Review Serie A 2015-2016 Giornata 22: Chievo Verona 0-4 Juventus

Setelah sempat termehek-mehek pada awal musim, Juventus kini terus berlari kencang di Liga Italia Serie A. tuan rumah ChievoVerona menjadi korban terakhir sang Nyonya Tua kala berhadapan pada giornata ke-22, hari Minggu (31/01) kemarin. Rival sekota Hellas Verona tersebut sempat menahan seri Juve dengan skor 1-1 pada pertemuan pertama di giornata kedua. Namun, pada laga kemarin, si Keledai Terbang tak berkutik diberondong empat gol tanpa balas oleh Alvaro Morata (dua gol), Alex Sandro, dan Paul Pogba.

Kemenangan di Stadio Marc Antonio Bentegodi kemarin sekaligus menjadi victory ke-12 beruntun yang dicetak oleh Juventus. Terhitung, sejak giornata ke-11 hingga ke-22 kemarin, tim besutan Max Allegri itu selalu konsisten meraup tiga poin setiap laganya dengan menceploskan total 31 gol dan hanya kebobolan 6 gol. Streak tersebut sekaligus menyamai rekor Juve kala dibesut oleh Antonio Conte pada musim 2013-2014 (giornata ke-9 hingga ke-20). Hanya saja, saat itu Gigi Buffon dkk mampu melesakkan 34 gol dan hanya kemasukan 4 gol.

Melihat calon lawan Juve pada dua laga selanjutnya, yaitu menjamu Genoa dan melawat ke Frosinone, Allegri berpeluang untuk melewati rekor Conte tersebut. Jika tak ada kejutan, streak kemenangan Bianconeri di Serie A bakal berlanjut hingga angka ke-14. Ujian berat baru menghadang ketika sang Nyonya Tua menjamu pemuncak klasemen sementara, Napoli, pada giornata ke-25 nanti. Pada pertemuan pertama di giornata ke-6 yang lalu, tim Zebra menyerah 1-2 di kandang il Partenopei.

Pada laga kemarin, Juve langsung menggebrak sejak awal. Hasilnya, pada menit ke-6, Alvaro Morata langsung membobol gawang Chievo dengan memanfaatkan umpan silang dari Stephan Lichtsteiner. Gol tersebut sekaligus menjadi pemutus kemandulan Morata yang sudah lama tidak mencetak gol di Serie A.Tiga hari sebelumnya, pada leg pertama semifinal Coppa Italia, mantan striker Real Madrid itu juga menyumbangkan dua gol saat Bianconeri menghajar Inter dengan skor 3-0.

Setelah unggul satu gol, Juve terus melancarkan serangan dan membombardir gawang Chievo. Paul Pogba berkali-kali melepaskan tembakan jarak jauh yang sayangnya selalu melenceng dari sasaran. Kiper Albano Bizzarri juga sempat menggagalkan upaya Paulo Dybala yang kemarin tampak penasaran ingin mencetak gol. Tim tuan rumah sendiri akhirnya lebih banyak bertahan dan hanya mampu sekali melakukan shot on goal pada menit ke-39.

Setelah berulang kali mencoba, upaya Juve untuk menambah keunggulan akhirnya tercapai pada menit ke-40. Berawal dari bola terobosan Dybala, Sami Khedira kemudian melepaskan umpan silang ke depan gawang Chievo yang lagi-lagi disambut oleh Morata. Dua gol yang dia cetak kemarin membuat striker Spanyol tersebut layaknya kran air yang terbebas dari sumbatan.

Pada awal babak kedua, karena sudah unggul 2-0, Allegri kemudian mengganti Khedira yang terlihat agak pincang dan memasukkan Stefano Sturaro. Semula, hal ini membuat tekanan Juve agak menurun dan dimanfaatkan oleh Chievo untuk melakukan serangan ke gawang Buffon yang nyaris menganggur sepanjang babak pertama.

Namun, Juve tidak mau terlalu lama terlelap. Pada menit ke-61, berawal dari umpan terobosan Dybala, Lichtsteiner mengirimkan umpan silang ke depan gawang Chievo yang kemudian dikuasai oleh Pogba. Sejurus kemudian, bukannya menembak sendiri, gelandang Prancis itu dengan jeli melepaskan umpan ke sisi kiri yang langsung disikat oleh Alex Sandro.

Unggul tiga gol tidak membuat Juve mengendurkan tekanan. Pogba yang sejak babak pertama membabi-buta melepaskan cannonball akhirnya berhasil mencetak gol pada menit ke-67. Pemain yang saat masih ababil disia-siakan oleh Manchester United itu bekerja sama dengan Dybala, kemudian dia menggiring bola sendirian menembus pertahanan Chievo dari tengah. Meski dikepung oleh para bek lawan, Pogboom mampu mengecoh mereka dengan skill individunya dan memungkasinya dengan tembakan keras yang tak kuasa digapai oleh Bizzarri.

Setelah unggul empat gol, tekanan Juve masih belum berhenti. Sang Nyonya Tua masih terus menggempur pertahanan Chievo. Namun, hingga wasit meniup peluit akhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta meski tembakan Alex Sandro, Morata, dan Pogba sempat membentur tiang gawang Bizzarri.

Selama 90 menit, Juve memang mendominasi penguasaan bola hingga 63 persen. Sebanyak 26 tembakan mereka berondongkan ke gawang Chievo, dengan 11 di antaranya on target dan empat menjadi gol. Sementara itu, tim tuan rumah hanya mampu melepaskan enam tembakan, dengan hanya tiga yang mengarah ke gawang Buffon dan tidak ada yang menjadi gol.

Dengan kemenangan ini, Juve masih menguntit Napoli selaku pemuncak klasemen dengan selisih dua poin. Namun, La Vecchia Signora kini makin menjauh dari Inter yang tersendat di peringkat keempat dengan gap tujuh angka setelah dihajar Milan dengan skor 3-0 dalam Derby della Madoninna, hari Senin (01/02) dini hari WIB kemarin.

***

Ratings

ChievoVerona (4-3-1-2): 4.5
Bizzarri 6; Frey 4.5, Sardo 5, Dainelli 5, Cacciatore 5; Castro 5, Radovanovic 5.5/Pinzi 5.5 (61’), Rigoni 5; Birsa 6/Pellissier 5 (68’); Inglese 6, M’Poku 4.5/Gobbi 5.5 (73’).
Coach: Maran 5.

Juventus (3-5-2): 7.5
Buffon 6.5; Barzagli 7, Bonucci 6.5, Cacares 6.5; Lichtsteiner 7.5/Padoin 6 (81’), Khedira 6.5/Sturaro 6 (46’), Marchisio 6.5/Hernanes 6 (69’), Pogba 8, Alex Sandro 7; Morata 7.5, Dybala 6.5.
Coach: Allegri 7.5.

Referee: Doveri 6.5.

Man of the Match: Paul Pogba.

Review Serie A 2015-2016 Giornata 22: Chievo Verona 0-4 Juventus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s