Review Serie A 2015-2016 Giornata 33: Juventus 4-0 Palermo

Juventus berhasil menjauhi Napoli dengan gap 9 poin setelah menggunduli Palermo dengan skor 4-0 di J-Stadium pada hari Minggu (17/04) kemarin. Empat gol sang Nyonya Tua dipersembahkan oleh Sami Khedira pada babak pertama serta Paul Pogba, Juan Cuadrado, dan Simone Padoin pada paruh waktu kedua.

Sejak awal, Juve yang bertindak sebagai tuan rumah langsung bermain trengginas dengan menekan pertahanan Stefano Sorrentino dkk. Setelah gagal menyelesaikan beberapa peluang, tim Zebra akhirnya mampu membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui Sami Khedira.

Gol pertama tersebut tak bisa dilepaskan dari peran Paul Pogba yang kemarin tampil ciamik. Lewat umpan lambung, gelandang asal Prancis itu mengirim bola ke dalam kotak penalti Palermo. Khedira yang coming from behind langsung menyambut bola dengan dada sebelum melepaskan tendangan lop yang tak kuasa dijangkau oleh kiper Sorrentino.

Setelah unggul satu gol, Juve terus melakukan tekanan dan mendominasi penguasaan bola. Namun, pada menit ke-15, mala petaka terjadi. Claudio Marchisio tiba-tiba terkapar dan meraung kesakitan. Setelah diperiksa oleh tim medis, il Principino ditandu keluar lapangan karena cederanya cukup parah. Mario Lemina kemudian dimasukkan oleh pelatih Max Allegri untuk menggantikan sang regista.

Usai laga, Juventus menyatakan bahwa Marchisio mengalami cedera lutut. Anterior cruciate ligament alias ACL-nya putus dan harus segera menjalani operasi. Ini merupakan pukulan telak. Tidak hanya bagi Bianconeri, tapi juga bagi timnas Italia. Marchisio hampir pasti absen di EURO 2016 karena cedera ACL biasanya memakan waktu pemulihan sekitar 6 bulan. Bahkan, bisa lebih lama mengingat gelandang binaan akademi Juve itu sudah tidak muda lagi. Usianya sudah menginjak kepala tiga. Semakin tua, biasanya semakin lama waktu recovery-nya.

Kembali ke laga melawan Palermo. Ketiadaan Marchisio ternyata membuat permainan Juve terpengaruh. Tim tamu pelan-pelan mulai mampu melepaskan diri dari tekanan. Beberapa kali mereka menggedor pertahanan tuan rumah melalui serangan balik, terutama lewat duet striker Franco Vazquez dan Trajkovsi. Bahkan, ada satu momen di mana bola tendangan Vazquez hampir menjebol gawang Gigi Buffon. Untungnya, masih ada Andrea Barzagli yang berhasil menyapu bola sebelum menjadi gol.

Juve sendiri sebetulnya masih sempat mengancam lewat Pogba. Namun, tembakannya pada menit ke-28 masih membentur tiang gawang. Hingga turun minum, skor 1-0 tetap tidak berubah.

Di babak kedua, Juve tetap melakukan tekanan untuk menambah gol. Salah satunya lewat Mario Mandzukic yang kemarin berduet dengan Paulo Dybala. Sayangnya, sundulan mantan striker Bayern Muenchen itu masih melenceng dari gawang Palermo.

Upaya tuan rumah untuk menambah keunggulan akhirnya tercapai pada menit ke-71. Pogba melepaskan tembakan di depan gawang dengan memanfaatkan umpan dari Alvaro Morata yang baru masuk menggantikan Dybala.

Unggul dua gol ternyata tidak membuat Juve puas. Sekitar tiga menit kemudian, dengan mengandalkan skill individunya, Juan Cuadrado seorang diri mengecoh para bek Palermo sebelum akhirnya menaklukkan kiper Sorrentino yang gawangnya jebol untuk ketiga kalinya. Cuadrado pun mendedikasikan gol indahnya itu untuk Marchisio yang sedang cedera.

Meski tertinggal tiga gol, tim tamu ternyata masih belum menyerah. Anak-anak asuh Davide Ballardini itu berusaha mencari gol balasan. Namun, karena terlalu asyik menyerang, Morata menghukum mereka dengan serangan balik cepat pada menit ke-89. Diawali dengan menggiring bola sendirian dari lapangan tengah, Morata kemudian mengirim umpan kepada Simone Padoin yang membayangi di sampingnya. Dengan ketenangan ala Lionel Messi, Lord Padoin yang sudah one-on-one dengan kiper Sorrentino langsung menjebol gawang Palermo.

Hingga wasit meniup peluit akhir, skor 4-0 tidak berubah. Juve tercatat sangat dominan dalam penguasaan bola hingga mencapai 63 persen. Sebanyak 14 tembakan mereka lepaskan, 6 di antaranya on target dan 4 menjadi gol. Cukup efektif bila dibandingkan dengan Palermo yang melepaskan 8 tembakan, 4 di antaranya mengarah ke gawang, tapi nihil gol.

Dengan kemenangan ini, Juve semakin kukuh di puncak klasemen. Napoli kini tertinggal 9 poin di peringkat kedua. Dengan lima laga tersisa musim ini, il Partenopei bakal membutuhkan bantuan tangan Tuhan jika ingin melengserkan La Vecchia Signora dari takhtanya.

***

Ratings

Juventus (3-5-2): 7
Buffon 6; Barzagli 7, Bonucci 6, Rugani 6.5; Cuadrado 7, Khedira 7/Padoin 6.5 (78’), Marchisio 6/Lemina 6 (16’), Pogba 7.5, Evra 6; Dybala 6.5/Morata 6 (67’), Mandzukic 6.5.
Coach: Allegri 7.

Palermo (3-5-2): 5
Sorrentino; Goldaniga 5/La Gumina 5.5 (72’), Gonzalez 5.5, Andelkovic 5; Rispoli 5.5, Hiljemark 5, Jajalo 5/Brugman 5 (59’), Chochev 5, Lazaar 4.5; Vazquez 6, Trajovski 5.
Coach: Ballardini 5.

Referee: Giacomelli 6.5.

Man of the Match: Paul Pogba.

Review Serie A 2015-2016 Giornata 33: Juventus 4-0 Palermo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s