Preview Film: The 5th Wave (2016)

Setelah The Hunger Games, Divergent, dan The Maze Runner, para moviegoers bakal kembali disuguhi film yang diadaptasi dari novel science-fiction berjudul The 5th Wave karangan Rick Yancey. Seperti kisah-kisah bergenre young-adult lainnya, film ini juga mengangkat petualangan seorang gadis biasa sebagai jagoan, yang kali ini diperankan oleh Chloe Grace Moretz, aktris yang dulu dikenal sebagai bintang cilik dan kini sudah beranjak abege.

Memang, bila dibandingkan dengan Jennifer Lawrence dan Shailene Woodley, Chloe Grace Moretz saat ini memang masih kalah pamor. Namun, bagi para penikmat film yang mengikuti sepak terjangnya sejak masih bocah di The Amityville Horror dan 500 Days of Summer-nya Joseph-Gordon Levitt, akting Moretz tidak bisa dipandang sebelah mata. Sudah berkali-kali namanya masuk nominasi aktris muda terbaik dan memenangkan penghargaan di berbagai festival film.

Di The 5th Wave ini, meski baru pertama kalinya menjadi tokoh utama dalam film science-fiction bergenre young adult, Chloe Grace Moretz mengaku melakukan sendiri semua adegan aksinya. Sebelum memulai syuting, cewek kelahiran 10 Februari 1997 itu berlatih selama tiga bulan bersama sejumlah kru stuntman Jackie Chan yang sudah tersohor. Moretz selama ini memang dikenal sangat total dalam berakting. Saat bermain di film horror Carrie tahun 2013 yang lalu, dia sampai mengalami depresi karena terlalu mendalami karakter Carrie White yang dikisahkan kerap di-bully oleh teman-temannya.

Berbeda dengan Carrie yang rapuh, di The 5th Wave, Chloe Grace Moretz memerankan sosok Cassie Sullivan yang tangguh. Gadis yang berasal dari Atlanta, Georgia, itu menyatakan Cassie adalah karakter paling kuat yang pernah dia perankan. Tak heran, di film ini dia memang harus berubah dari seorang cewek ababil menjadi hero yang bertujuan untuk menyelamatkan bumi dari invasi makhluk asing.

Ya, The 5th Wave memang mengisahkan serbuan UFO yang terdiri dari lima gelombang serangan. Yang pertama, semua tenaga listrik mati total. Seluruh dunia pun gelap gulita dibuatnya. Yang kedua, terjadi gempa bumi disertai tsunami dahsyat yang meluluh-lantakkan peradaban manusia. Setelah itu, muncul wabah penyakit mengerikan yang membuat spesies manusia hampir punah. Yang keempat, alien, yang di film ini disebut sebagai The Others, mulai datang menyerbu bumi.

Nah, tugas Cassie dkk adalah mencegah jangan sampai terjadi gelombang kelima. Karena jika the fifth wave sampai terjadi, bumi tidak akan bisa lagi diselamatkan. Maka, harapan seluruh umat manusia bertumpu pada seorang remaja beserta ayah dan adiknya yang dikisahkan memiliki kekebalan terhadap wabah yang disebarkan oleh The Others itu.

Seperti kisah-kisah young-adult lainnya, di The 5th Wave, Cassie diceritakan juga menjalin asmara dengan Evan (diperankan oleh Alex Roe), teman seperjuangannya. Bahkan, dia terjebak dalam kisah cinta segi tiga, seperti halnya Katniss, Peeta, dan Gale di The Hunger Games. Namun, menurut Chloe Grace Moretz, di sini Cassie tidak terlalu peduli dengan masalah asmaranya. Dia lebih fokus untuk menyelamatkan adiknya yang diculik oleh The Others.

Sutradara J. Blakeson menyatakan dia memang sengaja menonjolkan sisi humanis dalam The 5th Wave. Bisa dibilang, ini adalah film keluarga yang dibungkus dengan kemasan science-fiction. Oleh karena itu, banyak yang menyatakan efek visual film ini kalah jauh dari Independence Day: Resurgence yang bakal dirilis bulan Juni nanti dan mengangkat tema sejenis, yaitu serbuan alien.

Seperti halnya The Hunger Games, Divergent, dan The Maze Runner, novel The 5th Wave karangan Rick Yancey ini juga terdiri dari tiga bagian alias trilogi. Novel kedua berjudul The Infinite Sea sudah terbit tahun 2014 yang lalu, sedangkan yang ketiga, The Last Star, baru akan dirilis pada bulan Mei tahun ini. Namun, apakah filmnya akan dibuat sampai tiga atau empat bagian, masih belum pasti. J. Blakeson sendiri mengaku belum mengetahui apakah dia bakal menggarap sekuelnya. Mungkin akan melihat penerimaan para penonton di film pertama ini.

Di pihak lain, para fans yang sebelumnya membaca novel The 5th Wave banyak yang kecewa karena ada beberapa bagian yang dianggap penting malah tidak ditampilkan di film yang juga dibintangi oleh Liev Schreiber ini. Sutradara J. Blakeson menyatakan dia memang ingin fokus pada sosok Cassie saja. Alhasil, tidak semua momen dari novel dia angkat ke film. Bahkan, untuk novel kedua, Blakeson mengaku belum membacanya karena khawatir bisa merusak jalan cerita The 5th Wave.

Sejumlah situs review film seperti IMDb dan Rotten Tomatoes sejauh ini memang memberikan rating negatif untuk The 5th Wave. Namun, sebagai moviegoers, tidak ada salahnya menonton dan membandingkan sendiri film berdurasi 112 menit ini dengan kisah-kisah young-adult populer lainnya. Minimal untuk melihat totalitas akting dari Chloe Grace Moretz.

***

The 5th Wave

Sutradara: J. Blakeson
Produser: Graham King, Tobey Maguire, Lynn Harris, Matthew Plouffe
Penulis Skenario: Susannah Grant, Akiva Goldsman, Jeff Pinkner
Diadaptasi dari: The 5th Wave – Rick Yancey
Pemain: Chloe Grace Moretz, Nick Robinson, Ron Livingston, Maggie Siff, Alex Roe, Maria Bello, Maika Monroe, Live Schreiber
Musik: Henry Jackman
Sinematografi: Enrique Chediak
Editor: Paul Rubell
Produksi: GK Films, Material Pictures
Distributor: Columbia Pictures
Durasi: 112 menit
Rilis: 15 Januari 2016 (Indonesia), 22 Januari 2016 (Amerika Serikat)

Ratings

IMDb: 5,9
Rotten Tomatoes: 4,0

Preview Film: The 5th Wave (2016)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s