Preview Film: Fallen (2016)

Sejak The Twilight Saga (2008) sukses secara komersial, upaya untuk mengangkat kisah-kisah fantastis nan romantis dari novel young adult terus bermunculan. Sebut saja The Mortal Instruments: City of Bones (2013) dan Beautiful Creatures (2013). Fallen, yang baru tayang di Indonesia pada hari Jumat (9/12) ini, tampaknya juga ingin mengikuti jejak mereka.

Seperti halnya Twilight, Fallen yang dikarang oleh Lauren Kate juga menceritakan kisah cinta terlarang antara dua muda-mudi yang berbeda dunia. Kali ini, melibatkan manusia biasa dan seorang malaikat yang “jatuh” dari surga.

Dalam film Fallen, para penonton memang bakal sering diajak flashback ke masa lampau. Bahkan, hingga ke masa awal penciptaan dunia, ketika terjadi pemberontakan para malaikat yang dipimpin oleh Lucifer. Para pembelot itu kemudian dibuang ke neraka.

Para malaikat yang masih setia tetap berada di surga dan menjadi pelayan Tuhan. Namun, di antara makhluk abadi tersebut, ada sebagian yang memilih untuk tidak tinggal di surga dan turun ke bumi. Mereka inilah yang disebut sebagai The Fallen, yang hidup di dunia, dan, bahkan, menjalin cinta dengan para makhluk fana, yaitu manusia.

Tokoh utama dalam kisah Fallen adalah seorang gadis ababil bernama Lucinda “Luce” Price (Addison Timlin), yang baru pindah, atau, lebih tepatnya, dipaksa pindah ke sekolah khusus anak-anak pelanggar hukum, Sword and Cross, di Savannah. Luce dijebloskan ke asrama tersebut setelah dituduh menjadi penyebab kematian seorang cowok bernama Trevor (Leo Suter).

Di tempat barunya, Luce menjadi bahan pergunjingan murid-murid lain. Cewek cantik itu akhirnya memutuskan untuk menjauh dari pergaulan. Namun, di antara sekian banyak penghuni Sword and Cross, ada satu orang yang selalu menarik perhatiannya, yaitu siswa misterius bernama Daniel Grigori (Jeremy Irvine).

Luce merasa ini bukan pertama kalinya dia bertemu Daniel. Bayangan cowok tampan itu selalu melintas di kepalanya. Luce bingung, apakah dia pernah mengenal Daniel sebelumnya? Tapi, di mana? Sayangnya, Daniel juga selalu berusaha menghindari Luce setiap kali mereka ada kesempatan untuk bersua.

Di lain pihak, juga ada siswa ganteng bernama Cameron “Cam” Briel (Harrison Gilbertson) yang naksir banget ama Luce. Berbeda dengan Daniel yang pendiam dan dingin, Cam ini bengal dan tak malu-malu menunjukkan rasa sukanya kepada Luce, yang tampaknya juga tertarik. Meski demikian, di lubuk hati Luce yang terdalam, tetap ada satu nama, yaitu Daniel.

Singkat cerita, di kemudian hari, terbongkarlah jati diri Daniel yang sebenarnya. Cowok kece itu adalah seorang malaikat yang hidup abadi dan sudah ribuan tahun mengembara di dunia. Apa hubungannya dengan masa lalu Luce? Rahasia kelam apa yang dia simpan hingga selalu menghindari cewek cantik tersebut? Bagaimana kelanjutan kisah cinta segitiga antara Luce, Daniel, dan Cam?

Ditilik dari jalinan kisahnya, Fallen ini memang Twilight banget. Tinggal mengganti saja asal-usul tokoh utamanya, dari seorang vampire penghisap susu, eh darah, menjadi malaikat bersayap. Jadi, bagi para penggemar Bella Swan dan Edward Cullen, hampir dipastikan juga bakal suka dengan kisah cinta terlarang antara Luce Price dan Daniel Grigori.

Apalagi, di sini juga ada sosok Cam Briel yang membuat hati Luce hampir terbelah. Cowok nakal tersebut sepertinya bakal senasib dengan Jacob Black, si manusia serigala dalam Twilight, yang akhirnya menjadi korban friendzone, alias hanya dianggap sebagai teman oleh Bella. Sakitnya, tuh, di sini.. #curcol

Sementara itu, meski ber-setting di Savannah, Amerika Serikat, proses syuting film Fallen dilakukan di Budapest, Hungaria, pada bulan Februari 2014. Lokasi asrama Sword and Cross, aslinya, adalah sebuah kastil tua bernama Tura Castle, yang bangunannya beratap tinggi dengan kubah, menara, cerobong asap batu bata, dan jendela-jendela berjeruji besi, yang bakal mengingatkan kita pada jaman Renaissance di Eropa.

Menurut sang pengarang, Lauren Kate, film Fallen ini memiliki spirit yang sama dengan kisah yang ia ukir di novelnya. Penulis berusia 35 tahun itu mengakui, dirinya bisa ikut “merasakan” ketika menonton sang karakter utama, Luce, untuk pertama kalinya memasuki asrama Sword and Cross yang klasik itu. Feel-nya dapet.

Lauren Kate sendiri adalah seorang novelis yang menyukai tema young adult romantis dengan bumbu fantasi dan mistis. Wanita kelahiran Dallas, Texas, tersebut mulai dikenal setelah menelurkan novel The Betrayal of Natalie Hargrove pada bulan November 2009.

Fallen, yang terbit pertama kali pada bulan Desember 2009, adalah karya keduanya. Lewat novel inilah akhirnya nama Lauren Kate melejit. Fallen sempat bertengger di posisi ketiga New York Times Best Seller List untuk kategori buku anak-anak dan remaja dari tanggal 8 Januari 2010 hingga April 2011.

Menurut Kate, karakter-karakter dalam novel Fallen didasarkan pada orang-orang yang ia kenal di sekitarnya. Seperti tokoh Cam Briel, yang ternyata ia ambil dari suaminya sendiri, yang sifatnya memang rebel dan rada bengal.

Kesuksesan Fallen akhirnya memicu Kate untuk melanjutkan kisahnya menjadi empat buku. Novel yang kedua adalah Torment (28 September 2010), lalu Passion (14 Juni 2011), dan yang terakhir, Rupture (12 Juni 2012). Selain itu juga ada spin-off-nya yang berjudul Fallen in Love (24 Januari 2012), Unforgiven (10 November 2015), dan Angels in the Dark yang dirilis lewat Kindle.

Keberhasilan versi novel itu akhirnya juga membuat Mayhem Pictures tertarik untuk mengangkat Fallen ke layar lebar. Bahkan, mereka berani menggelontorkan dana cukup besar. Film yang disutradarai oleh Scott Hicks ini memakan bujet hingga USD 40 juta.

Semula, Fallen rencananya dirilis pada musim gugur tahun 2015. Namun, karena satu dan lain hal, film yang didistribusiksn oleh Relativity Media dan Lotus Entertainment ini akhirnya baru tayang perdana pada 10 November 2016 yang lalu di Filipina, Singapura, dan Malaysia. Di Amerika Utara sendiri, malah belum diketahui kapan Fallen bakal naik layar. Mungkin pada awal tahun 2017.

Sejauh ini, situs IMDb memberi rating yang cukup lumayan. Namun, beberapa kritikus yang sudah menonton malah memberi review yang kurang positif. Fallen dianggap ke-Twilight-Twilight-an dengan efek visual yang kurang halus. Identitas para karakter utamanya tidak digali dengan maksimal. Naskah film yang pertama ini dinilai terlalu lemah jika nantinya dijadikan sebagai awal dari sebuah franchise.

Secara komersial, Fallen juga diragukan bakal menuai profit, mengingat biaya produksinya yang cukup tinggi. Meski demikian, pada bulan Desember 2014 yang lalu, pihak produser sudah mengumumkan bahwa sekuelnya yang berjudul Torment sedang dalam tahap pengembangan. Keputusan untuk lanjut atau tidak mungkin harus menunggu tahun depan, setelah Fallen dirilis di negeri asalnya.

***

Fallen

Sutradara: Scott Hicks
Produser: Mark Ciardi, Gordon Gray, Bill Johnson, Jim Seibel
Penulis Skenario: Nichole Millard, Kathryn Price, Michael Ross
Berdasarkan: Fallen oleh Lauren Kate
Pemain: Addison Timlin, Jeremy Irvine, Harrison Gilbertson, Joely Richardson, Juliet Aubrey, David Schaal, Hermione Corfield, Daisy Head, Malachi Kirby, Lola Kirke, Leo Suter
Musik: Mark Isham
Sinematografi: Alar Kivilo
Penyunting: Scott Gray
Produksi: Mayhem Pictures
Distributor: Relativity Media, Lotus Entertainment
Budget: USD 40 juta
Rilis: 10 November 2016 (Filipina, Singapura, Malaysia), 9 Desember 2016 (Indonesia)

Ratings
IMDb: 7,2/10

Advertisements
Preview Film: Fallen (2016)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s