Preview Film: Sully (2016)

Bulan September ini, para moviemania disuguhi film drama biografi seorang pilot bernama Kapten Chesley “Sully” Sullenberger. Kisahnya mengangkat kejadian nyata pendaratan darurat sebuah pesawat Airbus di Sungai Hudson, New York, pada 15 Januari 2009, yang kemudian dikenal dengan sebutan “Miracle on the Hudson”.

Film yang diadaptasi dari buku berjudul Highest Duty: My Search for What Really Matters (2009) karya sang pilot sendiri bersama Jeffrey Zaslow tersebut digarap oleh sutradara sepuh, Clint Eastwood. Meski dulu lebih dikenal sebagai aktor film koboi, jejak penyutradaraan kakek-kakek berusia 86 tahun tersebut tak bisa diremehkan. Unforgiven (1992) dan Million Dollar Baby (2004) yang berhasil menyabet Piala Oscar kategori Best Director dan Best Picture adalah buktinya.

Di film Sully ini, Eastwood tidak akan terlalu fokus pada reka ulang pendaratan darurat pesawat yang mencekam. Aktor pemeran Dirty Harry (1971) tersebut akan lebih menonjolkan drama yang terjadi setelah peristiwa “Miracle on the Hudson”. Terutama, trauma dan tekanan yang dialami oleh sang pilot, Kapten Sully (Tom Hanks), dan kopilot, Jeffrey Skiles (Aaron Eckhart).

Pada saat itu, pesawat US Airways Flight 1549 mengalami kerusakan setelah menabrak sekawanan burung. Iya, burung. Kedua mesinnya mati. Tak bisa dinyalakan. Dalam situasi genting tersebut, Kapten Sully akhirnya mengambil keputusan untuk mendaratkan pesawatnya di Sungai Hudson. Dan.. Berhasil.

Sebanyak 150 penumpang dan 5 kru berhasil dievakuasi dan diselamatkan tanpa luka sedikit pun. Kapten Sully dianggap sebagai pahlawan oleh publik Amerika Serikat. Namun, tidak demikian halnya dengan Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB).

Menurut NTSB, pendaratan darurat di Sungai Hudson tersebut menyalahi prosedur. Mereka menilai, pesawat seharusnya masih bisa dibawa kembali ke Bandara LaGuardia, New York. Kapten Sully dan kopilotnya pun harus disidang untuk mempertanggungjawabkan keputusan mereka.

Untuk menampilkan adegan sidang yang penuh tekanan tersebut, Clint Eastwood menggandeng Todd Komarnicki sebagai penulis skenario. Sutradara American Sniper (2014) itu ingin menyajikan perspektif politik yang berbeda. Baginya, Kapten Sully sudah melakukan pekerjaan dengan baik. Momen heroiknya harus dikenang selamanya.

Saat berusia 21 tahun, Eastwood mengaku juga pernah mengalami pendaratan darurat. Kala itu, dia bertugas sebagai tentara. Demi penerbangan gratis, Clint muda menumpang pesawat angkatan laut dari Seattle ke Alameda.

Sialnya, di tengah penerbangan, badai menerjang. Pesawat yang ditumpangi Eastwood akhirnya mendarat darurat di Samudera Pasifik. Untungnya, posisinya tidak terlalu jauh dari daratan di Point Reyes, California. Dia kemudian berenang beberapa mil ke pantai.

Eastwood mengaku masih mengingat peristiwa dramatis tersebut, sehingga cukup memberinya gambaran dalam menggarap film Sully. Menurutnya, apa yang dilakukan sang pilot sudah tepat. Mendaratkan pesawat di Sungai Hudson yang masih dapat dijangkau helikopter dan kapal ferry. Bukan di tengah lautan seperti yang pernah dia alami.

Di film rilisan Warner Bros. Pictures tersebut, Eastwood memang menggambarkan Sully sebagai orang yang sangat bertanggung jawab dan mengerti pekerjaan. Dia memastikan semua penumpangnya selamat. Sully menjadi orang terakhir yang keluar dari pesawat dan tak lupa mengambil berkas-berkas yang berguna untuk pemeriksaan.

Kapten Sully sendiri saat diwawancarai mengaku tidak pernah merasa sebagai pahlawan. Kejadian yang dia alami, menurutnya, sangat langka. Meski sudah berpengalaman selama 40 tahun sebagai pilot, ketangguhannya kala itu benar-benar diuji.

Awalnya, Sully merasa tidak percaya dan tidak bisa menerima kenyataan. Lalu, dia sadar dan memaksa dirinya untuk tenang. Dengan dibantu oleh kopilotnya, Sully kemudian mengatur rencana pendaratan darurat dan menetapkan prioritas untuk mengatasi masalah genting tersebut. Hanya dalam hitungan detik yang mereka punya.

Di film, Sully dan sang kopilot digambarkan sangat kompak. Hal ini memang sesuai dengan kenyataan. Padahal, mereka baru bertemu untuk pertama kalinya beberapa hari sebelum kejadian tersebut. Pengalaman dan jam terbanglah yang akhirnya membuat mereka saling memahami dan mampu mengatasi krisis dari dalam kokpit dengan waktu yang sangat singkat.

Tom Hanks, selaku pemeran Sully, menyatakan sangat tertarik dengan sosok sang pilot. Ini memang bukan pertama kalinya aktor peraih Piala Oscar lewat film Philadelphia (1993) dan Forrest Gump (1994) tersebut memerankan tokoh heroik. Sebelumnya, pria berusia 60 tahun itu sudah pernah menjadi Captain Philips (2013), seorang nakhoda yang kapalnya dibajak di laut dekat Somalia.

Saat ditawari peran Sully oleh Clint Eastwood, Tom Hanks mengaku tak kuasa menolak. Apalagi, setelah dia membaca naskahnya, yang menurutnya sangat sederhana, sekaligus mendebarkan. Film berdurasi 96 menit ini akhirnya menjadi proyek pertama yang melibatkan dua nama besar dalam dunia perfilman Hollywood tersebut.

Clint Eastwood kemudian secara fisik mengubah penampilan Tom Hanks, dan juga Aaron Eckhart, menjadi sangat mirip dengan tokoh asli yang mereka perankan. Meski demikian, Hanks mengaku sempat merasa terintimidasi saat memerankan Sully, karena aktor kawakan tersebut khawatir tidak mampu mewujudkan kepribadian dan karakter yang sesuai dengan sosok aslinya.

Setelah diputar di Festival Film Telluride pada 2 September 2016, Sully mendapat tanggapan positif dari para pengamat dan situs review. Penampilan Tom Hanks mendapat banyak pujian dan layak dinominasikan sebagai peraih Piala Oscar (lagi). Demikian juga dengan Clint Eastwood. Sully bisa menjadi salah satu film terbaik yang pernah disutradarainya.

Hanya saja, meski banjir pujian, Sully juga tak lepas dari kritik. Terutama, dari pihak NTSB yang tampak “kebakaran jenggot” karena merasa disudutkan. Di film ini, mereka memang seolah-olah ditempatkan di posisi antagonis.

NTSB menganggap film produksi Village Roadshow Pictures ini terlalu mengekspos sidang yang dijalani oleh Kapten Sullenberger pada tahun 2009 dan menjelekkan nama baik para penyelidik mereka. NTSB menyatakan tak pernah menyalahkan Sully. Kala itu, mereka menggelar sidang hanya untuk mengetahui kronologinya.

***

Sully

Sutradara: Clint Eastwood
Produser: Clint Eastwood, Frank Marshall, Tim Moore, Allyn Stewart
Penulis Skenario: Todd Komarnicki
Berdasarkan: Highest Duty by Chesley Sullenberger and Jeffrey Zaslow
Pemain: Tom Hanks, Aaron Eckhart, Laura Linney
Musik: Christian Jacob, The Tierney Sutton Band
Sinematografi: Tom Stern
Editor: Blu Murray
Produksi: Village Roadshow Pictures, RatPac-Dune Entertainment, Flashlight Films, The Kennedy/Marshall Company, Malpaso Productions
Distributor: Warner Bros. Pictures
Budget: USD 60 juta
Durasi: 96 menit
Rilis: 2 September 2016 (Telluride), 9 September 2016 (Amerika Serikat & Indonesia)

Ratings

IMDb: 8,0
Rotten Tomatoes: 81%
Metacritic: 76

Preview Film: Sully (2016)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s