Preview Film: Kung Fu Panda 3 (2016)

The weight is over. Setelah menunggu hampir lima tahun, penantian para moviegoers untuk melepas kangen dengan Po berakhir sudah. Si panda gendut yang sebenarnya lebih jago makan daripada jago bela diri itu kembali tampil dalam seri ketiga Kung Fu Panda. Sebelumnya, Po muncul pertama kali pada tahun 2008. Lalu, menyusul seri keduanya pada tahun 2011.

Awalnya, Kung Fu Panda 3 dijadwalkan untuk dirilis pada akhir Desember 2015, menyambut libur Natal dan tahun baru. Namun, karena saat itu juga sedang tayang Star Wars: The Force Awakens, akhirnya DreamWorks Animation mengundur pemutarannya menjadi akhir Januari 2016, menyambut tahun baru Imlek. Di Indonesia, entah kenapa, film animasi yang didistribusikan oleh 20th Century FOX ini baru tayang pada awal bulan Maret ini.

Seperti dua seri sebelumnya, Kung Fu Panda 3 masih menceritakan petualangan Po. Kali ini, karakter yang suaranya diisi oleh Jack Black itu diceritakan bertemu dengan ayah kandungnya, Li Shan (Bryan Cranston), yang selama ini ternyata masih hidup bersama panda-panda lainnya di sebuah desa tersembunyi. Po sendiri sejak masih bayi diadopsi oleh Mr. Ping, seorang (seekor?) angsa penjual mie, yang kala itu menemukannya sedang menangis di dalam kotak sayur.

Di lain pihak, sosok Li, bokap Po, sebenarnya sempat muncul di akhir film Kung Fu Panda sebelumnya. Pada seri kedua itu, Po sedikit demi sedikit diceritakan mulai mengingat peristiwa yang membuat dia terpisah dari kedua orang tua kandungnya. Secara postur, Li sendiri sangat mirip dengan Po yang bertubuh tambun dan doyan makan. Namun, dia tidak ahli kung fu karena hanya bekerja sebagai petani yang hidup di desa terpencil.

Singkat cerita, acara reuni Po dengan keluarga besarnya tidak berlangsung mulus karena mereka mendapat ancaman dari Kai (JK Simmons), seekor banteng berwarna abu-abu yang jago kung fu dan memiliki kekuatan supranatural. Sempat dibuang ke Spirit Realm, Kai berhasil kabur dan kembali ke bumi. Ambisinya adalah menantang dan mengalahkan seluruh jago kung fu di Tiongkok.

Dibandingkan dengan dua musuh Po sebelumnya, yaitu Tai Lung yang seekor macan tutul putih dan Shen yang seekor burung merak, Kai ini jauh lebih kuat dan lebih sakti. Oleh karena itu, Po tetap membutuhkan bantuan dari rekan-rekannya, yaitu the Furious Five (Tigress, Crane, Mantis, Viper, dan Monkey).

Selain itu, Po yang dulu menjadi murid Master Shifu (Dustin Hoffman), kali ini berubah menjadi guru. Dia harus melatih kung fu panda-panda di desa bokapnya agar mampu mempertahankan tempat tinggal mereka dari ancaman Kai. Mampukah si panda gendut itu menjadi guru yang baik sekaligus mengalahkan musuhnya?

Oh, ya. Selain Li dan Kai. Di seri ketiga ini juga muncul tokoh baru bernama Mei-Mei (Kate Hudson), yang merupakan karakter panda cewek pertama yang muncul di Kung Fu Panda. Dengan keahliannya sebagai penari perut, si Mei-Mei sangat pede dalam mendekati Po yang sama-sama gendut. Bahkan, Mei-Mei ingin kawin dengannya. Po, yang dalam hatinya diam-diam naksir sama si macan Tigress, tentu saja merasa serba salah dengan pdkt agresif ala Mei-Mei.

Dengan kehadiran tokoh-tokoh baru tersebut, Kung Fu Panda 3 diharapkan bisa menyalip kesuksesan dua seri sebelumnya. Apalagi, berbeda dengan dua film pendahulunya, kali ini sang sutradara Jennifer Yuh Nelson tidak bekerja sendirian. Dia dibantu oleh Alessandro Carloni sebagai co-director. Kedua orang tersebut sebenarnya sudah bekerja sama selama 10 tahun sejak film Kung Fu Panda pertama dibuat. Sebelum ini, Carloni bertindak sebagai animation supervisor dan story artist.

Selain itu, untuk Kung Fu Panda 3 ini, tim produksi dari DreamWorks Animation juga berusaha menampilkan karakter panda yang lebih nyata. Selama 10 hari, mereka melakukan pengamatan terhadap kehidupan panda di alam bebas, tepatnya di Sichuan, Tiongkok. Tampilan panda village yang menjadi tempat tinggal bokap Po juga terinspirasi dari Shangri-La, sebuah country level city di China.

Setelah sebulan tayang worldwide, Kung Fu Panda 3 sudah mengantongi box office USD 323 juta. Memang, masih jauh dari capaian dua seri sebelumnya yang mampu menembus USD 600 jutaan. Tapi, minimal, sudah melebihi budgetnya yang “hanya” USD 145 juta. Di Tiongkok, seri ketiga ini dirilis dengan versi bahasa Mandarin yang tentunya untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Secara umum, sejumlah situs review juga memberi rating yang cukup positif untuk film berdurasi 95 menit ini.

***

Kung Fu Panda 3

Sutradara: Jennifer Yuh Nelson, Alessandro Carloni
Produser: Melissa Cobb, Mike Mitchell, Guillermo Del Toro, La Peikang, Li Ruigang, Jonathan Aibel, Glenn Berger
Penulis Skenario: Jonathan Aibel, Glenn Berger
Pencipta Karakter: Ethan Reiff, Cyrus Voris
Pemain: Jack Black, Dustin Hoffman, Randall Duk Kim, Angelina Jolie, Lucy Liu, Jackie Chan, David Cross, Seth Rogen, James Hong, Steele Gagnon, Kate Hudson, Bryan Cranston, JK Simmons
Musik: Hans Zimmer
Editor: Clare Knight
Produksi: DreamWorks Animation, Oriental DreamWorks, China Media Capital, Shanghai Media Group
Distributor: 20th Century FOX
Budget: USD 145 juta
Durasi: 95 menit
Rilis: 8 Maret 2016

Ratings

IMDb: 8,7
Rotten Tomatoes: 6,6
Metacritic: 6,5

Preview Film: Kung Fu Panda 3 (2016)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s