Preview Formula 1 Singapore Grand Prix 2016

GP Italia di Sirkuit Monza dua pekan lalu menandai berakhirnya putaran Formula 1 di Eropa. Selanjutnya, sirkus balap besutan Bernie Ecclestone itu bakal kembali menyambangi benua Asia dan Amerika. Singapura menjadi destinasi pembuka weekend ini.

Tahun lalu, Scuderia Ferrari berjaya di sirkuit jalanan Marina Bay. Kemenangan saat balapan malam tersebut sekaligus menjadi kemenangan terakhir tim Kuda Jingkrak di F1. Musim ini, Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen memang melempem. Mereka belum pernah sekalipun menuai victory.

Maka dari itu, Ferrari sudah mencanangkan GP Singapura tahun ini sebagai titik balik. Mereka ingin mengulang prestasi musim lalu. Meski gelar juara dunia tampak sulit direbut dari genggaman Mercedes, La Scuderia setidaknya harus mampu mengamankan satu victory, agar tidak malu-maluin banget. Marina Bay adalah tempat yang pas untuk mewujudkannya.

Seperti halnya di Monaco, di sirkuit jalan raya Singapura ini, keunggulan mesin Mercedes menjadi tidak berarti. Di trek yang sempit dan berliku-liku tersebut, kecepatan bukan hal yang utama. Kelincahan mobil dalam melibas tikunganlah yang akan banyak menentukan hasil lomba.

Ferrari, yang power mesinnya kalah dari Mercedes, tentu saja lebih berpeluang untuk “mencuri” kemenangan di Singapura bila dibandingkan dengan di sirkuit-sirkuit lainnya. Begitu juga dengan tim-tim non-Mercy lainnya seperti Red Bull dan McLaren-Honda. Weekend ini adalah kesempatan emas bagi mereka untuk mengalahkan the Silver Arrows.

Tim Kuda Jingkrak juga semakin optimistis karena Sebastian Vettel, pemenang tahun lalu, adalah pebalap dengan rekor victory terbanyak di Singapura, yaitu empat kali. Bisa dibilang, juara dunia tahun 2010-2013 tersebut adalah rajanya balapan malam di sirkuit jalanan.

Di lain pihak, Mercedes, yang tahun lalu dua pebalapnya gagal finish, tidak mau terlalu jumawa dalam menyambut balapan weekend ini. Meski demikian, sang boss Toto Wolff menyatakan timnya sudah mempelajari dan menemukan solusi masalah yang menghadang mereka di Singapura musim lalu. Namun, hasilnya baru akan terlihat saat balapan nanti.

Sementara itu, Direktur Motorsport Pirelli, Paul Hembery, menjamin night race kali ini bakal berlangsung ketat. Bahkan, mungkin akan menjadi balapan F1 terketat musim ini. Itu semua karena penggunaan ban ultrasoft. Menurutnya, manajemen ban akan berpengaruh besar terhadap hasil lomba.

Pirelli memang sengaja menyediakan ban terlunak, sekaligus tercepat, tersebut khusus untuk GP Singapura. Sebelum ini, ban ultrasoft sudah melakoni debutnya di GP Monaco, yang sirkuitnya juga berkarakter lambat karena merupakan trek jalan raya yang sempit dan berliku.

Tujuannya, dengan tipe ban yang sangat cepat tersebut, para peserta bisa tampil lebih agresif saat melibas sirkuit yang berkarakter lambat. Selain ultrasoft yang bertanda ungu, Pirelli juga menyediakan pilihan supersoft (merah) dan soft (kuning). Kali ini, tidak ada opsi ban medium, apalagi hard.

Mayoritas peserta pun banyak yang memilih ban ultrasoft untuk GP Singapura. Ferrari dan Haas, yang juga bermesin Ferrari, menjadi dua tim yang paling agresif. Mereka mengusung 9 set ban ultralunak tersebut dari maksimal 13 set ban yan diperbolehkan.

Jika mengacu pada pilihan ban di atas, Ferrari tampaknya bakal tampil dengan kecepatan maksimal weekend ini. Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen akan menggeber habis mobil mereka. Terutama, pada saat kualifikasi, agar bisa menempati pole position. Di sirkuit jalanan yang sempit, posisi start memang sangat menentukan, karena bakal sangat sulit melakukan overtaking.

Di lain pihak, Mercedes tampaknya akan menerapkan strategi yang tak seagresif Ferrari. Baik Lewis Hamilton maupun Nico Rosberg hanya menyiapkan 7 set ban ultrasoft. Sisanya, 4 soft dan 2 supersoft untuk Rosberg, serta masing-masing 3 soft dan supersoft untuk Hamilton.

Ancaman utama bagi Mercedes di GP Singapura ini, selain Ferrari, adalah Red Bull. Dengan bermodalkan sasis rancangan superdesigner Adrian Newey, yang merupakan sasis terbaik di F1 saat ini, mobil tim asal Austria itu memang sangat cocok dengan sirkuit jalanan yang sempit dan berkarakter high-downforce.

Di Monaco, yang tipe trekya sangat mirip Singapura, seandainya tidak melakukan kesalahan saat pitstop, Red Bull seharusnya meraih kemenangan lewat Daniel Ricciardo. Oleh karena itu, pebalap Aussie tersebut optimistis akhir pekan ini bisa mencuri victory.

Bahkan, pebalap yang mirip aktor Mahabharata Shaheer Sheikh itu sudah berjanji bakal melakukan selebrasi khasnya, yaitu meminum sampanye dengan menggunakan sepatu balapnya jika berhasil menapak podium tertinggi. Selebrasi yang disebut “shoey” itu memang langsung nge-trend setelah diperkenalkan oleh Ricciardo di GP Jerman (31/7) yang lalu.

Sementara itu, kabar positif datang dari Rio Haryanto. Menurut tim manajemennya, mereka sudah mulai memburu sponsor baru. Bahkan, sudah ada beberapa yang hampir deal. Bila Tuhan mengijinkan, ada peluang untuk melihat Rio membalap kembali di F1 musim depan. Entah bersama Manor atau tim lainnya.

Saat ini kursi Rio memang masih ditempati oleh Esteban Ocon. Meski demikian, dalam dua balapan awalnya, penampilan pebalap muda asal Prancis itu tidak lebih baik daripada Rio. Bahkan, rekan setimnya, Pascal Wehrlein, menilai Rio lebih cepat daripada Ocon, terutama saat sesi kualifikasi.

Kembali ke Singapura. Selain faktor teknis, gelaran balapan malam tahun ini juga dihantui oleh virus zika. Pihak penyelenggara akhirnya mengambil langkah preventif dengan melakukan fogging alias pengasapan di sekitar kawasan Marina Bay. Tujuannya, untuk memberantas nyamuk-nyamuk pembawa penyakit berbahaya tersebut.

2016 Formula 1 Singapore Airlines Singapore Grand Prix akan dimulai pada hari Jumat, 16 September 2016, dengan sesi Free Practice 1 (17.00 WIB) dan Free Practice 2 (20.30 WIB). Lalu, dilanjutkan hari Sabtu, 17 September 2016 dengan sesi Free Practice 3 (17.00 WIB) dan Qualifying (20.00 WIB). Hari Minggu, 18 September 2016, adalah Raceday dengan start lomba mulai pukul 19.00 WIB. Live di GlobalTV, iNewsTV, dan FOX Sports. Selamat menonton!

Preview Formula 1 Singapore Grand Prix 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s