Ulasan Paruh Musim dan Prediksi Juara di 5 Liga Top Eropa

Liga-liga top Eropa saat ini sudah melewati paruh musim. Sejumlah kejutan terjadi. Beberapa tim yang semula diunggulkan kini terpuruk, sedangkan ada tim gurem dan medioker yang malah mampu menembus papan atas dan sempat memuncaki klasemen sementara. Apakah mereka bakal mampu bertahan hingga akhir musim nanti? Berikut ini adalah prediksinya.

La Liga
Di Spanyol, Barcelona masih menunjukkan kedigdayaan mereka sebagai tim terbaik. Meski Lionel Messi sempat cedera cukup lama, keganasan La Blaugrana tetap terjaga berkat ketajaman duo Neymar dan Luis Suarez.

Hingga jornada ke-19, Barca memang masih tertinggal dua poin dari Atletico yang memuncaki klasemen sementara. Namun, pada akhir musim nanti, tim besutan Luis Enrique tersebut diperkirakan bakal sukses mempertahankan gelar juara yang mereka raih musim lalu.

Sementara itu, rival klasik Barcelona, yaitu Real Madrid, hingga jornada ke-19 masih tercecer di peringkat ketiga. Meski hasil yang mereka raih sebenarnya tidak bisa dikatakan buruk, pelatih Rafael Benitez akhrnya harus hengkang dan digantikan Zinedine Zidane, karena dianggap tidak mampu menyaingi kehebatan Barca. Cristiano Ronaldo memang tetap tajam, tetapi dia tidak mampu mengalahkan capaian gol Neymar dan Luis Suarez musim ini.

Di empat besar, Villarreal membuat kejutan dengan merangsek ke zona Liga Champions. Tim berjuluk “Kapal Selam Kuning” itu bersaing ketat dengan tim medioker lainnya, Celta Vigo. Di lain pihak, Sevilla dan Valencia yang biasanya menjadi pelanggan papan atas, kini malah termehek-termehek di papan tengah. Valencia bahkan sampai harus memecat pelatih mereka, Nuno Espirito Santo, dan menggantinya dengan legenda Manchester United, Gary Neville.

Prediksi empat besar di akhir musim: Barcelona (juara), Atletico, Madrid, Villarreal.

Bundesliga
Di Jerman, Bayern Muenchen masih terlalu perkasa bagi tim-tim lainnya. Satu-satunya pesaing terdekat adalah Borussia Dortmund yang musim ini kembali bangkit di tangan Thomas Tuchel. Meski demikian, hingga winter break, Marco Reus dkk masih tertinggal delapan poin dari FC Hollywood. Sebelum musim ini berakhir, Muenchen tampaknya sudah bisa mengunci gelar juara seperti yang biasa mereka lakukan pada musim-musim sebelumnya.

Selain Bayern dan Dortmund, dua tim lain yang berpotensi menembus empat besar adalah Hertha Berlin dan Borussia Moenchengladbach. Kedua tim medioker tersebut bakal mendapat tantangan dari Bayer Leverkusen, Schalke 04, dan Wolfsburg yang selama ini memang menjadi pelanggan papan atas.

Prediksi empat besar di akhir musim: Bayern (juara), Dortmund, Hertha, Gladbach.

Premier League
Liga Inggris menyajikan kejutan terbesar dibandingkan liga-liga top Eropa lainnya musim ini. Juara bertahan Chelsea yang di awal musim begitu diunggulkan untuk mempertahankan mahkota mereka, kini malah terpuruk di papan bawah. The Special One Jose Mourinho pun menjadi korban pemecatan dan digantikan oleh pelatih gaek asal Belanda, Guus Hiddink. Tidak ada yang menyangka sebelumnya.

Sementara itu, tim gurem Leicester City yang musim lalu menghuni papan bawah, kini malah berada di puncak klasemen. Jamie Vardy dan Riyad Mahrez bagaikan duo Cinderella yang membawa keajaiban bagi tim berjuluk the Foxes tersebut. Menarik untuk ditunggu apakah kejutan yang mereka sajikan saat ini bisa awet hingga lonceng berdentang pada akhir musim nanti.

Prediksi empat besar di akhir musim: Manchester City (juara), Arsenal, Leicester, Tottenham.

Serie A
Seperti halnya di Inggris, Liga Italia musim ini juga menghasilkan kejutan meski tidak semenggemparkan Premier League. Juara bertahan Juventus sempat terseok-seok di awal musim sebelum kembali ke khitah mereka di papan atas. Meski demikian, hingga giornata ke-19, Paul Pogba dkk masih tertinggal dua poin dari Napoli yang memimpin klasemen sementara.

Selain Napoli, paruh musim ini Inter dan Fiorentina juga melebihi ekspektasi dengan menembus empat besar, mengangkangi AS Roma yang notabene lebih diunggulkan. Di pihak lain, meski sudah menggelontorkan puluhan juta euro untuk belanja pemain dan mengganti pelatih, AC Milan masih tetap saja kesulitan menembus papan atas.

Prediksi tiga besar di akhir musim: Juventus (juara), Napoli, Fiorentina.

Ligue 1
Jika di Jerman ada Bayern Muenchen, maka di Prancis ada Paris Saint-Germain yang begitu perkasa dan unstoppable. Skuat PSG yang bertabur bintang seakan tidak ada tandingannya di Ligue 1. Hingga pekan ke-21, Zlatan Ibrahimovic dkk sudah unggul 23 poin dari tim peringkat kedua, Angers. Hanya keajaiban yang bisa menggagalkan Les Parisiens untuk merengkuh gelar juara keempat beruntun di akhir musim nanti.

Selain PSG dan Monaco, yang berpeluang menembus tiga besar adalah dua tim antah-berantah, Angers dan Caen. Seperti halnya Leicester, dua tim gurem tersebut, sementara ini, mampu mengangkangi Lyon yang bisa dibilang merupakan tim besar di Prancis. Begitu juga dengan Marseille yang masih berkutat di papan tengah setelah musim ini tidak lagi ditukangi oleh pelatih jenius, Marcelo Bielsa.

Prediksi tiga besar di akhir musim: PSG (juara), Monaco, Caen.

(Tulisan ini dimuat di Opini BeritaSatu.Com | Minggu, 17 Januari 2016 | 09:26 | http://www.beritasatu.com/blog/olahraga/4529-ulasan-paruh-musim-dan-prediksi-juara-di-5-liga-top-eropa.html)

Ulasan Paruh Musim dan Prediksi Juara di 5 Liga Top Eropa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s