Review Formula 1 Gran Premio d’Italia 2016

Liburan musim panas tampaknya membawa dampak positif bagi Nico Rosberg. Dua lomba pasca summer break berhasil dia sapu bersih. Setelah berjaya di GP Belgia pekan lalu, pebalap asal Jerman tersebut juga meraih kemenangan perdananya di GP Italia, hari Minggu (4/9) kemarin.

Meski belum berhasil mengudeta Lewis Hamilton dari puncak klasemen, hasil tersebut membuat Rosberg menipiskan jarak hanya menjadi dua poin dari rekan setimnya tersebut. Setiap lomba yang tersisa musim ini tampaknya bakal menjadi final bagi duo Mercedes. Sekali saja lengah, gelar juara dunia bakal musnah.

Rosberg sebenarnya datang ke Monza dengan catatan belum pernah menang di GP Italia. Selain itu, dia juga “hanya” memulai balapan dari posisi kedua, di belakang sang pole sitter, Hamilton, yang sudah tiga kali berjaya di sana. Namun, start buruk yang dilakukan oleh Hamilton akhirnya memberi Rosberg jalan untuk menggapai kemenangan pertamanya di sirkuit yang dijuluki “The Temple of Speed” tersebut.

Saking buruknya start Hamilton, juara dunia tiga kali itu langsung anjlok dari pole position ke posisi keenam di tikungan pertama. Lima pebalap yang memulai lomba di belakangnya secara berbarengan menyalipnya. Peluangnya untuk memenangi balapan, yang semula sangat besar, seketika mengecil.

Usai lomba, Hamilton mengaku tak bisa memahami kenapa dia bisa sampai menjalani start seburuk itu. Dia merasa sudah melakukan semuanya dengan normal. Mungkin, ban yang terlalu banyak spin adalah penyebabnya.

Untungnya, Mercedes kemarin menggunakan ban soft saat start. Berbeda dengan mayoritas tim lainnya yang memakai supersoft yang lebih boros dan mudah aus. Alhasil, saat pebalap lainnya masuk pit untuk mengganti ban, Hamilton bisa dengan nyaman menggeber mobilnya.

Meski demikian, upaya membabi-buta Hamilton tersebut sempat mencemaskan timnya. Berkali-kali Mercedes mengingatkan, ban depan kanannya adalah ban bekas yang sudah dia pakai saat kualifikasi pada hari Sabtu (3/9). Hamilton pun diminta untuk tidak terlalu agresif agar bannya tidak pecah.

Akibatnya, Hamilton gagal mengejar Rosberg yang terus memimpin lomba sejak start. Apalagi, di lap ke-41, roda depan sebelah kirinya terkunci. Mobil Hamilton pun melebar keluar lintasan. Jaraknya dengang Rosberg semakin jauh. Menjadi 12 detik. Dan bertahan hingga finish.

Di Marina Bay dua pekan lagi, persaingan antara duo Mercedes itu bakal semakin ketat. Apalagi, balapan berlangsung malam. Belum lagi jika turun hujan, akan lebih mendebarkan. Sampai jumpa di Singapura!

Review Formula 1 Gran Premio d’Italia 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s