconeri menelan tiga kekalahan (dari Udinese, Roma, dan Napoli), dua kali seri (saat melawan Chievo dan Frosinone), serta hanya mampu menang sekali yang digapai atas Genoa. Alhasil, Gigi Buffon dkk pun sampai terjerumus di papan bawah Serie A.

Saat ini, setelah mengarungi 15 pekan, Juve berhasil bangkit menembus posisi lima besar dengan mengumpulkan 27 poin dari hasil delapan kali menang, tiga kali seri, dan empat kali kalah. Kemenangan terakhir diperoleh tim besutan Max Allegri tersebut saat bertandang ke kandang Lazio pada hari Sabtu (05/12) dini hari WIB kemarin. Dua gol yang membuat Juve membawa pulang tiga angka dihasilkan dari bunuh diri Santiago Gentiletti (7’) dan golazo Paulo Dybala (32’) pada babak pertama.

Kemenangan kemarin sekaligus adalah kemenangan beruntun kelima yang diraih oleh Juve. Hal tersebut meneruskan tren positif selama bulan November, dimana sang Nyonya Tua tidak tersentuh kekalahan dengan meraih lima kemenangan dan sekali seri di semua ajang.

Di awal laga, Juve sebenarnya terlihat bermain hati-hati. Ketiadaan Paul Pogba yang terkena sanksi akumulasi kartu kuning membuat Allegri menurunkan Kwadwo Asamoah di lini tengah untuk menemani Stefano Sturaro dan Claudio Marchisio. Akibatnya, Lazio cenderung lebih dominan dalam penguasaan bola.

Akan tetapi, pada menit ketujuh, Juve yang akhirnya bisa mencuri gol cepat. Berawal dari Alex Sandro yang melakukan penetrasi dari sisi kiri, pemain asal Brasil itu kemudian mengirimkan umpan tarik ke dalam kotak penalti Lazio yang langsung disambut oleh Dybala. Sial bagi tuan rumah, Gentiletti yang mengeblok tembakan Dybala menggunakan kakinya malah membelokkan bola masuk ke gawang Federico Marchetti.

Tertinggal satu gol akibat bunuh diri membuat Lazio tampak down. Lucas Biglia dkk terlihat frustrasi dan terburu-buru dalam menyerang. Juve dengan cerdik menutup bagian tengah lapangan dan memaksa tim besutan Stefano Pioli tersebut melakukan serangan lewat sayap, yang mana tidak efektif. Trio Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci, dan Giorgio Chiellini terlalu kokoh untuk ditembus oleh Antonio Candreva dan Ricardo Kishna.

Saat Lazio gencar menyerang, Juve akhirnya malah berhasil menambah keunggulan. Berawal dari serangan balik Mario Mandzukic, striker asal Kroasia itu kemudian mengoperkan bola ke belakang yang diterima oleh Dybala. Agak kurang sempurna mengontrol bola, mantan pemain Palermo itu kemudian melepaskan tembakan voli indah dari luar kotak penalti yang gagal dihalau oleh Marchetti.

Gol tersebut sekaligus menjadi gol ketujuh yang diceploskan oleh Dybala di Serie A musim ini. Dalam 14 laga perdana bersama Juve, selain tujuh gol, La Joya juga berhasil mencatatkan tiga assist. Torehannya menyamai rekor Carlos Tevez yang dulu juga menceploskan tujuh gol tiga assist bersama tim Zebra, tapi dalam 15 laga awal.

Selama dua musim membela Juve, Tevez bermain dalam 66 laga dan mampu mencetak total 39 gol. Dua scudetto dan satu Coppa Italia berhasil dia persembahkan. Apakah Dybala bakal menyamai atau bahkan melewati prestasi el Apache? Hanya waktu yang bisa menjawabnya.

Pada babak kedua, Juve yang sudah unggul 2-0 mulai nyaman dalam mengendalikan permainan. Namun, Lazio tidak mengendurkan serangan dan bermain cenderung keras. Balde Keita yang masuk menggantikan Kishna sempat mendapatkan peluang, namun gagal menuntaskannya. Begitu juga dengan Biglia yang tak mampu menjebol gawang Buffon.

Sampai wasit meniup peluit akhir, skor 2-0 tetap tidak berubah. Selama 90 menit, Lazio sebenarnya unggul dalam penguasaan bola hingga 63 persen. Namun, dari 11 tembakan yang mereka lesatkan, tiga di antaranya on target, tak ada yang menjadi gol. Sementara itu, Juve bermain sangat efektif. Meski hanya melepaskan tujuh tembakan dan hanya satu yang on target, mereka mampu membuat dua gol lewat Dybala dan bunuh diri Gentiletti.

***

Ratings

Lazio (4-2-3-1): 4.5
Marchetti 5.5; Basta 5.5, Gentiletti 4.5, Mauricio 4.5, Radu 5.5; Parolo 5.5, Biglia 5; Candreva 5/F. Anderson 5 (46′), Milinkovic-Savic 5/Matri 5 (69′), Kishna 5.5/B. Keita 6 (46′); Klose 4.5.
Coach: Pioli 4.5.

Juventus (3-5-2): 7.5
Buffon 6.5; Barzagli 6.5, Bonucci 6.5, Chiellini 7; Lichtsteiner 6, Sturaro 6, Marchisio 6, Asamoah 6.5/Evra 6 (69′), Alex Sandro 6.5; Mandzukic 6.5/Morata 6 (82′), Dybala 7.5/Cuadrado 6 (80′).
Coach: Allegri 6.5.

Referee: Banti 6.

Man of the Match: Paulo Dybala.

Review Serie A 2015-2016 Giornata 15: Lazio 0-2 Juventus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s