Preview Formula 1 British Grand Prix 2016

Meski drama perseteruan Lewis Hamilton dan Nico Rosberg belum tuntas, Mercedes harus segera move-on. GP Britania Raya sudah menunggu akhir pekan ini. Tepatnya, di sirkuit legendaris Formula 1, Silverstone.

Untuk menghindari terulangnya clash antara dua pebalap mereka di lap terakhir GP Austria pekan lalu, Mercedes langsung mengambil langkah tegas. Hamilton dan Rosberg dipanggil menghadap dua petinggi Silver Arrows sekaligus, yaitu: Team Principal Toto Wolff dan Race Director Paddy Lowe.

Hasil dari meeting tersebut, team order memang tidak jadi diterapkan. Namun, jika di GP Inggris weekend ini Hamilton dan Rosberg kembali saling sikut, Mercedes “mengancam” langsung memberlakukan team order di balapan selanjutnya. Maka dari itu, Silverstone bakal menjadi ujian pertama bagi dua pebalap yang sebenarnya bersahabat sejak masih ababil tersebut.

Belum separo musim berjalan, dalam lima balapan terakhir, duo Silver Arrows terhitung sudah tiga kali terlibat insiden yang merugikan Mercedes hingga 50 poin. Sebelum GP Austria, “civil war” terjadi di GP Spanyol. Bahkan, saat itu, Hamilton dan Rosberg langsung clash di lap pertama. Padahal, keduanya start dari grid terdepan. Akibatnya, dua mobil Mercy rusak dan tidak bisa melanjutkan balapan.

Tak heran, Toto Wolff langsung sewot dan menyatakan hal itu sebagai sebuah ketololan. Untuk mencegah agar kebodohan tersebut tidak terulang, suami Susie Wolff itu awalnya ingin segera menerapkan team order. Kondisi internal tim memang terancam jika masalah ini dibiarkan berlarut-larut.

Apalagi, secara emosional, Hamilton tampaknya sedang bad mood. Di Baku, Azerbaijan, rumornya, dia sampai mengamuk dan merusak salah satu ruangan tim setelah mengalami crash saat kualifikasi GP Eropa. Tentu saja, Mercedes langsung membantah kabar tersebut.

Menyikapi perihal team order, Hamilton memang berharap agar Mercy tidak menerapkannya. Dia ingin dibebaskan bertarung dengan Rosberg untuk memperebutkan kemenangan. Tanpa campur tangan dari tim. Bagi dia, seorang pebalap yang melaju dengan kecepatan 350 kilometer per jam tidak seharusnya diatur-atur kek anak kecil.

Rosberg sendiri, saat ini, juga sedang kzl. Pengawas lomba menyatakan dia bersalah dalam insiden dengan Hamilton di lap terakhir GP Austria. Putra juara dunia F1 Keke Rosberg itupun dikenai penalti 10 detik. Untungnya, hukuman itu tidak mengubah posisinya karena Rosberg finish keempat sekitar 14 detik di depan Daniel Ricciardo.

Meski tidak mengubah hasil balapan, Rosberg teteup merasa sebeul karena, menurutnya, dia tidak bersalah. Hamilton dia angap terlalu agresif dalam menyalip dan akhirnya mencuri kemenangan yang sudah dalam genggamannya.

Masih belum jelas bagaimana sikap Rosberg seandainya team order nantinya diterapkan. Bisa saja dia mematuhi perintah timnya. Namun, saat berduel dengan Hamilton di tengah balapan, belum tentu pebalap asal Jerman itu mau mengalah. Di sini, harga diri yang bakal banyak berperan.

Di Silverstone, yang berkarakter cepat dan cocok dengan mesin Mercedes yang berpower besar, potensi terjadi “civil war” lagi antara Hamilton dan Rosberg memang sangat tinggi. Apalagi, ini merupakan balapan kandang bagi Hamilton. Haram hukumnya bagi mantan pacar Nicole Scherzinger itu untuk mengalah di rumah sendiri.

Selain itu, Hamilton memiliki catatan mengesankan di British GP. Sudah tiga kali dia menang di Silverstone. Dua di antaranya beruntun, yaitu pada musim 2014 dan 2015. Tinggal satu victory lagi, dia bakal menyamai rekor legenda Inggris, Nigel Mansell. Sekaligus mencetak hat-trick tiga kemenangan beruntun di rumah sendiri.

Di lain pihak, bagi Rosberg, GP Inggris weekend ini menjadi momentum untuk menjauh dari kejaran Hamilton. Saat ini, pebalap yang mukanya mirip Leonardo DiCaprio itu memang masih memuncaki klasemen sementara. Namun, dia hanya unggul 15 poin dari Hamilton. Sangat riskan untuk tersusul.

Catatan Rosberg di Inggris juga cukup baik. Tahun lalu, dia finish kedua di belakang Hamilton. Sedangkan, tahun 2013, dia menang. Maka dari itu, meski jagoan tuan rumah lebih diunggulkan untuk berjaya di Silverstone, Rosberg tetap menjadi ancaman yang serius untuk menaiki puncak podium.

Sementara itu, tim-tim lain kini juga mulai ikut mengomentari “civil war” antara duo Mercedes tersebut. Boss Red Bull Racing, Christian Horner, memperkirakan friksi mereka tidak akan berakhir, dan sangat mungkin terulang. Oleh karena itu, suami eks Spice Girls Geri Halliwell itu menyarankan Silver Arrows untuk mempertimbangkan masa depan duet andalan mereka.

Horner sendiri sudah berpengalaman dalam menghadapi situasi pelik seperti yang dialami Mercy. Itu terjadi saat Sebastian Vettel bersaing dengan Mark Webber. Red Bull akhirnya mengambil jalan dengan memisahkan mereka. Mendepak Webber dan mempertahankan Vettel.

Meski terkesan bersimpati dengan masalah yang dialami Mercedes, Red Bull, dan tim-tim pesaing lainnya, seperti Ferrari, tentu saja berharap friksi antara Hamilton dan Rosberg terus berlanjut. Dengan begitu, mereka berkesempatan mencuri kemenangan, seperti yang dilakukan si ababil Max Verstappen di GP Spanyol.

Ferrari sendiri juga mendapat berkah di GP Austria pekan lalu. Kimi Raikkonen berhasil finish ketiga setelah posisi Rosberg melorot gara-gara clash dengan Hamilton. Poin pebalap Finlandia itu kini sudah menyamai Sebastian Vettel (96), yang gagal menyelesaikan lomba di Red Bull Ring setelah ban mobilnya meletus.

Oleh karena, Kimi, yang kursinya di Ferrari musim depan terancam, kini di atas angin. Jika performanya terus membaik, bukan tidak mungkin, tim Kuda Jingkrak tidak jadi mutusin dia dan memperpanjang kontraknya. Minimal, untuk tahun 2017 yang akan datang.

Di lain pihak, tim papan bawah Manor juga menyambut dengan antusias GP Inggris, yang juga merupakan balapan kandang bagi mereka. Keberhasilan Pascal Wehrlein meraih poin perdana pekan lalu membuat Manor tidak lagi menduduki juru kunci. Kini, status terburuk di F1 disandang oleh Sauber. Tim asal Swiss itu menjadi satu-satunya tim yang belum pernah meraih angka musim ini.

Sementara itu, bagi Rio Haryanto, keberhasilan Pascal finish 10 besar membuatnya termotivasi. Pebalap Manor itu ingin mengikuti jejak rekan setimnya tersebut. Apalagi, Silverstone bukan sirkuit yang asing. Saat berlaga di GP2 tahun lalu, driver kebanggaan Indonesia itu mampu meraih kemenangan di sesi sprint race GP Inggris.

Meski demikian, Rio tidak mau sesumbar. Impian untuk finish 10 besar harus dimulai dengan menembus sesi Q2 saat kualifikasi. Seperti yang dilakukan Pascal di Austria. Karena, bakal sulit untuk meraih angka jika Rio terus-menerus start dari barisan belakang.

Mobil Manor yang bermesin Mercedes sejatinya memang memiliki potensi di Silverstone yang berkarakter cepat. Untuk menembus Q2, Rio sudah menyatakan bakal menerapkan strategi yang lebih agresif saat kualifikasi.

Selain itu, pemilihan ban juga harus tepat. Cah Solo tersebut harus berusaha untuk menjaga temperatur ban agar optimal. Karena, jika temperatur aspal di Silverstone terlalu rendah saat kualifikasi, ban bisa kehilangan grip alias daya cengkeram.

Manor sendiri juga telah menyiapkan upgrade untuk balapan weekend ini. Bagian sayap depan sudah mereka perbaiki. Hal itu untuk mengantisipasi perubahan arah angin di Silverstone, yang biasanya sangat mempengaruhi aerodinamika mobil.

Formula 1 British Grand Prix 2016 akan dimulai pada hari Jumat, 8 Juli 2016, dengan sesi Free Practice 1 (16.00 WIB) dan Free Practice 2 (20.00 WIB). Lalu, dilanjutkan hari Sabtu, 9 Juli 2016 dengan sesi Free Practice 3 (16.00 WIB) dan Qualifying (19.00 WIB). Hari Minggu, 10 Juli 2016, adalah Raceday dengan start lomba mulai pukul 19.00 WIB. Live di GlobalTV, iNewsTV, dan FOX Sports. Selamat menonton!

Preview Formula 1 British Grand Prix 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s