Preview World Cup 2018 Qualifiers Matchday 6: Argentina vs. Bolivia

Kemenangan tipis 2-1 atas juara Copa America 2015, Cile, di Santiago beberapa hari yang lalu tidak boleh membuat Argentina terlena. Hari Rabu (30/03) pagi WIB ini, Lionel Mess dkk harus kembali melanjutkan perjuangan mereka dengan menjamu Bolivia di Cordoba. Tiga poin wajib diraih jika tim Tango ingin menembus top four klasemen sementara kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan.

Posisi Argentina saat ini memang jauh dari kata aman. Tim besutan Gerardo Martino itu baru mengumpulkan 8 poin dari lima laga. Alhasil, mereka hanya mampu nangkring di peringkat kelima. Padahal, hanya empat tim teratas yang dijamin lolos langsung ke Rusia dua tahun lagi. Memang, perjalanan masih panjang. Masih ada 13 laga tersisa. Tetapi, jika kembali terpeleset, tentu saja peluang akan semakin berat.

Bolivia, meski menjadi tim terlemah di zona CONMEBOL selain Venezuela, tetap tidak boleh diremehkan. Masih lekat di ingatan rakyat Argentina kala Albiceleste dipermalukan 6-1 oleh La Verde di kualifikasi Piala Dunia 2010. Memang, saat itu laga dilangsungkan di La Paz. Salah satu kota tertinggi di Amerika Selatan selain Quito (Ekuador). Di mana tim tamu biasanya kedodoran dan kehabisan oksigen kala bermain ibu kota yang tingginya ribuan meter di atas permukaan laut tersebut. Namun, hal itu tidak boleh dijadikan sebagai dalih.

Salah satu buktinya, pada tahun 2011, kala menjadi tuan rumah Copa America, Albiceleste juga pernah ditahan imbang oleh Bolivia. Jadi, tim besutan Julio Cesar Baldivieso itu memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi, target Sergio Aguero dkk saat ini adalah menang. Hasil seri di kandang sendiri dari tim gurem tentu saja dianggap sebagai sebuah kekalahan oleh publik Argentina yang menganut sepak bola sebagai agama kedua mereka.

Bolivia memang biasanya berubah menjadi seekor kucing jika bermain sebagai tamu. Hal ini berbanding terbalik jika bermain di dataran tinggi La Paz. Mereka seketika berubah menjadi harimau gunung yang sulit ditaklukkan. Maka dari itu, Argentina harus memanfaatkan kesempatan ini untuk meraup poin penuh. Karena pada pertemuan kedua tahun depan, bakal sulit menghabisi mereka di kandang macan.

Secara statistik, Bolivia juga sedang terpuruk. Dalam lima laga terakhir di kualfikasi, La Verde hanya menang sekali. Berbeda dengan Argentina yang hanya kalah sekali. Secara head-to-head, tim Tango juga superior. Dalam lima laga terakhir, Sergio Romero dkk tak pernah takluk dari tim dengan kostum kebesaran hijau tersebut.

Untuk menggempur Bolivia, Tata Martino kemungkinan akan menyimpan Sergio Aguero dan mengandalkan trio Angel Di Maria, Gonzalo Higuain, dan Lionel Messi di lini depan. Memang, trio ini tidak seganas trio MSN di Barcelona. Namun, setidaknya sudah lebih dari cukup untuk memberondong gawang tim medioker yang dijaga oleh kiper antah-berantah semacam Romel Quinones.

Di lini tengah, Javier Mascherano sudah kembali dari hukuman akumulasi kartu kuning. Mantan gelandang andalan Liverpool itu akan bahu-membahu dengan Lucas Biglia dan Ever Banega untuk menyuplai bola bagi Messi di depan. Di bangku cadangan juga masih ada Matias Kranevitter jika Tata membutuhkan pemain dengan tenaga yang lebih fresh.

Yang patut dikhawatirkan mungkin di lini belakang. Tata bakal memberi kesempatan bagi Martin Demichelis untuk menjadi starter. Bek senior itu memang menjadikan laga melawan Bolivia ini sebagai partai perpisahan sebelum pensiun dari tim nasional. Masalahnya, yang akan menjadi partnernya di jantung pertahanan, kabarnya, adalah Pinola. Kombinasi antara bek uzur dan kurang pengalaman ini rentan dieksploitasi oleh Bolivia yang mengandalkan Juan Carlos Arce sebagai ujung tombak.

Sadar kalah kualitas, Bolivia kemungkinan besar memang bakal menerapkan strategi bertahan dengan serangan balik cepat. Pelatih Baldivieso sudah menyiapkan skema 4-5-1 atau 5-4-1. Bek senior Leonardo Gutierrez akan mengomandani lini belakang. Rudy Cardozo dan Diego Bejarano akan menjaga lini tengah. Sementara itu, Rodrigo Luis Ramallo akan menjadi motor serangan balik.

Meski demikian, apapun taktik yang bakal diterapkan oleh Bolivia, Argentina tetap di atas angin. Tidak ada alasan bagi Leo Messi dkk untuk terjungkal. Bakal menjadi aib seandainya mereka ditahan imbang, atau bahkan kalah, di Estadio Mario Alberto Kempes. Kemenangan dengan selisih dua gol seharusnya bisa diraih dengan mudah. Seharusnya.

***

Probable Line-ups

Argentina (4-3-3):
Romero; Mercado, Demichelis, Pinola, Rojo; Biglia, Mascherano, Banega; Messi, Higuain, Di Maria.
Coach: Martino.

Bolivia (4-5-1):
Quinones; Gutierrez, Eguino, Marteli, Morales; Lezio, Bejarano, Cardozo, Chumacero, Ramallo; Arce.
Coach: Baldivieso.

Venue: Estadio Mario Alberto Kempes, Cordoba.
Kick-off: Wed, Mar 30, 2016, 06.30 WIB.
Live: Streaming.

Prediction: Argentina 2-0 Bolivia.

Preview World Cup 2018 Qualifiers Matchday 6: Argentina vs. Bolivia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s