Preview Film: The Jungle Book (2016)

Para penggemar dongeng tentu tak asing dengan The Jungle Book. Terbit pertama kali pada tahun 1894, buku anak-anak karangan Rudyard Kipling itu memang cukup legendaris. Disney sempat memfilmkannya dalam bentuk animasi pada tahun 1967. Kali ini, seiring dengan kesuksesan remake film-film kartun klasik semacam Alice in Wonderland (2010), Maleficent(2014), dan Cinderella (2015), Disney pun memutuskan untuk membuat kembali kisah petualangan Mowgli itu dalam versi live-action.

Jon Favreau kemudian ditunjuk sebagai sutradara The Jungle Book versi baru ini. Pria kelahiran 19 Oktober 1966 itu sudah menghasilkan karya-karya terkenal semacam Zathura (2005), Iron Man (2008), dan Iron Man 2 (2010). Di film Chef (2014), dia bertindak sebagai sutradara sekaligus aktor. Selain itu, comedian yang berasal dari New York tersebut juga menjadi produser The Avengers (2012), Iron Man 3 (2013), dan Avengers: Age of Ultron (2015).

Untuk mencari pemeran Mowgli, Favreau bersama casting director, Sarah Finn, mengadakan proses casting yang dimulai pada musim panas 2014 dengan berkeliling ke Inggris, Amerika, Kanada, dan Selandia Baru. Setelah menyeleksi hampir dua ribu anak, terpilihlah bocah keturunan India-Amerika berusia 12 tahun yang bernama Neel Sethi. Di The Jungle Book ini, Sethi menjadi satu-satunya aktor yang tampil. Karena semua lawan mainnya adalah hewan-hewan yang dihasilkan dari efek CGI (computer-generated imagery).

Mowgli sendiri dikisahkan sebagai bocah misterius yang sejak bayi tersesat di dalam hutan di India. Beruntung, ada black panther bernama Bagheera (suaranya diisi oleh Ben Kingsley) yang menyelamatkannya. Bagheera kemudian membawa bayi Mowgli ke kawanan serigala yang dipimpin oleh Raksha (Lupita Nyong’o) dan Akela (Giancarlo Esposito). Mereka kemudian merawatnya dan mengasuhnya.

Bertahun-tahun kemudian, Mowgli tumbuh menjadi ababil. Perilakunya pun mirip serigala. Remaja hutan tersebut mulai mempertanyakan perbedaan dirinya, yang sebenarnya seorang manusia, dengan kawanan serigalanya. Para penghuni rimba pun banyak yang tidak suka dengannya. Berbagai hewan buas mengincar dan ingin memangsanya. Terutama seekor harimau Bengal yang bernama Shere Khan (Idris Elba).

Merasa keberadaannya terancam, Mowgli pun pergi meninggalkan rumahnya. Ditemani oleh Bagheera dan si beruang Baloo (Bill Murray), bocah tersebut mulai berpetualang dan mencari jati diri yang sebenarnya. Di tengah perjalanan, Mowgli bertemu ular python bernama Kaa (Scarlett Johansson) dan si orangutan Kalimantan yang bernama King Louie (Christopher Walken). Bahaya apalagi yang bakal dihadapi oleh Mowgli?

Meski dihiasi oleh sejumlah nama top dari Hollywood, The Jungle Book memang hanya menampilkan bintang-bintang tersebut sebagai pengisi suara saja. Yang paling menarik perhatian adalah Scarlett Johansson yang menjadi dubber bagi Kaa. Pada versi originalnya, si ular python ini sebenarnya berjenis kelamin laki-laki. Sutradara Jon Favreau sengaja menggantinya dengan sosok perempuan karena merasa cerita aslinya terlalu didominasi oleh pria. ScarJo pun dia anggap punya suara yang penuh emosi sehingga cocok memerankan karakter Kaa.

Sementara itu, semua binatang yang ada di film ini ditampilkan lewat efek CGI. Mulai dari serigala, black panther, beruang, harimau, ular python, hingga orangutan, semuanya dikemas secara mendetail lewat teknologi komputer. Tantangan bagi sutradara Jon Favreau di film ini memang menghidupkan The Jungle Book versi animasi menjadi karakter-karakter yang nyata dalam live-action movie.

Jon Favreau sendiri menyatakan alasan utamanya menerima tawaran dari Disney untuk menjadi sutradara karena dia adalah penggemar The Jungle Book. Aktor yang juga bermain di The Wolf of Wallstreet ini ingin menghidupkan kembali memori masa kecilnya ketika menonton Mowgli versi kartun pada tahun 1960-an. Alhasil, dia pun menggarap film berdurasi 105 menit ini dengan penuh perasaan.

Selain harus mampu mengubah animasi klasik menjadi live-action dengan teknologi CGI, tantangan besar lagi bagi Jon Favreau adalah mencari satu pemeran manusia di antara dominasi para hewan. Apalagi , karakter Mowgli di sini adalah tokoh utama. Yang tentu saja tidak boleh membuat penonton bosan. Untungnya, setelah melewati proses casting yang panjang, Favreau akhirnya menemukan Neel Sethi.

Meski tak memiliki pengalaman berakting sebelumnya, Sethi ternyata mampu memainkan peran Mowgli dengan apik dan alamiah. Menurut Favreau, bocah 12 tahun yang dia temukan saat proses casting di New York itu memiliki bakat dan karisma yang luar biasa. Casting director Sarah Finn pun mengamini pendapat sang sutradara. Menurutnya, sense of humour dan keberanian Sethi selama menjalani pengambilan gambar sangat mengagumkan.

Neel Sethi sendiri mengaku sangat bangga dan tak mengalami kesulitan dalam memerankan Mowgli. Menurut dia, sifat asli dirinya dan Mowgli tidak berbeda jauh. Mereka sama-sama memiliki jiwa yang bebas dan rasa percaya diri yang tinggi. Alhasil, bocah keturunan India-Amerika itu mampu menampilkan sosok Mowgli secara original. Seakan-akan itu adalah dirinya sendiri. Kemampuan akting Sethi yang natural itu akhirnya membuat film yang naskahnya ditulis oleh Justin Marks ini memiliki hati dan karakter.

Bagi Disney, The Jungle Book edisi terbaru ini memang menjadi pertaruhan nama besar mereka. Karena sang pesaing, Warner Bros., sudah siap meluncurkan film serupa, The Jungle Book: Origins, pada tahun 2018 nanti. Semula, film yang disutradarai oleh Andy “Gollum” Serkis itu bakal dirilis pada tahun 2017. Namun, Warner Bros. kemudian menundanya menjadi tanggal 19 Oktober 2018. Menarik untuk ditunggu, The Jungle Book versi mana yang lebih bagus.

Secara global, Disney baru akan merilis The Jungle Book versi mereka pada tanggal 15 April 2016 nanti. Namun, para moviegoers di Indonesia cukup beruntung karena bisa menikmati petulangan Mowgli sepekan lebih awal. Sejumlah situs review sejauh ini memberikan rating yang positif. Berkat sentuhan visual effects supervisor Rob Legato, hewan-hewan yang ditampilkan terlihat sangat detail dan riil. Sutradara Jon Favreau pun dianggap sukses mengemas The Jungle Book menjadi film live-action dengan animasi CGI yang glamour dan cerita yang cukup apik.

***

The Jungle Book

Sutradara: Jon Favreau
Produser: Jon Favreau, Brigham Taylor
Penulis Skenario: Justin Marks
Diadaptasi dari: Disney’s The Jungle Book (1967), The Jungle Book by Rudyard Kipling
Pemain: Bill Murray, Ben Kingsley, Idris Elba, Lupita Nyong’o, Scarlett Johansson, Giancarlo Esposito, Christopher Walken, Neel Sethi
Musik: John Debney
Sinematografi: Bill Pope
Editor: Mark Livolsi
Produksi: Walt Disney Pictures, Fairview Entertainment
Distributor: Walt Disney Studios Motion Pictures
Durasi: 105 menit
Rilis: 8 April 2016 (Indonesia), 15 April 2016 (Amerika Utara)

Ratings

IMDb: 8,5
Rotten Tomatoes: 7,4
Metacritic: 7,6

Preview Film: The Jungle Book (2016)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s