Preview Film: Si Doel the Movie (2018)

Sekitar 14 tahun yang lalu, Si Doel Anak Sekolahan terakhir kali tayang di televisi. Ending sinetron legendaris yang pertama kali muncul pada 1994 itu menampilkan adegan Doel (Rano Karno) menikah dengan Sarah (Cornelia Agatha).

Ending yang seharusnya happy itu ternyata memantik reaksi dari sebagian fans Si Doel. Terutama, para fans Zaenab. Mereka lebih suka jika Doel memilih sosok wanita keibuan yang diperankan oleh Maudy Koesnaedi itu daripada Sarah.

Konflik tersebut, tampaknya, ditangkap sebagai sebuah peluang oleh Rano Karno. Iya, kisah Si Doel masih belum tamat. Dua tahun lalu, Rano memutuskan untuk melanjutkannya. Bukan dalam bentuk sinema elektronika (sinetron), melainkan film layar lebar. Yang sekarang sedang tayang di bioskop-bioskop di seluruh Indonesia.

Judulnya: Si Doel the Movie. Para bintangnya masih sama. Selain Rano Karno, Cornelia Agatha dan Maudy Koesnaedi, juga ada Mandra dan Suti Karno. Kisahnya merupakan lanjutan dari versi sinetronnya. Mengambil setting waktu 14 tahun sesudah Doel menikah dengan Sarah.

Jadi, ceritanya, setelah menikah, karena satu dan lain hal, Sarah meninggalkan Doel. Wanita cantik itu pulang ke Belanda. Dan tidak ada kabarnya sampai sekarang. Meski masih mencintai Sarah, Doel berusaha untuk move-on. Dia kemudian menikahi Zaenab. Yang dulu pernah dia campakkan.

Dari trailer yang dirilis pada bulan Juni yang lalu, dikisahkan, Doel mendapat undangan dari sobat lamanya, Hans (Adam Jagwani). Untuk berkunjung ke Belanda. Mak Nyak (Aminah Cendrakasih), yang sedang sakit, berpesan agar Doel tidak usah mencari Sarah lagi. Doel sendiri tidak tahu Sarah tinggal di Belanda bagian mana. Mereka lost contact. Tanpa alamat jelas.

Dengan hanya ditemani Mandra, Doel akhirnya terbang ke Belanda. Setibanya di sana, sudah ada Hans yang menjemput. Mereka kemudian mengunjungi berbagai landmark terkenal di Negeri Tulip. Di antaranya: Volendam. Kota di pinggir laut. Lalu, Tropenmuseum. Sebuah museum antropologi di Amsterdam.

Nah, saat Doel melihat-lihat koleksi museum itulah, tampak sosok perempuan. Yang dari belakang mirip Sarah. Dari trailer, juga tampak adegan Sarah berpelukan dengan pria yang dari belakang seperti Doel. Apakah bakal terjadi CLBK? Alias cinta lama bersemi kembali? Di Belanda? Setelah terpisah ratusan purnama? Seperti Rangga dan Cinta?

Lalu, bagaimana nasib Zaenab? Wanita cantik yang tatapan matanya bakal meluluhkan hati setiap pria itu galau ketika Doel berangkat ke Belanda. Dia tahu suaminya tersebut masih mencintai istri pertamanya. Doel memang selalu memikirkan Sarah. Selalu. Hanya menjadi “pemain cadangan” seperti Zaenab memang berat. Dilan aja nggak akan kuat.

Sejak dari versi sinetronnya, karakter Sarah dan Zaenab sudah punya penggemar masing-masing. Penonton Si Doel pun terbelah menjadi tim Sarah dan tim Zaenab. Kamu pendukung tim yang mana? Kalo aku, sih, sejak dulu tim Zaenab. Entah kalo Mz Anang dan Mb Titi.

Saat diwawancarai, Cornelia Agatha menyatakan karakter Sarah memang sudah melekat dalam dirinya. Oleh karena itu, tidak sulit untuk kembali memerankan karakter cewek Indonesia keturunan Belanda tersebut. Bahkan, dia mengaku benar-benar jatuh cinta pada karakter Si Doel. Sehingga di film ini dia bisa mengekspresikan cintanya.

Sementara itu, Maudy Koesnaedi mengungkapkan rasa harunya karena bisa reuni. Sekaligus mewujudkan harapan Aminah Cendrakasih untuk bisa syuting Si Doel lagi. Menurutnya, di film ini, karakter Zaenab bakal diuji kesabarannya. Cobaannya memang berat. Karena dia terancam kehilangan Si Doel yang berpaling kembali ke Sarah.

Di lain pihak, seperti di versi sinetronnya, kali ini Rano Karno juga bertindak sebagai pemain utama, sutradara, sekaligus penulis skenario. Meski sudah vakum sepuluh tahun dari dunia film karena sibuk di dunia politik, mantan Gubernur Banten itu tetap rutin menulis naskah. Termasuk naskah Si Doel the Movie. Terutama dalam dua tahun terakhir.

Proses syuting Si Doel the Movie sendiri lebih banyak dilakukan di Belanda. Terutama di Amsterdam. Sekitar 70%. Terhitung, selama tiga pekan, Rano Karno dkk berada di Negeri Kincir Angin. Bahkan, gala premiere, alias penayangan perdana, juga dilakukan di Belanda pada 23 Juli 2018 yang lalu.

Selain di Belanda, proses syuting Si Doel the Movie juga dilakukan di Indonesia. Tepatnya, di kawasan Karang Tengah, Jakarta Selatan. Sebuah rumah bapang khas Betawi dibangun khusus untuk keperluan film tersebut. Sama persis dengan rumah lama di versi sinetron. Di depannya juga ada warung tempat Mak Nyak biasa berjualan.

Khusus untuk adegan Mak Nyak, proses syuting dilakukan setahun yang lalu. Kondisi Aminah Cendrakasih, yang kini lumpuh dan buta akibat sakit, membuat Rano Karno ingin menyelesaikan syuting yang melibatkan Mak Nyak terlebih dahulu. Ajaibnya, aktris sepuh berusia 80 tahun itu bisa cepat hafal dialog. Dan langsung merampungkan syuting delapan scene dalam sehari!

Hal lain yang juga menarik, oplet biru yang sering dikemudikan Mandra pun ada. Namun, mobil angkutan umum legendaris itu sudah dimodifikasi dan dicat ulang. Agar penampilannya kinclong. Sesuai dengan setting zaman now.

Si Doel the Movie juga memasukkan banyak elemen budaya Betawi. Baik dalam bentuk benda maupun tradisi. Tujuannya sebagai bentuk tribute pada budaya lokal. Selain kisah cinta segitiga Sarah-Doel-Zaenab, sejak dulu, yang menjadi kekuatan dari tayangan Si Doel adalah potret kehidupan khas Betawi yang ditampilkan.

Rano Karno menambahkan, Si Doel sebenarnya bukan film komedi. Bukan juga slapstick. Tetapi film drama. Kalaupun ada unsur komedinya, itu lebih pada situasinya. Yang biasanya menjadi bagian Mandra untuk menampilkannya.

Selain menggelar gala premiere di Belanda, Si Doel the Movie juga mengadakan penayangan perdana di Jakarta. Besar-besaran. Dua hari berturut-turut. Pada 28 dan 29 Juli 2018 yang lalu.

Gala premiere yang dihelat di Epicentrum XXI itu tak ubahnya seperti festival budaya Betawi. Ada ondel-ondel, stan kuliner, pertunjukan kesenian tradisional dan orang-orang berkostum khas Betawi memeriahkan acara yang dihadiri sekitar 8.000 penonton tersebut. Pada hari kedua, ada parade motor gede (moge) dan oplet.

Pihak produser, Falcon Pictures, menyatakan bujet promosi Si Doel the Movie memang sangat besar. Bahkan, dua kali lipat besarnya dari biaya produksinya. Namun, mereka enggan mengungkapkan berapa nominal pastinya.

Saking megahnya gala premiere tersebut, Si Doel the Movie sampai mendapat dua penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI)-nya Jaya Suprana. Yaitu, film Indonesia pertama yang menggelar gala premiere di Belanda dan film Indonesia pertama yang tayang perdana dua hari berturut-turut.

Menurut Rano Karno, selama sebulan ini, promosi akan digeber habis-habisan supaya Si Doel the Movie bisa box office. Para pemain bakal keliling 10 kota di Indonesia untuk mengadakan nonton bareng (nobar) dan meet & greet dengan para penggemar.

Pertanyaan selanjutnya, apakah Si Doel the Movie bakal dibuat sekuelnya? Rano Karno belum bisa memastikan. Tergantung respon dari para penonton terhadap film pertamanya.

Sejauh ini, review dari para kritikus di Indonesia cukup bagus. Si Doel the Movie dianggap sebagai penyempurna versi sinetronnya. Kisah cinta segitiga yang ditampilkan terasa sentimental. Akting dan chemistry para pemainnya juga begitu kuat.

Bagi para penonton lama yang dulu mengikuti sinetronnya, Si Doel the Movie menjadi ajang nostalgia yang manis. Mungkin, bakal ada air mata yang menitik. Tapi, kita juga bakal terhibur dengan kelucuan yang disajikan. Terutama oleh Mandra.

***

Si Doel the Movie

Sutradara: Rano Karno
Produser: Frederica
Penulis Skenario: Rano Karno
Pemain: Rano Karno, Maudy Koesnaedi, Cornelia Agatha, Suti Karno, Mandra, Aminah Cendrakasih, Adam Jagwani
Musik: Purwacaraka
Sinematografi: Iqra Sembiring
Penyunting: Sentot Sahid
Produksi: Karnos Film
Distributor: Falcon Pictures
Durasi: 85 menit
Rilis: 23 Juli 2018 (Amsterdam), 28 Juli 2018 (Jakarta), 2 Agustus 2018 (Indonesia)

Rating (hingga 4 Agustus 2018)
IMDb: 8,3/10
Rotten Tomatoes: –
Metacritic: –
CinemaScore: –

***

Edwin Dianto
Pekerja Teks Komersial, Baper Blogger & Writer (Film, Football, Sports, Entertainment)
E-mail: edwindianto@gmail.com
Twitter/Instagram: @edwindianto
Blog: edwindianto.wordpress.com

Advertisements
Preview Film: Si Doel the Movie (2018)

3 thoughts on “Preview Film: Si Doel the Movie (2018)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s