Preview Film: The Commuter (2018)

Kiprah William John Neeson, alias Liam Neeson, di dunia perfilman sebenarnya sudah dimulai sejak akhir dekade 1970-an. Namun, nama aktor kelahiran Irlandia Utara, 7 Juni 1952 tersebut baru mendunia setelah membintangi Schindler’s List (1993) yang menghebohkan itu.

Berkat perannya di film garapan Steven Spielberg tadi, Liam Neeson untuk pertama kalinya masuk nominasi Piala Oscar kategori Aktor Terbaik. Sejak saat itu, tawaran untuk membintangi film-film blockbuster Hollywood terus berdatangan.

Belakangan ini, saat usianya sudah mulai uzur, Liam Neeson banyak berkiprah di film-film laga, terutama sejak ia membintangi trilogi Taken (2008-2015) yang cukup fenomenal itu. Tahun ini, pria yang masuk daftar “100 Sexiest Stars in Film History” versi majalah Empire tersebut kembali tampil dalam sebuah film action thriller berjudul The Commuter.

Kisahnya tentang seorang mantan polisi bernama Michael MacCauley (Liam Neeson) yang kemudian menjadi agen asuransi. Setiap hari, selama 10 tahun terakhir, dia selalu naik kereta komuter untuk menuju ke kantor dan pulang ke rumahnya di pinggiran Kota New York.

Suatu ketika, Michael mengalami hari terburuk sepanjang hidupnya. Dia tiba-tiba dipecat dari pekerjaannya. Padahal, dia sedang dililit oleh masalah finansial dan butuh duit untuk membayar uang kuliah anaknya.

Saat sedang galau tersebut, Michael kemudian naik kereta komuter untuk pulang ke rumahnya. Semua tampak normal seperti biasa, sampai akhirnya ada seorang perempuan cantik bernama Joanna (Vera Farmiga) yang tiba-tiba menghampirinya dan mengatakan bakal memberinya uang USD 100 ribu jika Michael mau membantunya.

Tergiur oleh iming-iming duit gede, Michael langsung menyanggupi permintaan Joanna. Tugasnya adalah mencari seseorang yang tidak seharusnya naik kereta komuter pada hari itu. Michael harus menemukan si penumpang misterius tersebut sebelum dia turun ke tempat tujuannya.

Sekilas, tugas tersebut tampak mudah. Namun, Michael tidak menyadari bahwa misi yang sedang dia jalankan adalah misi yang berbahaya. Siapakah sebenarnya Joanna? Siapakah penumpang misterius yang dia buru? Bagaimana nasib Michael selanjutnya?

Sebelum membintangi The Commuter, Liam Neeson sebenarnya sudah pernah bermain di film yang premisnya mirip, yaitu Non-Stop (2014). Bedanya, kala itu, dia berperan sebagai petugas penerbangan yang terperangkap di dalam pesawat yang sedang dibajak, bukan kereta komuter.

Baik Non-Stop (2014) maupun The Commuter (2018) disutradarai oleh orang yang sama, yaitu Jaume Collet-Serra. Tampaknya, filmmaker spesialis horror dan thriller itu sangat cocok bekerja sama dengan Liam Neeson. Sebelumnya, mereka juga sudah pernah berkolaborasi di film Unknown (2011) dan Run All Night (2015).

Jaume Collet-Serra sendiri bukan sutradara kelas atas. Dia tidak pernah membesut film-film blockbuster berbujet besar. Namun, karya-karyanya selama ini cukup menarik perhatian penonton dan para kritikus. Sebut saja film horror House of Wax (2005), Orphan (2009), serta film teror hiu The Shallows (2016) yang dibintangi oleh Blake Lively.

Selain Liam Neeson, The Commuter juga mengangkat Vera Farmiga sebagai bintang pendukungnya. Menariknya, di film berdurasi 105 menit ini, dia bereuni dengan Patrick Wilson, lawan mainnya dalam film horror The Conjuring (2013-2016). Kali ini, Wilson berperan sebagai detektif polisi bernama Alex Murphy.

Sesuai dengan judulnya, nyaris semua adegan film The Commuter berkutat di dalam kereta. Dari trailer yang dirilis beberapa waktu yang lalu, tampak Liam Neeson melompat di antara gerbong dan berkelahi dengan tangan kosong.

Meski sudah berusia 65 tahun, aksi Liam Neeson memang terlihat cukup memukau. Dia mampu menampilkan sejumlah adegan action dengan sangat prima seperti di franchise Taken.

Sayangnya, akting Liam Neeson yang mengesankan tadi tidak didukung oleh cerita yang apik. Menurut para kritikus, alur The Commuter terlalu cepat dan meninggalkan plot hole di sana-sini. Hingga film berakhir, masih banyak pertanyaan yang tidak terjawab.

Meski demikian, bukan berarti The Commuter tidak layak untuk ditonton. Bagi yang menyukai kisah sederhana dengan adegan-adegan yang menegangkan, film berbujet USD 30 juta ini tetap sayang untuk dilewatkan. Kapan lagi bisa melihat Liam Neeson menggebuki orang-orang tanpa ampun di dalam gerbong kereta yang sedang berjalan?

***

The Commuter

Sutradara: Jaume Collet-Serra
Produser: Andrew Rona, Alex Heineman
Penulis Skenario: Byron Willinger, Philip de Blasi, Ryan Engle
Pengarang Cerita: Byron Willinger, Philip de Blasi
Pemain: Liam Neeson, Vera Farmiga, Patrick Wilson, Jonathan Banks, Elizabeth McGovern, Sam Neill
Musik: Roque Baños
Sinematografi: Paul Cameron
Penyunting: Nicolas de Toth
Produksi: Ombra Films, StudioCanal, The Picture Company
Distributor: Lionsgate (Amerika Serikat), StudioCanal UK (Inggris)
Durasi: 105 menit
Budget: USD 30 juta
Rilis: 8 Januari 2018 (New York), 12 Januari 2018, (Amerika Serikat), 17 Januari 2018 (Indonesia)

Rating (hingga 1 Februari 2018)
IMDb: 6,5/10
Rotten Tomatoes: 58%
Metacritic: 56/100
CinemaScore: B

Advertisements
Preview Film: The Commuter (2018)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s