Preview Film: Berlin Syndrome (2017)

Stockholm Syndrome adalah sebuah fenomena yang sering dialami oleh korban penculikan (biasanya cewek) yang akhirnya jatuh cinta pada sang penculik (biasanya cowok). Tema inilah yang menginspirasi Melanie Joosten untuk menulis novel berjudul Berlin Syndrome (2011).

Kesuksesan novel tersebut kemudian membuat sutradara Cate Shortland tertarik untuk mengangkat kisahnya ke layar lebar. Dengan judul yang sama, Berlin Syndrome, film yang naskahnya ditulis oleh Shaun Grant itu tayang di bioskop-bioskop Cinemaxx Theater dan CGV Cinemas mulai hari Jumat (15/9) yang lalu.

Kisahnya tentang seorang jurnalis cewek cantik bernama Clare (Teresa Palmer) yang backpacker-an ke Berlin, Jerman. Di sana, turis asal Australia itu berkenalan dengan seorang pemuda lokal bernama Andi Werner (Max Riemelt).

Entah apa karena sudah kegatelan dan terpikat dengan kegantengan Andi, atau pada dasarnya dia memang jablai, Clare pun mengiyakan ajakan cowok misterius itu untuk nginep di apartemennya. Di sana, mereka bercinta semalam suntuk alias one-night stand.

Namun, semua kenikmatan itu hanyalah sementara (seperti kenikmatan yang pernah kau berikan kepadaku). Keesokan paginya, setelah bangun tidur, Clare mendapati dirinya terkunci di dalam kamar dan tidak bisa keluar!

Siapa sangka, Andi ternyata adalah seorang psikopat yang sangat posesif (seperti pacar kamu). Dia menyekap Clare dan tidak mengijinkannya keluar dari kamar. Bagaimanakah selanjutnya nasib cewek malang tersebut?

Proses pengambilan gambar film produksi Australia ini dilakukan di Berlin pada bulan September 2015. Untuk mempererat chemistry, selama dua pekan sebelum syuting, Teresa Palmer dan Max Riemelt harus tinggal bersama di sebuah apartemen kecil yang mirip dengan setting di dalam filmnya.

Max Riemelt sendiri terpilih dari 10 calon aktor pemeran Andi. Menurut sutradara Cate Shortland, dia adalah sosok yang paling tepat untuk memerankan karakter cowok sociopath tersebut.

Film psychological thriller berdurasi 116 menit ini tayang pertama kali di Sundance Film Festival pada 20 Januari 2017 dan kemudian dirilis di Amerika pada 26 Mei 2017. Tak dinyana, respon dari para kritikus ternyata cukup positif.

Berlin Syndrome dianggap menawarkan ketegangan yang mencekam dengan skenario yang ditulis secara apik. Selain itu, penampilan Teresa Palmer sebagai cewek korban penyekapan juga dinilai cukup memukau.

***

Berlin Syndrome

Sutradara: Cate Shortland
Produser: Polly Staniford
Penulis Skenario: Shaun Grant
Berdasarkan: Berlin Syndrome by Melanie Joosten
Pemain: Teresa Palmer, Max Riemelt
Musik: Bryony Marks
Sinematografi: Germain McMicking
Penyunting: Jack Hutchings
Produksi: Aquarius Films, DDP Studios, Entertainment One, Film Victoria, Fulcrum Media Finance, Memento Films International, Photoplay Film, Screen Australia
Distributor: Entertainment One (Australia), Vertical Entertainment (Amerika Serikat)
Durasi: 116 menit
Rilis: 20 Januari 2017 (Sundance), 20 April 2017 (Australia), 26 Mei 2017 (Amerika Serikat), 15 September 2017 (Indonesia)

Rating (hingga 18 September 2017)
IMDb: 6,3/10
Rotten Tomatoes: 73%

Advertisements
Preview Film: Berlin Syndrome (2017)

One thought on “Preview Film: Berlin Syndrome (2017)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s