Prediksi Quarterfinal Champions League 2016-2017

Secara hasil, sebenarnya, hanya ada satu kejutan di babak 16 besar Liga Champions kemarin, yaitu lolosnya Monaco dengan menghabisi Manchester City. Tim-tim lainnya, yang kini berada di perempatfinal, memang sudah diperkirakan sebelumnya. Mungkin, yang sedikit di luar dugaan adalah Leicester City yang mengeliminasi Sevilla.

Selain kejutan Monaco, sejatinya terjadi satu drama bersejarah dan satu lelucon besar di round of 16 yang lalu. Kedua peristiwa tersebut terjadi dalam dua big match, karena memang melibatkan empat tim top, yaitu Barcelona melawan Paris Saint-Germain dan Bayern versus Arsenal.

Drama bersejarah tercipta setelah Barcelona, yang pada leg pertama digunduli PSG dengan skor 0-4 di Paris, mampu membalik keadaan dan melakukan “remontada” yang sulit dipercaya dengan akal sehat. Lionel Messi dkk secara ajaib menggilas tim besutan Unai Emery tersebut dengan skor 6-1 di Camp Nou. La Blaugrana pun lolos ke perempatfinal dengan aggregate 6-5.

Meski dibumbui kontroversi seputar wasit, rekor pun tertoreh. Baru kali ini, sepanjang sejarah Liga Champions, ada tim yang sudah tertinggal 0-4 saat leg pertama mampu bangkit dan menang saat leg kedua. Comeback Barcelona ini lebih hebat daripada Deportivo La Coruna pada musim 2003-2004. Kala itu, SuperDepor, yang keok 1-4 dari Milan di San Siro, mampu membalas dengan skor 4-0 saat leg kedua untuk lolos ke semifinal.

Bagi PSG, kekalahan “tipis” dengan skor aggregate 5-6 dari Barcelona ini sangat menyakitkan. Sekaligus memalukan. Les Parisiens sukses “mengakuisisi” posisi Arsenal, yang dibejek-bejek Bayern Muenchen dengan skor aggregate 2-10, sebagai tim terdungu di Liga Champions musim ini.

Kekalahan Arsenal dari Bayern sendiri memang sudah diperkirakan sebelumnya. Namun, kejadian tragis itu kemudian menjadi sebuah lelucon karena tidak ada yang menyangka the Gooners takluk dengan margin yang begitu besar. Dengan skor identik pula. Masing-masing 1-5 saat leg pertama dan kedua. Alexis Sanchez yang duduk di bench pun sampai tak kuasa menahan tawa melihat lawakan yang dipertontonkan oleh tim besutan Professor Arsene Wenger tersebut.

Bagi Bayern, kemenangan besar atas Arsenal di 16 besar memberi mereka tiket perempat final untuk menghadapi juara bertahan, Real Madrid. Sementara itu, Barcelona, yang berhasil lolos dari lubang jarum, bakal ditantang oleh Juventus, lawan yang pernah mereka tumbangkan di final Liga Champions dua tahun silam.

Dua big match tadi bakal melengkapi dua partai lainnya yang mempertemukan tim-tim kuda hitam, yaitu Borussia Dortmund melawan Monaco dan Atletico bertemu Leicester City. Bagaimana peluang dari masing-masing tim dan siapa yang kira-kira bakal lolos ke semifinal? Berikut ini adalah prediksinya..

Juventus vs Barcelona

Bagi Juventus, laga melawan Barcelona ini adalah laga balas dendam. Dua tahun yang lalu, sang Nyonya Tua bertekuk lutut setelah digagahi oleh Lionel Messi dkk di partai puncak. Menariknya, juru racik yang berdiri di belakang dua tim saat ini masih sama, yaitu Max Allegri dan Luis Enrique.

Yang membedakan, kini sudah tidak ada lagi Carlos Tevez, Alvaro Morata, Andrea Pirlo, Arturo Vidal dan Paul Pogba di kubu Juve. Sebagai gantinya, ada Gonzalo Higuain, Mario Mandzukic, Paulo Dybala, Sami Khedira dan Miralem Pjanic yang siap membalaskan dendam para pendahulu mereka terhadap Barcelona.

Meski kali ini tetap diunggulkan, kekuatan Barcelona sejatinya sudah berbeda bila dibandingkan dengan dua musim lalu. Dalam pertandingan terakhir di La Liga kemarin, La Blaugrana, bahkan, dipermalukan Malaga dengan skor 2-0. Tentu saja hal ini semakin memotivasi Juventus untuk melakukan revans.

Leg pertama di J-Stadium bakal menjadi kunci. Jika tim Zebra mampu menang, atau, setidaknya, menahan imbang Barca tanpa gol, peluang untuk lolos ke semifinal bakal semakin besar. Saat leg kedua, Juve hanya perlu hasil seri.

Namun, itu semua adalah teori di atas kertas. Di pertandingan sesungguhnya, tragedi PSG yang dibantai di Camp Nou harus dijadikan pelajaran berharga bagi tim asal Italia tersebut. Bahwa sangat tidak mudah untuk mengelimimasi Sergio Busquets dkk, meski sudah unggul jauh di laga pertama.

Prediksi: Juventus 45-55 Barcelona

Borussia Dortmund vs Monaco

Monaco adalah salah satu tim kejutan di Liga Champions musim ini. Tak ada yang menyangka skuad besutan Leonardo Jardim itu mampu menghabisi Manchester City-nya Pep Guardiola, yang jauh lebih diunggulkan di babak 16 besar yang lalu. Hebatnya lagi, tim anggota Ligue 1 itu mampu bangkit saat leg kedua di kandang sendiri setelah dibantai Sergio Aguero dkk di Etihad Stadium.

Borussia Dortmund, yang notabene lebih berpengalaman di Liga Champions, dan lebih diunggulkan, jelas tidak boleh meremehkan Monaco yang dihuni oleh para pemain muda potensial. Apalagi, penampilan tim besutan Thomas Tuchel itu tergolong labil, seperti mood para cewek abege yang kerap naik turun.

Di babak 16 besar yang lalu, Die Borussien sempat kalah saat bertandang ke kandang Benfica, sebelum akhirnya membalik keadaan di leg kedua lewat hat-trick Pierre-Emerick Aubameyang. Peran striker asal Gabon itu memang krusial. Jika dia sedang on-fire, BVB hampir dipastikan bisa menang.

Prediksi: Borussia Dortmund 55-45 Monaco

Bayern Muenchen vs Real Madrid

Selain Juventus melawan Barcelona, pertemuan Bayern dengan Madrid ini merupakan big match di Liga Champions musim ini. Kedua tim sudah kerap bertemu sebelumnya, baik di era Jose Mourinho, Jupp Heynkess, Pep Guardiola, hingga Carlo Ancelotti.

Menariknya, musim ini Bayern dilatih oleh Ancelotti, yang notabene adalah mantan entrenador Madrid. Tiga tahun lalu, sebelum merengkuh La Decima, Real-nya Carletto mendepak Die Rotten-nya Guardiola di semifinal. Kini, Ancelotti sudah menyeberang ke kubu yang dulu dia habisi. Menarik.

Ditambah lagi, Madrid saat ini dilatih oleh Zinedine Zidane, yang notabene adalah assisten Ancelotti saat dia masih menukangi Sergio Ramos dkk. So, ini sebenarnya adalah pertemuan antara guru dan murid yang bertabur gelar.

Di musim debutnya, tahun lalu, Zizou membuktikan bahwa dia tidak kalah bila dibandingkan sang mentor. Gelar La Undecima, alias trofi Liga Champions yang ke-11, dia persembahkan untuk para Madridistas. Kali ini, di pertemuan head-to-head pertamanya dengan Ancelotti, sang murid tentu saja tidak mau malu, dan, kalau bisa, malah ingin mempermalukan sang guru.

Prediksi: Bayern Muenchen 50-50 Real Madrid

Atletico Madrid vs Leicester City

Leicester memang sedang terpuruk di liga domestik. Namun, semenjak sang pahlawan, Claudio Ranieri, didepak, penampilan juara bertahan Premier League itu lambat laun mulai membaik. Sang manager pengganti, Craig Shakespeare, bahkan mampu membalik keadaan dengan membenamkan Sevilla di babak 16 besar Liga Champions.

Kebangkitan The Foxes di tangan Shakespeare inilah yang perlu diwaspadai oleh Atletico. Tim besutan Diego Simeone itu memang jauh lebih berpengalaman di ajang Eropa dibanding Leicester yang merupakan tim debutan. Tahun lalu, mereka lolos ke final sebelum kembali dipecundangi oleh Madrid.

Asalkan tidak menganggap remeh, Atleti seharusnya bisa melenggang ke semifinal. Secara kualitas, Jamie Vardy dkk memang masih di bawah Antoine Griezmann cs. Namun, bola itu bulat. Jika tidak hati-hati, bisa saja Los Colchoneros senasib dengan Sevilla, yang terlalu jumawa, tapi akhirnya malah merana.

Prediksi: Atletico Madrid 60-40 Leicester City

Advertisements
Prediksi Quarterfinal Champions League 2016-2017

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s