Review Serie A 2015-2016 Giornata 27: Juventus 2-0 Inter

Derby D’Italia yang berlangsung pada hari Senin (29/02) dini hari tadi WIB akhirnya dimenangkan oleh Juventus dengan skor 2-0. Praktis, dalam tiga pertemuan melawan Juve musim ini (dua di Liga Italia Serie A dan satu di Coppa Italia), Inter selalu mandul dan tak pernah menang, dengan hasil sekali seri, dua kali keok, dan kebobolan lima gol.

Juventus, yang bertindak selaku tuan rumah, memang lebih diunggulkan pada giornata ke-27 tadi. Namun, pada awal laga, Inter sempat mengambil inisiatif untuk menyerang duluan. Hanya saja, pertahanan Bianconeri yang digalang oleh Leonardo Bonucci terlalu rapat dan sulit ditembus oleh Mauro Icardi dkk.

Tidak butuh waktu lama bagi Juve untuk merespon tekanan Inter. Dalam lima menit, Paul Pogba dkk sudah mulai melancarkan serangan balasan. Salah satunya lewat Hernanes. Sayangnya, tembakan jarak jauh yang dilepaskan oleh mantan penggawa Nerazzurri itu masih bisa ditepis oleh Samir Handanovic dan pantulannya membentur mistar gawang.

Berhasil memberikan ancaman, Juve semakin bersemangat untuk melakukan tusukan-tusukan berbahaya ke dalam kotak penalti lawan. Mario Mandzukic sempat melepaskan tembakan yang sayangnya masih melenceng dari gawang Inter. Tim tamu pun berupaya membalas dengan melancarkan serangan balik lewat Rodrigo Palacio. Namun, tidak ada yang membahayakan gawang Gigi Buffon.

Pada menit ke-36, Juve terpaksa kehilangan Giorgio Chiellini yang mengalami cedera. Bek muda Daniele Rugani pun dimasukkan sebagai pengganti dan ber-threesome dengan Leonardo Bonucci dan Andrea Barzagli di lini belakang. Hingga akhir babak pertama, kolaborasi bek senior dan junior itu berhasil menjaga gawang Nyonya Tua tetap perawan.

Setelah turun minum, Juve yang sejak awal penasaran akhirnya berhasil menjebol gawang Inter. Berawal dari tendangan bebas, Danilo D’Ambrosio melakukan kesalahan dalam menghalau umpan yang dilepaskan oleh Paulo Dybala. Bola sundulannya malah menjadi “assist” di depan gawang Samir Handanovic yang langsung dihajar oleh Leonardo Bonucci.

Setelah tertinggal satu gol, Inter malah tertimpa masalah karena Gary Medel cedera. Pelatih Roberto Mancini lalu mengambil pilihan untuk menggantinya dengan Adem Ljajic. Pola permainan La Beneamata pun berubah menjadi 3-4-3 dengan menempatkan Ljajic, Mauro Icardi, dan Rodrigo Palacio sebagai trio di lini depan.

Juve sendiri merespon perubahan yang dilakukan oleh Inter dengan lebih bertahan dan menurunkan tempo permainan. Seperempat jam kemudian, merasa timnya masih kurang agresif, Mancini kemudian mengganti Alex Telles dengan winger Ivan Perisic. Skema Nerazzurri kembali berubah menjadi 4-2-4. Dengan memasang empat pemain depan, Mancio mengharapkan tim besutannya bisa menyamakan skor.

Namun, harapan Inter ternyata hanya tinggal harapan. Pada menit ke-84, Alvaro Morata yang baru saja masuk menggantikan Paulo Dybala melakukan penetrasi dari sayap kiri. Miranda yang menjadi pengawalnya tak punya pilihan selain menjegalnya di dalam kotak penalti. Wasit Gianluca Rocchi pun menunjuk titik putih. Morata langsung mengeksekusinya dan menambah keunggulan Juve menjadi 2-0.

Tertinggal dua gol, Inter yang setengah frustrasi semakin gencar melancarkan serangan pada menit-menit terakhir. Juve pun terpaksa fokus bertahan untuk menjaga gawang Gigi Buffon agar tetap perawan. Untungnya, hingga waktu habis, tidak ada lagi gol yang tercipta.

Selama 90 menit, Inter sebenarnya sedikit unggul dalam penguasaan bola hingga 51 persen. Namun, dari delapan tembakan yang mereka lepaskan, hanya tiga yang on target dan tidak ada yang menjadi gol. Sementara itu, Juve bermain lebih efektif. Dari sembilan percobaan, enam di antaranya mengarah ke gawang Samir Handanovic dan dua menjadi gol.

Dengan kemenangan ini, Juve tetap kukuh di puncak klasemen. Meski Napoli pada hari Selasa (01/03) dini hari nanti WIB mampu mengalahkan Fiorentina, jumlah poin mereka masih akan tertinggal satu angka. Di lain pihak, Inter tetap terpaku di posisi kelima, semakin jauh dari Roma, dan semakin didekati oleh Milan.

Tengah pekan ini, sebenarnya masih ada secercah harapan bagi Nerazzurri untuk membalas dendam ketika menjamu Bianconeri di leg kedua Coppa Italia. Akan sangat memalukan bagi tim berjuluk Ular Besar itu jika sampai gagal menang dalam empat kali pertemuan dengan tim Zebra musim ini. Hanya saja, untuk lolos ke final memang dibutuhkan keajaiban karena Inter defisit tiga gol setelah dihancurkan Juve dengan skor 3-0 saat leg pertama di J-Stadium.

***

Ratings

Juventus (3-5-2): 6.5
Buffon 6.5; Barzagli 6.5, Bonucci 7.5, Chiellini 6/Rugani 6 (36′); Lichtsteiner 6.5, Khedira 5.5/Sturaro 6 (78′), Hernanes 6.5, Pogba 6, Alex Sandro 7; Mandzukic 6.5, Dybala 6/Morata 6.5 (82′).
Coach: Allegri 6.5.

Inter (3-5-2): 5
Handanovic 6.5; Murillo 6, Miranda 6, Juan Jesus 6; D’Ambrosio 4.5, Melo 5, Medel 5/Ljajic 5.5 (56′), Kondogbia 6.5, Telles 6/Perisic 5.5 (73′); Icardi 5/Eder 6 (85′), Palacio 6.5.
Coach: Mancini 5.

Referee: Rocchi 6.

Man of the Match: Leonardo Bonucci.

Review Serie A 2015-2016 Giornata 27: Juventus 2-0 Inter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s