Review Champions League 2015-2016 Round of 16 1st Leg: Juventus 2-2 Bayern Muenchen

Juventus menjalani leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada hari Rabu (24/02) dini hari WIB secara dramatis. Sempat tertinggal dua gol, Bianconeri akhirnya bisa menyamakan kedudukan dan memaksakan hasil imbang dengan skor 2-2 lewat gol Paulo Dybala dan Stefano Sturaro. Sementara itu, dua gol tim tamu dipersembahkan oleh Thomas Mueller dan Arjen Robben.

Sejak awal babak pertama, meski bertindak sebagai tuan rumah, Juve lebih banyak menerapkan taktik bertahan. Pelatih Max Allegri tampaknya sadar, bakal sangat sulit untuk mengimbangi permainan Bayern jika Claudio Marchisio dkk bermain terbuka. Alhasil, strategi parkir bus ala sang Nyonya Tua sempat membuat Arturo Vidal dkk frustrasi meski sangat dominan dalam penguasaan bola dan berkali-kali mengancam gawang Gigi Buffon.

Setelah lebih dari 40 menit membombardir pertahanan Juve, Bayern akhirnya berhasil menorehkan keunggulan dua menit menjelang turun minum. Inisiatornya adalah Arjen Robben yang mengiris lapangan dari sisi kanan dan selanjutnya melepaskan umpan silang ke Douglas Costa di sayap kiri. Sejurus kemudian, winger asal Brasil itu dengan jeli mengirim bola ke depan gawang Juve. Leonardo Bonucci sempat berusaha menyapunya. Namun, bola malah jatuh ke kaki Thomas Mueller yang berdiri bebas dan langsung menembakkannya untuk menjebol gawang Gigi Buffon.

Pada babak kedua, dalam kondisi tertinggal satu gol, Max Allegri meninggalkan taktik bertahan dan bermain lebih terbuka. Claudio Marchisio yang tampil kurang maksimal sebagai regista digantikan oleh Hernanes. Juve pun mulai terlihat mampu mengimbangi agresivitas Bayern dengan beberapa kali melakukan serangan, tidak memarkir bus seperti di babak pertama.

Namun, di tengah upaya mereka untuk menyamakan skor, sang tuan rumah mendapat pukulan telak. Melalui counter-attack yang cepat, Robert Lewandowski mengirimkan umpan kepada Arjen Robben yang berpenetrasi dari sayap kanan. Winger asal Belanda itu kemudian melakukan cutting-inside ke dalam kotak penalti Juve. Meski dibayang-bayangi oleh sejumlah pemain Bianconeri, dengan hebatnya Robben melepaskan tembakan melengkung dahsyat yang tak mampu dihadang oleh Buffon pada menit ke-55.

Tertinggal dua gol, Juve tidak menyerah. Semangat lo spirit “fino alla fine” tampaknya sudah terpatri di dada masing-masing penggawa tim Zebra. Sekitar delapan menit kemudian, dengan memanfaatkan kesalahan Joshua Kimmich yang kurang sempurna dalam menguasai bola, Mario Mandzukic kemudian melepaskan umpan kepada Paulo Dybala yang melakukan aksi coming from behind ke dalam kotak penalti Bayern. Tanpa membuang-buang kesempatan, dan tinggal berhadapan one-on-one dengan Manuel Neuer, striker asal Argentina itu dengan dingin menjebol gawang lawannya.

Berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2, Juve semakin bersemangat. Untuk menambah tenaga baru, pelatih Max Allegri lalu menarik keluar Sami Khedira dan menggantinya dengan Stefano Sturaro yang lebih fresh pada menit ke-69. Hal ini kemudian terbukti positif. Permainan La Vecchia Signora menjadi lebih hidup dengan kehadiran gelandang muda tersebut.

Di lain pihak, stamina pasukan Bayern mulai menurun. Juve pun memanfaatkan hal tersebut dengan terus menekan pertahanan tim tamu yang digalang oleh David Alaba. Untuk menambah daya gedor, Allegri kemudian menarik keluar Dybala dan memasukkan Alvaro Morata yang notabene lebih fresh pada menit ke-75. Dengan kecepatannya, striker yang dibuang oleh Real Madrid itu diharapkan mampu menembus pertahanan Bayern yang cenderung lamban.

Keputusan Allegri untuk memasukkan Sturaro dan Morata itu terbukti jitu. Lewat kerja sama apik dari kedua pemain pengganti tersebut, Juve akhirnya mampu menyamakan kedudukan. Baru semenit berada di lapangan, Morata yang melakukan penetrasi dari sayap kiri kemudian mengirimkan umpan ke depan gawang Bayern. Meski ditempel ketat oleh bek lawan, Sturaro mampu menyontek bola dengan keras untuk membuat skor menjadi 2-2.

Hasil imbang ini kemudian bertahan hingga wasit Martin Atkinson asal Inggris meniup peluit panjang. Selama 90 menit, Bayern memang superior dalam penguasaan bola hingga 64 persen. Akan tetapi, dari 14 tembakan yang mereka lepaskan, hanya lima yang on target dan dua yang menjadi gol. Sementara itu, Juve bermain lebih efektif. Dari 12 percobaan yang dilakukan oleh Paul Pogba dkk, tujuh di antaranya mengarah ke gawang Manuel Neuer dan dua menjadi gol.

Dengan hasil ini, posisi Juve memang terancam. Bayern hanya butuh hasil imbang 0-0 atau 1-1 pada leg kedua di Muenchen untuk melangkah ke babak perempat final. Di lain pihak, Bianconeri dituntut untuk menang, atau minimal seri dengan skor 3-3. Memang berat. Tetapi, sang Nyonya Tua sudah banyak belajar dari laga leg pertama. Dengan lo spirito “fino alla fine”, apapun masih bisa terjadi pada leg kedua tiga pekan nanti.

***

Ratings

Juventus (4-4-2): 6.5
Buffon 6.5; Lichtsteiner 5.5, Bonucci 6.5, Barzagli 6.5, Evra 5; Cuadrado 6, Khedira 5/Sturaro 7 (69′), Marchisio 5/Hernanes 6.5 (46′), Pogba 6; Dybala 6.5/Morata 6.5 (75′), Mandzukic 7.5.
Coach: Allegri 7.

Bayern Muenchen (4-1-4-1): 6
Neuer 6; Lahm 5.5, Kimmich 5, Alaba 6, Bernat 6/Benatia 6 (74′); Vidal 7; Robben 7.5, Mueller 6.5, Thiago 6.5, Douglas Costa 6/Ribery 6 (84′); Lewandowski 6.5.
Coach: Guardiola 6.5.

Referee: Atkinson.

Man of the Match: Mario Mandzukic.

Review Champions League 2015-2016 Round of 16 1st Leg: Juventus 2-2 Bayern Muenchen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s