Prediksi Semifinal Champions League dan Europa League 2017-2018

Perhelatan Liga Champions musim ini sudah hampir mencapai klimaks. Empat tim bakal berjibaku untuk merebut dua tiket menuju partai pamungkas yang rencananya diadakan di Kiev, Ukraina bulan depan, yaitu Real Madrid, Bayern Muenchen, Liverpool dan Roma.

Dari empat kontestan babak semifinal, lolosnya Liverpool dan Roma memang di luar perkiraan. Lawan-lawan mereka di perempat final, yaitu Manchester City dan Barcelona, sejatinya, jauh lebih diunggulkan. Berbeda halnya dengan Bayern Muenchen, yang sebelumnya memang diprediksi bakal menghentikan langkah tim kejutan Sevilla di fase delapan besar, dan Real Madrid yang memang menjadi unggulan.

Roma meraih tiket ke semifinal setelah secara luar biasa membalikkan keadaan dengan menyingkirkan Barcelona. Pada leg pertama, Giallorossi keok dengan skor 1-4 di Camp Nou. Namun, saat giliran menjadi tuan rumah pada leg kedua, Radja Nainggolan dkk mampu meluluhlantakkan Barca dengan skor telak 3-0.

Sementara itu, di partai lainnya, Juventus gagal mengikuti jejak Roma. Setelah tersungkur dengan skor 0-3 di Turin, Juve, sejatinya, mampu membalik keadaan dengan skor yang sama hingga waktu normal 90 menit di Madrid. Namun, petaka penalti kontroversial pada masa injury time mengubah segalanya. Sang Nyonya Tua, akhirnya, kembali digagahi oleh Cristiano Ronaldo dkk meski mampu menang dengan skor 3-1 saat leg kedua.

Di lain pihak, Juergen Klopp kembali membuktikan kapasitasnya sebagai “Klopptonite”, alias titik lemah, bagi Pep Guardiola. Liverpool yang dibesutnya secara perkasa menggulung Manchester City dengan skor agregat 5-1. Padahal, musim ini, the Citizens begitu dominan dan sulit ditaklukkan di Premier League.

Di semifinal, Liverpool akan ditantang oleh sesama tim kejutan, Roma. Sementara itu, Madrid bakal kembali meladeni Bayern yang sebelumnya menghabisi wakil Spanyol lainnya, Sevilla. Siapa yang kira-kira bakal bertemu di Kiev akhir bulan depan?

Bayern Muenchen vs Real Madrid

Jupp Heynckes dan Zinedine Zidane memang dua pelatih dari generasi yang jauh berbeda. Namun, soal prestasi, bisa dibilang, keduanya setara. Baik Osram maupun Zizou, masing-masing pernah dua kali memenangkan Champions League sebagai pelatih.

Musim ini, Zidane membidik rekor hat-trick alias juara Liga Champions tiga kali beruntun bersama Madrid. Sementara itu, Heynckes mengincar treble winners yang kedua bersama Bayern setelah yang pertama pada tahun 2013 yang lalu.

Keduanya juga memiliki rekor sempurna di semifinal Liga Champions. Heynckes tiga kali sukses, termasuk saat membawa Bayern menghabisi Madrid dengan adu penalti di semifinal musim 2011-2012. Sementara itu, Zidane dua kali lolos ke final dalam dua musim terakhir. Tidak ada pelatih lain yang memiliki catatan semifinal 100 persen seperti mereka.

Real Madrid, sejatinya, bukan tim yang asing bagi Heynckes. Kakek-kakek berusia 72 tahun itulah yang mengantarkan Los Merengues menjadi pemenang Liga Champions pada 1998 setelah puasa gelar juara Eropa selama 32 tahun!

Tentu saja, kenangan manis itu harus dikesampingkan dulu oleh Heynckes. Real, sang mantan terindah, kali ini menjadi lawan yang harus disikat habis. Apalagi, musim lalu Bayern memiliki memori pahit disingkirkan Toni Kroos dkk secara kontroversial di perempat final Liga Champions.

Musim ini, seharusnya menjadi musim pembalasan bagi Thomas Mueller dkk. Kuncinya, mereka harus memenangkan leg pertama yang berlangsung di kandang sendiri, Allianz Arena. Jangan sampai mengikuti jejak Juventus yang kalah telak 0-3 saat menjamu Madrid di Allianz Stadium awal bulan kemarin.

Di lain pihak, meski musim ini tertatih-tatih di La Liga, Real tetap perkasa di Liga Champions berkat penampilan ganas Cristiano Ronaldo. Dua tim tangguh, PSG dan Juventus, berhasil mereka libas. Jika CR7 kembali on fire, semifinal melawan Bayern dipastikan bakal menjadi partai yang sangat ketat.

Prediksi: Bayern Muenchen 50-50 Real Madrid

Liverpool vs Roma

Lionel Messi-nya Mesir. Julukan itulah yang saat ini disandang oleh Mohamed Salah. Berkat gol, gocekan maut, dan kecepatan larinya, Liverpool mampu melaju jauh di Liga Champions musim ini.

Setelah menghempaskan Manchester City di perempat final, Liverpool bakal dihadang oleh Roma di semifinal. Pertemuan kontra Daniele De Rossi dkk juga berarti laga nostalgia bagi Salah.

Iya, sebelum moncer bersama the Reds, Salah memang pernah dua musim membela Giallorossi. Prestasinya pun cukup lumayan. Total 34 gol berhasil dia lesakkan saat berada di ibu kota Italia tersebut.

Menyambut laga reuni dengan sang mantan terindah yang kini sedang ganas-ganasnya, Roma sendiri terkesan cukup pede. Pengalaman “mematikan” Lionel Messi saat perempat final kemarin membuat mereka yakin bisa “memandulkan” Salah di semifinal. Kita tunggu saja, siapa yang akhirnya bakal berjaya dan melenggang ke final.

Prediksi: Liverpool 55-45 Roma

Semifinal Europa League

Arsenal dan Atletico adalah dua tim favorit yang masih tersisa di semifinal Europa League musim ini. Di babak sebelumnya, the Gunners berhasil mengatasi perlawanan CSKA Moskva dan Atletico sukses memulangkan Sporting CP ke Lisbon. Sayangnya, undian babak empat besar harus mempertemukan kedua tim tersebut.

Tak pelak, Arsenal dan Atletico harus saling sikut untuk memperebutkan satu tiket ke partai puncak yang bakal dilangsungkan di Lyon, Prancis bulan depan. Bisa dibilang, ini adalah semifinal yang beraroma final, alias final dini.

Bagi Arsenal, gelar juara Europa League musim ini sangat penting karena menjadi jalan bagi mereka untuk berlaga di Liga Champions musim depan. Berbeda dengan Atletico yang nothing to lose dan menganggap Liga Malam Jumat ini sebagai trofi hiburan.

Tampil tanpa beban itulah yang diperkirakan bakal membuat Atletico sulit dikalahkan oleh Arsenal. Apalagi, mereka memiliki senjata pamungkas dalam diri Diego Costa yang sering mengobrak-abrik tim besutan Arsene Wenger tersebut saat masih bermain di Premier League.

Di lain pihak, partai semifinal yang satunya mempertemukan Marseille dan RB Salzburg. Di atas kertas, Marseille yang di babak sebelumnya menyingkirkan tim Red Bull lainnya, RB Leipzig, sedikit diunggulkan. Namun, jangan lupakan potensi Salzburg yang penuh dengan kejutan.

Di perempat final, tim asal Austria itu mampu membalikkan keadaan secara heroik. Saat leg pertama, Salzburg digulung Lazio dengan skor 2-4. Tetapi, pada leg kedua, giliran mereka yang menggilas Ciro Immobile dkk dengan angka 4-1.

Oleh karena itu, partai ini, sepertinya bakal berlangsung ketat. Meski banyak pengamat lebih menjagokan Marseille untuk menantang Arsenal atau Atletico di final, bukan tidak mungkin yang menyeruak ke partai puncak malah si Banteng Merah dari Austria.

Prediksi:
Olympique de Marseille 55-45 RB Salzburg
Arsenal 50-50 Atletico de Madrid

***

Edwin Dianto
Baper Blogger & Writer (Film, Football, Sports, Entertainment)
E-mail: edwindianto@gmail.com
Twitter/Instagram: @edwindianto
Blog: edwindianto.wordpress.com

Advertisements
Prediksi Semifinal Champions League dan Europa League 2017-2018

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s