Review Serie A 2015-2016 Giornata 26: Bologna 0-0 Juventus

Setelah mencetak rekor 15 kemenangan beruntun, akhirnya Juventus tersandung juga pada giornata ke-26 Liga Italia Serie A. Gigi Buffon dkk harus puas dengan skor imbang tanpa gol kala dijamu oleh Bologna pada hari Sabtu (20/02) dini hari WIB tadi. Hasil ini sekaligus mengancam posisi Juve sebagai capolista. Napoli bakal kembali ke puncak jika mampu mengalahkan Milan pada hari Selasa (23/02) dini hari WIB.

Absennya sejumlah pemain pilar seperti Giorgio Chiellini, Sami Khedira, dan Mario Mandzukic memang membuat permainan Juventus kurang menggigit. Selain itu, Paulo Dybala juga baru diturunkan pada pertengahan babak kedua. Pelatih Max Allegri yang menerapkan pola 4-3-1-2 saat melawan Bologna memang sengaja menyimpan striker Argentina tersebut agar tenaganya fit saat menjamu Bayern Muenchen di Liga Champions tengah pekan nanti.

Alhasil, meski berusaha menekan sejak awal laga, Juventus tampak kesulitan untuk membongkar pertahanan ketat Bologna. Pelatih Roberto Donadoni memang berhasil menerapkan taktik parkir bus dengan baik. Selain itu, dia juga mengandalkan Mattia Destro sebagai ujung tombak dari serangan balik timnya. Bianconeri pun kerap dibuat kesulitan untuk menghentikan sepak terjang striker buangan dari AS Roma tersebut.

Sejak dilatih oleh Donadoni, Bologna yang di awal musim terpuruk di zona degradasi memang berhasil bangkit. Kini mereka sudah menembus posisi 10 besar di Serie A. Sebelum menahan seri Juve tanpa gol semalam, tim-tim “besar” semacam Fiorentina, Roma, dan Lazio tak mampu mengalahkan klub peraih scudetto tujuh kali tersebut. Bahkan, Milan dan Napoli keok kalah berhadapan dengan mereka.

Kembali ke Juve. Setelah turun minum, Allegri kemudian memasukkan Juan Cuadrado dan menarik Roberto Pereyra yang tampil melempem sebagai trequartista. Dengan hadirnya Cuadrado, Juve berganti pola menjadi 4-3-3. Winger kanan asal Kolombia itu berkolaborasi dengan Alvaro Morata di sayap kiri untuk mengapit sang bomber berkepala plontos, Simone Zaza.

Perubahan taktik pada awal babak kedua tersebut sebenarnya membuat permainan Juve menjadi lebih agresif. Namun, para penggawa Bologna tidak terpancing untuk meninggalkan pos mereka. Anak-anak asuh Donadoni tersebut tetap disiplin dalam menggalang pertahanan dan melakukan serangan balik cepat lewat kedua sayap mereka. Selain itu, duo gelandang muda Godred Donsah dan Amadou Diawara juga bermain sangat apik dalam membungkam trio PMS (Pogba, Marchisio, dan Sturaro) di lini tengah Juve.

Penampilan Paul Pogba sendiri memang kurang maksimal dalam pertandingan ini. Pemain yang disia-siakan oleh Manchester United itu banyak membuang peluang yang seharusnya bisa menjadi gol. Tembakannya sering melenceng dan gagal mengancam gawang Antonio Mirante. Selain itu, gelandang yang gemar melakukan selebrasi dab itu kerap kali terperangkap off-side.

Gemas dengan penampilan tim asuhannya yang masih mandul, Allegri kemudian memasukkan Paulo Dybala pada menit ke-67 untuk menggantikan Zaza. Kehadiran mantan striker Palermo itu memang membuat serangan Juve menjadi lebih kreatif dengan operan-operan bola dan skill individunya. Namun, ketiadaan Alex Sandro di sayap kiri membuat Dybala dan Pogba kehilangan partner. Biasanya, mereka kerap menampilkan threesome dalam mengobrak-abrik pertahanan lawan.

Hingga wasit meniup peluit akhir, Juve tetap tidak mampu mencetak gol. Selama 90 menit, meski menguasai bola hingga 60 persen, Claudio Marchisio dkk hanya melesatkan 10 tembakan dan tak ada satu pun yang mengarah ke gawang. Hal ini merupakan suatu rekor karena untuk pertama kalinya sejak tahun 2011 sang Nyonya Tua tak kuasa melepaskan satu pun shot on target dalam sebuah laga. Sementara itu, Bologna mampu sekali membahayakan gawang Gigi Buffon dari delapan percobaan yang mereka lakukan.

Dengan hasil seri ini, Juve memang masih memimpin klasemen sementara Serie A dengan keunggulan dua poin. Namun, kenyamanan di puncak itu bisa segera berakhir jika Napoli mampu menghabisi Milan pada laga terakhir giornata ke-26. Saat ini, mau tak mau, para Juventini tinggal berharap Rossoneri membuat kejutan dengan menjungkalkan il Partenopei, atau setidaknya menahan seri tim asuhan Maurizio Sarri tersebut.

***

Ratings

Bologna (4-3-3): 6.5
Mirante 6.5; M’baye 6.5, Gastaldello 7, Maietta 6.5, Masina 6/Constant 6 (73′); Donsah 7, Diawara 7.5, Taider 6/Brienza 6 (82′); Rizzo 5/Mounier 5.5 (65′), Destro 6.5, Giaccherini 6.5.
Coach: Donadoni 7.5.

Juventus (4-3-1-2): 5.5
Buffon 6.5; Lichtsteiner 6, Bonucci 6.5, Barzagli 6.5, Evra 6; Sturaro 5.5, Marchisio 6, Pogba 5.5; Pereyra 5.5/Cuadrado 5.5 (46′); Morata 6.5, Zaza 5/Dybala 6 (67′).
Coach: Allegri 5.5.

Referee: Irrati 5.5.

Man of the Match: Amadou Diawara.

Review Serie A 2015-2016 Giornata 26: Bologna 0-0 Juventus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s