Preview Film: Storks (2016)

Kesuksesan The Lego Movie (2014) yang mampu meraup pemasukan setengah miliar dolar tampaknya membuat Warner Bros. Pictures ketagihan membuat film animasi. Melalui salah satu divisinya, Warner Animation Group, pesaing Disney tersebut siap menelurkan beberapa produk andalan. Salah satunya adalah Storks, yang tayang mulai hari Jumat (23/9) ini.

Film berbujet USD 70 juta tersebut rencananya menjadi pemanasan bagi Warner Bros. sebelum merilis The Lego Batman Movie dan The Lego Ninjago Movie tahun depan. Kisah Storks sendiri terinspirasi dari legenda burung bangau yang menurut dongeng selalu mengirimkan bayi-bayi untuk pasangan suami-istri yang menginginkan kehadiran buah hati.

Dibesut oleh duo sutradara Nicholas Stoller dan Doug Sweetland, Storks mengisahkan kehidupan para bangau tersebut di era modern. Yang menarik, sesuai dengan tuntutan jaman yang serba digital, mereka tidak lagi bertugas mengantarkan bayi, melainkan bekerja sebagai kurir pengirim barang di perusahaan online global Cornerstore.

Di antara para bangau putih tersebut, ada yang bernama Junior (Andy Samberg). Karirnya sebagai mas-mas tukang delivery di Cornerstore sangat cemerlang. Dia bakal dipromosikan, alias naik pangkat, sebagai atasan. Namun, kekacauan terjadi. Suatu ketika, tanpa disengaja, si Junior mengaktifkan mesin pembuat bayi yang sudah lama tidak digunakan di Storks Mountain. Seorang bayi cewek lucu pun tercipta.

Di tengah kebingungannya, Junior mendapat bantuan dari assistennya, Tulip (Katie Crown), satu-satunya pekerja manusia di Cornerstore. Untuk menghindari masalah yang lebih besar, mereka kemudian berjuang mencarikan keluarga yang tepat bagi bayi mungil tersebut. Berbagai ancaman pun menghadang. Termasuk dari seekor burung merpati jahat. Mampukah Junior dan Tulip menuntaskan misi mereka?

Salah satu faktor yang menarik dari Storks adalah deretan pengisi suaranya. Selain Andy Samberg yang selama ini menjadi dubber di Cloudy With a Chance of Meatballs (2009) dan Hotel Transylvania (2012), juga ada Kelsey Grammer, bintang serial sitkom terkenal, Frasier, yang pernah mengisi suara di film Toy Story 2 (1999).

Namun, yang paling ditunggu adalah Jennifer Aniston. Mantan istri Brad Pitt, yang sekarang sedang digugat cerai oleh Angelina Jolie, tersebut mengisi suara karakter Sarah Gardner, seorang ibu yang dipusingkan oleh anaknya yang meminta saudara baru.

Proyek Storks ini sebenarnya sudah diumumkan sejak Januari 2013 oleh Warner Bros. Namun, karena penggodokan ide ceritanya yang lama dan penggarapannya yang detail membuat film berdurasi 89 menit ini baru bisa dirilis pada September 2016.

Dua sutradara yang dipilih Warner Bros. untuk membesut Storks juga merupakan sosok yang berpengalaman. Meski demikian, background mereka berbeda. Nicholas Stoller selama ini lebih banyak mengarap film komedi remaja semacam Neighbors (2014). Sedangkan, Doug Sweetland memang seorang animator yang sudah piawai dalam menghasilkan seabrek film animasi terkenal, mulai dari Toy Story (1995), A Bug’s Life (1998), Monsters, Inc. (2001), Finding Nemo (2003), The Incredibles (2004), sampai Cars (2006).

Di film animasi pertamanya ini, Stoller juga merangkap sebagai penulis naskah dan produser lewat rumah produksinya, Stoller Global Solutions. Berdasarkan pengalaman langsung sebagai ayah dari dua anak perempuan, pria 40 tahun tersebut ingin menghasilkan sebuah film keluarga yang sarat emosi, sekaligus lucu. Pesan moralnya tentang perjuangan para orang tua demi memperoleh buah hati.

Tema yang menyentuh tersebut kemudian dipadukan dengan unsur komedi yang menarik dengan menggaet sederetan aktor dengan suara unik semacam Andy Samberg, Ty Burrell, Kelsey Grammer, dan Jennifer Aniston. Para bintang komedi yang sudah berpengalaman tersebut semakin menghidupkan Storks dengan improvisasi yang mereka lakukan.

Bahkan, saat melakukan rekaman suara, sutradara Nick Stoller sampai membuang naskah yang sudah disiapkan karena dia merasa hal itu membuat para aktor kurang nyaman. Proses recording audio yang dilakukan secara bersama-sama itu akhirnya tuntas dalam tempo dua jam. Para dubber menjadi bebas berkreasi dan terjalin chemistry yang sangat baik di antara mereka.

Sutradara Doug Sweetland juga mengakui bahwa improvisasi tanpa script yang dilakukan oleh para aktor tersebut membuat dialog antar tokoh menjadi lebih cair dan tidak kaku. Harapannya, Storks menjadi sebuah film animasi keluarga yang menghibur dan menyentuh hati, dengan punch line komedi yang menggelitik.

Setelah diputar secara terbatas di Regency Village Theater pada 17 September 2016, Storks mendapat rating yang cukup positif dari sejumlah situs review. Secara box office, Warner Bros. menargetkan pemasukan sebesar USD 30 juta selama opening weekend. Jika tercapai, itu bakal menjadi rekor tertinggi bagi film animasi yang dirilis pada bulan September.

***

Storks

Sutradara: Nicholas Stoller, Doug Sweetland
Produser: Brad Lewis, Nicholas Stoller
Penulis Skenario: Nicholas Stoller
Pemain: Andy Samberg, Katie Crown, Kelsey Grammer, Keegan-Michael Key, Jordan Peele, Jennifer Aniston, Ty Burrell, Danny Trejo, Stephen Kramer Glickman
Musik: Mychael Danna, Jeff Danna
Editor: John Venzon
Produksi: Warner Animation Group, RatPac-Dunne Entertainment, Stoller Global Solutions
Distributor: Warner Bros. Pictures
Durasi: 89 menit
Budget: USD 70 juta
Rilis: 17 September 2016 (Regency Village Theater), 23 September 2016 (Amerika Serikat & Indonesia)

Ratings

IMDb: 7,8
Rotten Tomatoes: 60%
Metacritic: 63

Preview Film: Storks (2016)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s