Preview Film: Deadpool (2016)

Deadpool, film yang diramalkan bakal menjadi blockbuster pertama di tahun 2016 akhirnya tayang juga. Para moviegoers di Indonesia beruntung bisa menonton karakter antihero yang diperankan oleh Ryan Reynolds ini dua hari lebih cepat, sejak tanggal 10 Februari 2016, daripada di negara asalnya, Amerika Serikat.

Sebelum tampil solo tahun ini, sosok Deadpool, yang bernama asli Wade Winston Wilson, sebenarnya sudah pernah muncul di X-Men Origins: Wolverine (2009), yang juga diperankan oleh Ryan Reynolds. Hanya saja, saat itu mutan hasil eksperimen Kolonel William Stryker tersebut diberi nama Weapon XI dan dikisahkan keok setelah dikeroyok oleh Logan dan Victor Creed. Menurut Reynolds, dalam kemunculannya yang kedua ini, sosok Deadpool jauh lebih otentik dan lebih mirip dengan karakter aslinya di komik Marvel.

Sebelum menjadi Deadpool, Wade Wilson sebenarnya merupakan tentara bayaran alias mercenary yang melarikan diri ke New York. Di sana, dia bertemu dengan Vanessa Carlysle (Morena Baccarin), seorang pecun yang sejatinya adalah mutan bernama Copycat, dan akhirnya mereka berpacaran. Pada suatu malam, Wade tiba-tiba kolaps dan tak sadarkan diri. Ternyata, dia didiagnosis menderita kanker otak stadium akhir.

Dalam rangka menyembuhkan kankernya, Wade pergi meninggalkan Vanessa. Di tengah keputusasaan, dia direkrut untuk mengikuti program Weapon X dan dijanjikan bakal sembuh oleh Ajax (Ed Skrein), ilmuwan sekaligus mutan dengan kekuatan super dan kebal dari rasa sakit. Setelah melalui eksperimen mutasi regenarasi dan tindakan penyiksaan, kanker Wade akhirnya sembuh.

Namun, ada efek negatifnya. Wajah dan kulitnya menjadi rusak. Karena itu Deadpool selalu menutupi muka dan sekujur tubuhnya. Sementara itu, efek positifnya, Wade memiliki berbagai kemampuan super, terutama kemampuan menyembuhkan diri sendiri seperti halnya Wolverine di X-Men dan Claire Bennet di Heroes. Ditambah dengan keahliannya bertarung dengan menggunakan pedang kembar, pisau, dan pistol, Wade pun berubah menjadi sosok killer berdarah dingin dengan julukan Deadpool, atas saran sahabatnya, Weasel alias Jack Hammer (TJ Miller).

Meski sadis, Deadpool bukanlah sosok psikopat yang pendiam dan tanpa ekspresi. Sesuai dengan karakter Wade Wilson sebelumnya yang banyak omong dan bermulut besar, Deadpool adalah sosok antihero dengan selera humor sarkastis dan super nyinyir. Guyonannya adalah guyonan dewasa yang gelap. Selain itu, dia juga suka misuh-misuh alias memaki yang sebenarnya tak layak ditonton oleh para bocah. Karena itu, Deadpool ini bukanlah film untuk konsumsi anak-anak di bawah usia 17 tahun.

Dalam perjalanannya, Deadpool lalu berkolaborasi dengan para mutan anggota X-Men, seperti Colossus alias Peter Rasputin (Stefan Kapicic) dan Negasonic Teenage Warhead (Brianna Hildebrand). Mereka bertiga akhirnya bahu-membahu melawan Ajax dan Angel Dust (Gina Carano) yang menculik Vanessa. Mampukah Wade mengalahkan musuhnya dan bersatu kembali dengan pacarnya?

Sementara itu, sebelum memerankan Deadpool, Ryan Reynolds sendiri selama ini dikenal sebagai aktor spesialis film-film komedi romantis semacam Definitely, Maybe (2008) dan The Proposal (2009). Namun, dia juga pernah tampil serius sebagai George Lutz di The Amytiville Horror (2005). Selain itu, aktor Kanada kelahiran 23 Oktober 1976 ini juga pernah tampil sebagai superhero, yaitu Green Lantern (2011), yang sayangnya, menuai respon negatif dan hasilnya jeblok di pasaran.

Kegagalan di Green Lantern tersebut membuat banyak orang yang semula meragukan kemampuan Ryan Reynolds dalam mengangkat karakter-karakter dari komik ke layar lebar. Memang, tak mudah memerankan seorang superhero, apalagi antihero yang nyeleneh dan slengek’an seperti Deadpool. Namun, setelah melihat penampilannya kali ini, sepertinya Reynolds mampu membungkam para pengkritiknya.

Setelah ini, sosok Deadpool sepertinya tidak akan bisa dipisahkan dari Reynolds. Seperti halnya Wolverine dengan Hugh Jackman, Superman dengan Christopher Reeves, ataupun Batman dengan Christian Bale-nya. Sang empunya komik Marvel, Stan Lee, bahkan menganggap mantan suami Scarlett Johansson itu sukses menampilkan karakter Deadpool yang bad ass dan nyinyir abis.

Selain itu, Reynolds juga patut diacungi jempol karena dia mampu menghidupkan sosok Deadpool hanya melalui suara dan gestur saja. Ekspresi wajahnya tak pernah kelihatan karena selalu memakai topeng ala ninja dan seluruh tubuhnya dibalut kostum ketat. Berkat akting luar biasanya tersebut, Deadpool pun menuai respon positif dari para kritikus. Reynolds dianggap telah menebus dosa kegagalannya di Green Lantern dengan tampil brilian di film ini.

Hal positif lainnya, dibandingkan film-film superhero lainnya yang menghabiskan ratusan juta dollar, bujet pembuatan Deadpool ini terbilang minim, “hanya” USD 58 juta. 20th Century FOX pun optimistis bakal balik modal dengan cepat dan menuai keuntungan dari film berdurasi 108 menit ini. Tak heran, kini terendus rumor bahwa Deadpool bakal dibikin sekuelnya. 20th Century FOX kabarnya sudah setuju untuk membuat seri kedua. Dua screenwriter, Paul Wernick dan Rhett Reese, konon sudah mulai menulis naskahnya.

***

Deadpool

Sutradara: Tim Miller
Produser: Lauren Shuler Donner, Simon Kinberg, Ryan Reynolds
Penulis Skenario: Paul Wernick, Rhett Reese
Diadaptasi dari: Deadpool by Fabian Nicieza & Rob Liefeld
Pemain: Ryan Reynolds, Morena Baccarin, Ed Skrein, TJ Miller, Gina Carano, Brianna Hildebrand, Stefan Kapicic
Musik: Tom Holkenborg
Sinematografi: Ken Seng
Editor: Julian Clarke
Produksi: 20th Century FOX, Marvel Entertainment, Kinberg Genre, The Donners’ Company
Distributor: 20th Century FOX
Budget: USD 58 juta
Durasi: 108 menit
Rilis: 10 Februari 2016

Ratings

IMDb: 8,8
Rotten Tomatoes: 7,0
Metacritic: 6,5

Preview Film: Deadpool (2016)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s