Preview Film: Deadpool 2 (2018)

Deadpool 2, salah satu film yang paling ditunggu-tunggu tahun ini, akhirnya tayang mulai hari Selasa (15/5) ini di bioskop-bioskop Indonesia. Seperti film pertamanya, Deadpool 2 bakal tetap kocak, nyinyir, dan penuh joke-joke dewasa yang khas.

Kisah Deadpool 2 merupakan lanjutan dari film yang pertama. Oleh karena itu, bagi yang belum nonton film Deadpool (2016), sebaiknya memang nonton dulu sebelum menyaksikan sekuelnya ini. Bagi yang sudah nonton, tapi lupa bagaimana ceritanya, bisa baca dulu preview-nya di sini: https://edwindianto.wordpress.com/2016/02/13/preview-film-deadpool-2016

Jika dilihat dari trailer yang dirilis oleh 20th Century Fox beberapa waktu yang lalu, Deadpool 2 bakal menampilkan banyak karakter baru seperti Cable, Domino, hingga skuad X-Force bentukan mutant bawel yang diperankan Ryan Reynolds tersebut. Mereka semua kasar, konyol, sinis, tapi sekaligus lucu dan menggemaskan.

Yang paling menarik perhatian adalah Cable. Mutant yang diperankan oleh Josh “Thanos” Brolin itu tampak sangat kuat. Di versi komik, Cable adalah frenemy dari Deadpool. Dia bisa menjadi musuh, tapi juga bisa menjadi teman.

Dari trailer perdana yang dirilis pada Februari 2018 yang lalu, tampak Cable bertarung sengit dengan Deadpool. Apakah dia bakal menjadi musuh? Bisa jadi. Tapi, ada kemungkinan juga dia bakal berbalik menjadi teman pada akhirnya.

Hingga kini, plot dari Deadpool 2 memang belum terungkap. Fox sangat pintar dalam membuat trailer-nya. Para fans tidak bisa menebak bagaimana jalan ceritanya. Apakah Cable bakal menjadi villain utama? Atau bakal ada musuh sebenarnya yang belum ditampilkan?

Cable sendiri adalah mutant yang berasal dari masa depan. Nama aslinya Nathan Summers. Dia adalah anak dari anggota X-Men, Scott Summers, alias Cyclops, dan Madelyne Pryor, kloning dari Jean Grey aka Phoenix.

Saat masih bayi, Nathan Summers diambil paksa dari bokapnya, lalu dibawa ke masa depan dan diinfeksi dengan virus techno-organic. Infeksi tersebut membuat tubuh bagian kirinya berubah menjadi prostetik. Oleh karena itu, fisik Cable, yang sejatinya lemah, berubah menjadi sangat kuat dan memiliki ketahanan melebihi manusia normal. Terutama bagian tubuh bionic-nya.

Salah satu contoh kekuatan super yang dimiliki Cable adalah bagian mata kirinya yang techno-organic itu. Penglihatannya menjadi ribuan kali lebih tajam daripada manusia biasa. Bahkan, dia bisa melihat dalam spektrum infrared.

Sebagai keturunan mutant, Cable juga dikaruniai kekuatan super lain. Dia terlahir dengan kemampuan telepati dan telekinesis (mampu menggerakkan atau mempengaruhi suatu objek dengan pikiran). Hal tersebut membuatnya mampu melindungi pikirannya sendiri sehingga sulit dibaca oleh lawan.

Di komik Marvel, Cable merupakan mantan anggota X-Men, X-Force, dan juga Avengers. Namun, di Mutant Cinematic Universe milik Fox, Cable sepertinya bakal menjadi jembatan yang menyambungkan kisah Deadpool 2 (2018) dengan X-Men: Dark Phoenix (2019) dan New Mutants (2019) lewat kemampuan time travelling-nya.

Dalam film Deadpool 2, sosok Cable yang diperankan oleh Josh Brolin tampak sangat garang. Badannya tinggi gede. Memang nggak segede Thanos, sih. Tapi, teteup aja, keliatan sangat gahar. Apalagi, ditambah berbagai senjata dan senapan mesin yang selalu ia tenteng kemana-mana.

Namun, di balik tampilan garang Cable tersebut, terselip sebuah sisi sentimental. Di pingggangnya selalu tergantung sebuah boneka Teddy Bear kumal. Mungkin, itu untuk mengingatkannya pada keluarga atau masa kecilnya yang kelam.

Ada juga fans yang berteori bahwa boneka Teddy Bear tersebut adalah kode dari Fox terkait kemunculan Hope Summers, alias putri Cable. Di komik Marvel, Hope adalah bagian dari Phoenix Force. Jadi, ada kemungkinan dia tampil di film X-Men: Dark Phoenix yang penayangannya ditunda menjadi tahun depan.

Sementara itu, citra sebagai seorang villain yang bengis tampaknya bakal semakin lekat dengan Josh Brolin. Setelah menjadi Thanos di Avengers: Infinity War (2018), dia juga memerankan si Grumpy Cable di film Deadpool 2 ini.

Dari trailer yang sudah dirilis oleh Fox, penampilan aktor 49 tahun itu benar-benar mirip Cable di versi komik. Tubuhnya separo mesin. Tampak kabel melilit di bagian leher kirinya dengan lengan bionic serta mata robot yang berkedip-kedip.

Saking sempurnanya adaptasi Cable ke versi live-action ini, penampilan Josh Brolin sampai mendapat pujian dari Fabian Nicieza, salah seorang penulis komik X-Men, sekaligus pencipta karakter Cable. Menurutnya, tak ada seorang pun di dunia ini yang “mengenal” Cable lebih baik daripada dirinya. Dan, penampakan Cable di film Deadpool 2 membuatnya sangat happy.

Dalam serial komik Marvel, Cable merupakan pemimpin dari pasukan mutant yang disebut X-Force. Mereka pertama kali muncul di komik New Mutants edisi 100 pada April 1991. Kemudian, pada Agustus 1991, X-Force dibuatkan komik tersendiri.

Selain Cable, X-Force versi original beranggotakan beberapa mutant. Yang pertama adalah Samuel Zachary Guthrie aka Cannonball yang bisa terbang dengan kecepatan tinggi. Yang kedua adalah Gaveedra-Seven alias Shatterstar yang memiliki kekuatan gelombang kejut dan teleportasi. Yang ketiga adalah Tabitha Smith aka Boom Boom yang mampu menciptakan bola energi berdaya ledak tinggi. Lalu, juga ada Julio Esteban alias Rictor, yang selalu mengenakan kain hijau, serta Neena Thurman aka Domino, mutant dengan kemampuan memanipulasi peluang.

Berbeda dengan versi komik, dalam film, tampaknya, Deadpool yang membentuk X-Force untuk melindungi mutant cilik, Russell Collins aka Firefist (Julian Dennison), yang diburu oleh Cable. Dari final trailer yang dirilis beberapa waktu yang lalu, terlihat Wade Wilson aka Deadpool dan sobatnya, Weasel (T.J. Miller), sedang mengaudisi para calon anggota X-Force dengan gaya ala Indonesian Idol. Bahkan, ada Wiro Sableng juga ikut mendaftar. Aku, sih, yes. Entah kalo Mz Anang dan Mb Titi.

Di antara para anggota X-Force, yang paling ditunggu adalah penampilan Domino yang diperankan oleh aktris cantik nan sexy, Zazie Beetz. Di komiknya, Domino digambarkan berambut pendek dengan kostum serbahitam. Di mata kirinya juga ada tattoo hitam.

Di film Deadpool 2, Domino terlihat tampil dengan kostum kulit ketat yang juga serbahitam. Bedanya, pakaian bagian atasnya tanpa lengan. Lalu, tattoo di mata kirinya berwarna putih dan rambutnya model afro kribo.

Domino pertama kali muncul di komik New Mutants edisi 98 yang terbit pada 1991. Namun, saat itu, bukan karakter Neena Thurman yang menjadi Domino, melainkan Vanessa Carlysle, alias Copycat, yang mengubah penampilannya menjadi Domino. Neena Thurman sendiri baru muncul di komik X-Force edisi 8 terbitan Maret 1992.

Di serial komik Marvel, Domino adalah anggota X-Force, sekaligus pacar Cable. Keduanya juga sama-sama bergabung dalam Six Pack. Hubungannya dengan Deadpool cukup complicated. Deadpool pernah menculik Domino saat masa awal pembentukan X-Force. Namun, meski punya masalah pribadi, Domino pada akhirnya sering bekerja sama dengan Deadpool. Bahkan, dia pernah menjadi pemimpin Money, sebuah grup yang dibentuk Deadpool.

Kekuatan utama Domino adalah telekinesis. Dia mampu menggerakkan benda dengan pikiran dan mempengaruhi alam bawah sadar lawannya. Domino juga sangat kita lincah. Dia mampu menghindari setiap tembakan yang diarahkan padanya. Selain itu, dia juga jago berenang dan ahli menggunakan bahan peledak.

Awalnya, karakter Domino dalam film Deadpool 2 bakal diperankan oleh Janelle Monae. Namun, pada akhirnya, Zazie Beetz yang mendapat peran itu. Aktris berusia 25 tahun berdarah campuran Jerman, Afrika dan Amerika tersebut beberapa kali membintangi film pendek. Namanya kemudian melejit setelah memerankan Vanessa “Van” Keefer dalam serial komedi Atlanta.

Selain Cable, Domino, dan para anggota X-Force lainnya, para karakter lawas dari film pertama juga bakal tampil kembali di Deadpool 2. Di antaranya adalah dua mutant anggota X-Men, yakni Negasonic Teenage Warhead (Brianna Hildebrand) dan Colossus (Stefan Kapicic).

Para tokoh non-mutant seperti tunangan Wade Wilson, Vanessa (Morena Baccarin), dan roomate Deadpool, Blind Al (Leslie Uggams), juga kembali muncul. Tak lupa, si sopir taxi kocak, Dopinder, yang diperankan oleh Karan Soni.

Seperti film pertamanya, Deadpool 2 bakal tetap mengusung rating R-rated alias Restricted (anak di bawah 17 tahun harus didampingi oleh orang tua). Adegan-adegan sadis dan humor-humor kasar yang bakal tersaji menjadi salah satu penyebabnya.

Meski demikian, Fox selaku distributor tetap optimistis Deadpool 2 bakal sesukses film pendahulunya. Bahkan, studio yang baru saja diakuisisi oleh Disney itu menargetkan pemasukan USD 100 juta pada pekan perdana penayangannya di Amerika Utara. Kita tunggu saja hasilnya.

***

Deadpool 2

Sutradara: David Leitch
Produser: Simon Kinberg, Ryan Reynolds, Lauren Shuler Donner
Penulis Skenario: Rhett Reese, Paul Wernick, Ryan Reynolds
Berdasarkan: Deadpool by Fabian Nicieza, Rob Liefeld
Pemain: Ryan Reynolds, Josh Brolin, Morena Baccarin, Julian Dennison, Zazie Beetz, T.J. Miller, Brianna Hildebrand, Jack Kesy
Musik: Tyler Bates
Sinematografi: Jonathan Sela
Penyunting: Dirk Westervelt, Craig Alpert, Elísabet Ronaldsdóttir
Produksi: Marvel Entertainment, Kinberg Genre, Maximum Effort, The Donners’ Company
Distributor: 20th Century Fox
Durasi: 119 menit
Rilis: 10 Mei 2018 (Leicester Square), 15 Mei 2018 (Indonesia), 18 Mei 2018 (Amerika Serikat)

Rating (hingga 14 Mei 2018)
IMDb: 9,4/10
Rotten Tomatoes: –
Metacritic: –
CinemaScore: –

***

Edwin Dianto
Pekerja Teks Komersial, Baper Blogger & Writer (Film, Football, Sports, Entertainment)
E-mail: edwindianto@gmail.com
Twitter/Instagram: @edwindianto
Blog: edwindianto.wordpress.com

Advertisements
Preview Film: Deadpool 2 (2018)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s