Review Champions League 2015-2016 Round of 16 2nd Leg: Bayern Muenchen 4-2 Juventus (AET)

Juventus harus menelan pil pahit kala bertandang ke Allianz Arena, Muenchen, pada hari Kamis (17/03) dini hari tadi. Sempat unggul dua gol hingga menit ke-73, sang Nyonya Tua akhirnya takluk dengan skor 2-4 lewat perpanjangan waktu. Dengan hasil ini, tuan rumah Bayern melaju ke babak perempat final Liga Champions dengan skor aggregate 6-4.

Juve sendiri sebenarnya memulai laga leg kedua dengan sangat baik. Strategi pelatih Max Allegri yang menerapkan skema 4-5-1 dengan Alvaro Morata sebagai ujung tombak tunggal bisa dibilang cukup berhasil. Dengan cederanya Giorgio Chiellini, Claudio Marchisio, Paulo Dybala, dan belum fitnya Mario Mandzukic, memang tak ada pilihan bagi Allegri selain menumpuk pemain di lini tengah dan melakukan serangan balik cepat.

Bayern yang sejatinya menguasai permainan sejak awal laga, tak siap menerima counter-attack dari Juve. Alhasil, baru lima menit, Paul Pogba sudah berhasil menjebol gawang Die Roten. Gelandang asal Prancis itu memanfaatkan miskomunikasi antara David Alaba dan Manuel Neuer yang salah dalam menyapu bola hasil umpan jarak jauh yang dilepaskan oleh Sami Khedira.

Tertinggal satu gol, Bayern semakin menggebu dalam mengurung Juve. Namun, Andrea Barzagli dkk tetap disiplin dalam bertahan dan melakukan pressing ketat sambil menunggu kesempatan untuk melakukan serangan balik. Kecepatan Juan Cuadrado di sayap kanan dan Alvaro Morata yang beroperasi di depan beberapa kali juga menyulitkan para bek tuan rumah dan akhirnya mendapatkan hasil pada menit ke-28.

Berawal dari Alvaro Morata yang merebut bola dari daerah sendiri, kemudian dia melakukan dribel solo run ala Lionel Messi untuk membelah pertahanan Bayern. Para pemain tuan rumah yang mengeroyoknya tak mampu menghentikan mantan striker Real Madrid tersebut. Sejurus kemudian, dia mengoper bola kepada Juan Cuadrado yang berlari menembus kotak penalti. Dengan sekali gocek, winger asal Kolombia itu mengecoh Philipp Lahm dan menjebol gawang Manuel Neuer.

Setelah unggul dua gol, Juve tetap menerapkan strategi serangan balik yang sama dan sebenarnya berhasil mengubah skor menjadi 3-0. Sayangnya, gol Alvaro Morata tersebut dianggap off-side oleh wasit Jonas Eriksson asal Swedia. Padahal, striker Spanyol itu jelas-jelas on-side. Alhasil, hingga turun minum, tidak ada lagi gol tambahan yang tercipta.

Pada awal babak kedua, Pep Guardiola selaku pelatih Bayern mulai melakukan perubahan. Bek Mehdi Benatia yang menjadi titik lemah ditarik keluar dan digantikan oleh Juan Bernat. Setelah itu, pada menit ke-60, Xabi Alonso yang bermain sebagai jangkar di lapangan tengah juga diganti dengan Kingsley Coman yang seorang winger. Pergantian pemain ini terbukti sangat jitu, terutama masuknya Coman, karena membuat serangan Bayern lebih tajam dari arah sayap.

Max Allegri sebenarnya sudah berusaha merespon perubahan taktik Guardiola dengan menarik keluar Sami Khedira dan memasukkan Stefano Struraro pada menit ke-68. Empat menit kemudian, Alvaro Morata juga diganti dengan Mario Mandzukic. Tujuannya, Allegri ingin membuat Juve lebih fokus dalam bertahan karena sudah unggul dua gol dengan waktu tersisa 20 menit. Namun, pergantian inilah yang sebenarnya menjadi awal dari bencana yang dialami sang Nyonya Tua.

Semenit setelah Morata ditarik keluar, Juve langsung kebobolan lewat tandukan Robert Lewandowski. Umpan crossing Douglas Costa dari sayap langsung disundul oleh Lewy untuk menjebol gawang Gigi Buffon. Leonardo Bonucci yang mengawalnya tak mampu berbuat apa-apa untuk mencegah gol itu terjadi.

Berhasil memperkecil kedudukan, Bayern semakin bernafsu menyerang. Douglas Costa dan Kingsley Coman berulang kali menghujani kotak penalti Juve dengan umpan-umpan crossing mereka. Stephan Lichsteiner, Juan Cuadrado, Alex Sandro, dan Patrice Evra yang menjaga di bagian sayap dibuat pontang-panting.

Juve sendiri tak mampu lagi melakukan serangan balik setelah Morata ditarik keluar. Mandzukic lebih banyak berkutat membantu pertahanan dan tidak memiliki kecepatan untuk menggiring bola sendirian. Keadaan Bianconeri menjadi semakin tertekan setelah Allegri mengganti Cuadrado dan memasukkan Roberto Pereyra pada menit ke-89. Tujuannya baik, yaitu membuat pertahanan menjadi lebih kuat. Tetapi, akhirnya malah kembali kebobolan.

Saat injury time memasuki menit ke-91, Thomas Mueller berhasil menyamakan skor menjadi 2-2. Dengan skema yang hampir mirip dengan gol Lewandowski, Coman melepaskan umpan lambung dari sayap yang langsung ditanduk oleh Mueller untuk menjebol gawang Buffon. Tak berapa lama kemudian, wasit meniup peluit dan pertandingan harus dilanjutkan ke babak extra-time.

Pada babak perpanjangan waktu, Bayern terus menekan tamu mereka. Untuk menambah daya gedor, Guardiola kemudian memasukkan Thiago Alcantara untuk menggantikan Franck Ribery pada menit ke-101. Juve masih terus bertahan dengan tujuan menunggu adu penalti. Dan, itu berhasil mereka lakukan hingga 15 menit pertama berakhir.

Namun, pada 15 menit kedua, peruntungan Juve pun habis. Dewi Fortuna tidak lagi berpihak kepada La Vecchia Signora. Kesalahan Evra dalam menghalau crossing dimanfaatkan Thiago pada menit ke-108 untuk menjebol gawang Buffon. Dua menit kemudian, seperti menambahkan cuka pada luka, gol cantik dari sang mantan Coman yang akhirnya menamatkan kiprah sang Nyonya Tua di Liga Champions musim ini.

Selama 120 menit, Bayern memang sangat dominan dalam penguasaan bola. Hingga 75 persen. Namun, dari 25 tembakan yang mereka hujankan, hanya tujuh yang on target. Beruntung bagi Muenchen, dari tujuh tembakan yang mengarah ke gawang Buffon, empat menjadi gol.

Sementara itu, Juve sebenarnya bermain cukup efektif. Meski kalah jauh dalam ball possession. Dari 16 tembakan yang mereka lepaskan, 11 di antaranya mengarah ke gawang. Tapi, hanya dua yang menjadi gol. Finishing memang menjadi masalah klasik bagi La Vecchia Signora. Mungkin ceritanya bakal berbeda jika ada Paulo Dybala.

***

Ratings

Bayern Munchen (4-1-4-1): 7
Neuer 7; Lahm 6.5, Kimmich 6, Benatia 5.5/Bernat 6 (46′), Alaba 5; Alonso 5.5/Coman 8 (60′); D. Costa 7.5, Mueller 7.5, Vidal 7, Ribery 7/Thiago 6.5 (101′); Lewandowski 7.
Coach: Guardiola 7.5.

Juventus (4-5-1): 7
Buffon 6; Lichtsteiner 6.5, Bonucci 6, Barzagli 6, Evra 5; Cuadrado 7.5/Pereyra 5 (89′), Khedira 6.5/Sturaro 5 (68′), Hernanes 6.5, Pogba 7, Alex Sandro 6.5; Morata 7.5/Mandzukic 5 (72′).
Coach: Allegri 7.5.

Man of the Match: Kingsley Coman.

Review Champions League 2015-2016 Round of 16 2nd Leg: Bayern Muenchen 4-2 Juventus (AET)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s